
Lusi terkejut saat melihat mobil yang akan mengatar mereka, " nyonya bukanya kita akan naik taksi." tanyak Lusi, saat melihat mobil mewah tepat berada di hadapan mereka, sang sopir yang turun langsung membuka pintu belakang
"Benarkah aku pasti lupa kalau tadi aku bersama sopir." ucap wanita paruh baya tersebut tanpa dosa
Mau tidak mau Lusi masuk ke dalam mobil wanita paruh baya tersebut, mobil sudah meningalakan apotik, para pengawal langsung menghubungi Brian
Brian yang sedang mengadakan pertemuan lupa membawa ponselnya, pengawal pun menyampaikan hal tersebut pada Galang
Sedangkan Lusi terperangah melihat pintu gerbang sebuah rumah, para penjaga langsung membuka pintu gerbang
Mobil melaju berhenti tepat di depan pintu masuk, Lusi menjadi gugup, " nyonya apa tidak sebaiknya aku pulang saja." ucap Lusi
"Kau ini masa Belum masuk sudah mau pulang aja, ayo masuk." ucap wanita tersebut sambil menarik tangan Lusi untuk mengikutinya
Pelayan yang membuka pintu cukup terkejut, karena nyonya datang bersama seorang wanita cantik
"Kau duduk lah dulu aku akan ke kamera sebentar." ucap mama erina tersebut sambil berlalu, Lusi Duduk dengan perasan gundah gulana
Ayah David baru keluar dari ruang kerjanya dan melihat wanita tersebut, "siapa kau." tanyak Davi
__ADS_1
"Saya Lusi tuan, tadi saya mengantar nyonya." ucap Lusi
"Oh wanita yang akan di nikahkan dengan anak ke dua kami." ucapan ayah David membuat Lusi sangat terkejut mendengarnya
"Bukan tuan saya Hanya mengatar nyonya pulang saja." ucap Lusi
"Kau ini Tidak usah pura-pura bilang mengatar istriku pulang dia kan punya sopir apalagi dia sudah besar, kau pikir istriku anak TK." ucap ayah David
Membuat Lusi diam seribu bahasa
"Bagaiman kau mau kan menikah dengan putra ke dua ku dia sangat tampan." ucap ayah David
"Maaf tuan tapi saya sudah punya kekasih." ucap Lusi jujur
"Maaf tuan aku mencintai kekasihku dan bagiku dia yang tertampan." ucap Lusi
Mama Erina yang baru turun dari tangga langsung berkata " ada apa sayang jangan mengangunya." sontak ayah David
"Aku tak menganggu nya, sekarang aku tanyak kalau ada yang mengatakan putramu jelek apa yang akan kau lakukan." tanyak Davi pada mama Erina
__ADS_1
"Aku akan mencongkel matanya, karena buta tak dapat melihat ketampanan putraku." ucap erina
"Oh baikalah, tadi dia mengatakan putra kita jelek itulah kenapa saat aku akan menjodohkannya dengan putra ke dua kita dia menolaknya." Lusi langsung terbelalak mendengar perkatan David yang sengaja memfitnahnya
"Tidak nyonya aku bersumpah aku tak mengatakan hal tersebut aku hanya mengatakan bagiku kekasihku adalah pria tertampan di dunia." ucap Lusi
"Itu sama saja kau menghina putraku berati kau mengatakan putraku jelek." ucapan mama Erina sontak membuat Lusi terkejut
"Sekarang kau harus memilih, pacarmu atau putraku yang tampan dan kaya raya." tanyak mama Erina
"Aku tetap memilih kekasihku, karena tampaknya aku mungkin sudah mati." ucap Lusi dengan serius
Membuat mama Erina dan ayah David Ingin tertawa terbahak-bahak melihat kepolosan wanita di hadapannya
"Aku tidak mau tau kau harus mau menikah dengan putra ke dua kami, aku akan mengurung mu sampai hari pernikahan besok pagi." ucap mama Erina
Membuat Lusi langsung mengis dan ingin berlari tapi beberapa pelayan wanita menahannya
"Bawa dia ke kamar tamu, kurung dia di dalam dan jangan biarkan dia lari , perketat penjagaan." ucap mama Erina
__ADS_1
Para pelayan langsung melakukan apa yang di perintahkan sang nyonya.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya