TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
268


__ADS_3

"Aku juga akan pergi untuk membuat ramuan yang akan aku gunakan dan beberapa racun." ucap Brian


Melihat semua orang sudah meninggal ruangan tersebut sisa dirinya Galang langsung pembangkit "aku akan membuat diriku menjadi tempat penyimpanan senjata-senjata yang akan kalian gunakan untuk memberantas kakek tua tak tau diri itu." ucap galang setelah itu galang langsung pergi begitu saja dari ruangan tersebut


Sementara itu di kerajaan benua Tampak raja Bastian bersama pengawal pribadinya


"Katakan ada apa sampai kau menghadap padaku malam-malam begini." tanya Raja Bastian


Maaf Yang mulia tapi sepertinya ada seseorang yang ingin menyerang kerajaan tapi aku belum mendapatkan informasi yang cukup ucap sang pengawal


"Sudah kau tidak perlu memikirkan hal tersebut yang perlu kau pikirkan adalah tetap mengusahakan agar istana dalam tetap aman dan ingat perketat penjagaan di gerbang utama jangan sampai ada seseorang berhasil masuk dan buka jebakan air yang telah aku pasang selama ini." ucap Raja Bastian

__ADS_1


"Baik yang mulia akan segera aku laksanakan." ucap pengawal tersebut menunduk hormat lalu berlalu keluar dari ruang istirahat Raja Bastian


Sementara itu Rino yang mengetahui perbuatan kakeknya Langsung kembali datang menemui sang kakek yang berada di dalam kamarnya


Kakek aku mohon untuk terakhir kalinya jangan melakukan apapun apalagi bermaksud untuk menyakiti Raja Bastian kakek tidak tahu apa yang sebenarnya kakek hadapi aku mohon kakek jangan melakukan hal tersebut atau tidak kak akan kehilangan aku Reno mengancam sang kakek


"Kau pikir dengan mengancamku seperti itu aku akan berhenti melakukan apa yang aku inginkan tidak sebaiknya kau tutup mulutmu dan silakan pergi kemanapun yang kau inginkan kakek tidak membutuhkan pria lemah sepertimu dan ingat baik-baik kau tak usah mengkhawatirkan Kakek lagi Kakek bisa melakukan apapun sendiri sekarang keluar dari kamar kakek." ucap kak Reno


Minggir kau bocah bodoh kau menghalangi langkahku dasar anak tidak berguna ucapkan Kakek Reno sambil menendang Reno hingga terpental ke belakang dan langsung melanjutkan langkah kakinya tak mempedulikan keadan Reno


"Kalau kakek sampai pergi maka aku tak akan pernah lagi menganggap bahwa kakek adalah kakekku ucap Reno

__ADS_1


Sementara itu di sebuah markas yang besar tampak para penjahat sedang tertawa bahagia sambil meminum-minuman ditemani para wanita sedang di beberapa sel tahanan tampak beberapa wanita bahkan balita tampak memprihatinkan sedang beberapa orang yang terkurung tampak belur di markas tersebut tampak mereka sedang bersenang-senang menikmati malam


Di tempat berbeda di sebuah markas tampak Brian, Brayen, Galang dan Deni sedang bersiap sedangkan Reva yang sudah terlebih dahulu ketempat dimana markas tersebut berada reva sedang mengatur para bawahannya untuk mengepung markas tersebut


Setelah bersiap keempat pria tersebut langsung menuju markas di mana Reva sudah ada


Disinilah mereka semua di sebuah markas perdagangan manusia dan obat-obatan "Bagaimana Reva apa semua sudah siap." tanya Brian


Sedang kakek Reno yang mendengar semua perkataan cucunya langsung kembali dan menampar Reno dengan sangat keras lalu keluar dari kamar menuju ke markasnya


Kini kakek Reno berada di ruang kerjanya di mana markas yang telah dibangun selama ini dan dimana semua usaha gelapnya berlangsung.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2