
Lusi yang sudah selesai dengan acara makanya menatap suaminya, membuat Brian sedikit grogi
"Katakan padaku yang sejujurnya." ucap Lusi
Brian mengehembuska nafas panjang, " baiklah aku akan mengatakan semuanya, tentang aku dan mengapa aku menyamar." ucap Brian
"Apa yang kau tau tentang keluarga Guetta." tanyak Brian
Lusi melihat Brian, keluarga dengan kekayaan no satu dan memiliki hubungan kekeluargaan dengan kerajaan Benua, hanya itu yang pernah aku dengar, karena aku tak pernah melihat tv semenjak ke dua orang tuaku meninggal." ucap Lusi jujur
"Apa kau pernah melihat wajah, tuan David atau putri Erina." tanyak brian Lusi mengeleng
"Apa kau tau siapa wanita yang menjemput mu saat di ruko." tanyak Brian, Lusi mengaguk "ibumu." ucap Lusi
"Ya dan dia adalah putri erina dan tuan bule yang kau temu adalah tuan David Guetta." sontak saja ucap Brian membuat Lusi langsung pingsang
Brian spontan terkejut melihat Lusi yang pingsan saat dia mengatakan identitas orang tuanya
Siapa juga orang yang tak akan pingsan mendengar kenyataan yang ada, dia yang dulunya berpikir pacarnya orang biasa, apalagi dirinya hanya gadis miskin yatim piatu
__ADS_1
Brian mengeleng kepala tak percaya Brian langsung mengakat tubuh Lusi ke ranjang, Brian bangkit mencari sesuatu untuk menyadarkan Lusi.
*
*
Sementara itu di tempat lain tampak keluarga Rika sedang mengepak semua barang-barang mereka
"Apa kita harus pindah ." tanyak mama Rika
"Iya kita sudah tak mempunyai apa-apa lagi saat ini, bahkan uang di tabungan ku hanya mampu untuk membeli rumah kecil dan bertahan hidup untuk beberapa bulan ." ucap tuan rustam
"Memangnya ada apa dengan rumah ini bukankah ayah tak bisa menjual atau menjadikan rumah ini jaminan Karen semua atas nama Lusi." tanyak mama Rika
Membuat mama Rika terbelalak, "dari mana anak itu mendapatkan pengacara dan bagaiman bisa Merkea menemukan surat wasiat dan sertifikat asil yang kita sembunyikan." tanyak mama Rika yang tau betul tentang semua kelakuan suaminya
"Aku juga tidak tau dari mana anak itu bisa menyewa pengacara mahal." ucap tuan rustam
"Apa dia sudah menjadi budak nafsu seorang pria kaya raya sehingga dia mampu menyewa pengacara Tersebut." tanyak mama Rika
__ADS_1
"Entahlah yang pasti sekarang kita harus menemukannya untuk, meminta sebagian warisan tersebut karena itu warisan kakaku." ucap tuan rustam
"Iya kita akan menemukannya dan memberikannya pelajaran, beraninya dia menghianati kita, dan mengambil semua yang harus menjadi milik kita." ucap mama Rika tak sadar diri
Sementara Rika di tengah frustasinya, terus berusaha menghubungi Jefri, hanya Jefri yang bisa menolongnya saat ini, tapi Jefri tak mengakat telepon darinya, bahkan sekarang langsung memblokir nomor Rika
Rika langsung melemparkan ponselnya ke ranjang, " dasar bajingan, apa yang harus aku lakukan, aku sudah benar-benar hancur dan semua ini karena Lusi." ucap Rika menyalahkan Lusi atas semua yang terjadi padanya, Rika yang belum mengetahui bahwa keluarganya benar-benar sudah bangkrut sangat terkejut saat melihat ke dua orang tuanya keluar dari kamar dengan koper mereka masing-masing
"Apa yang terjadi kenapa kalian membawa koper besar apa kita akan pergi liburan." tanyak Rika
"Sekarang kemas semua barang-barangmu kita akan keluar dari rumah ini." ucap mama Rika
"Apa maksudnya, bukankah ini rumah, kita kenapa kita harus keluar dari rumah ini." tanyak Rika
"Bukan ini rumah Lusi dan dia sudah menyuruh pengacaranya untuk, mengambil alih semua miliknya." ucap tuan rustam
"Dasar wanita sial beraninya dia melakukan hal tersebut, dia tak sadar diri siapa yang merawatnya dan memberikannya makan selama ini." ucap Rika tak tau diri
"Iya maka dari itu kita harus menemukannya dan meminta kembali milik kita, serata memberinya pelajaran." ucap tuan Rustam
__ADS_1
Ya para benalu tak tau diri, sedang berusaha untuk memakan harta anak yatim yang bukan haknya.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya