TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
197


__ADS_3

Reva kembali ke kamarnya untuk mengajak istrinya keluar makan malam dia sudah berpikir setelah makan malam apa yang dia akan gantung di depan kamarnya


Sedangkan di sisi lain tampak pak Michael yang sudah mendapat telepon dari Reva tentang beberapa penumpang gelap yang merupakan orang yang dicari oleh Michael bersiap siaga menangkap orang tersebut


Tampak semua penghuni kamar telah keluar untuk untuk makan malam bersama mereka sengaja menyediakan berbagai hidangan yang membuat lezat


Saat makan malam berlangsung tampak seorang pelayan yang merupakan penumpang gelap melihat situasi yang ada dia mencari mana seseorang yang bisa dijadikan Sandra matanya tertuju pada Rose gadis imut dan mungil yang sangat cocok untuk dijadikan sandera pasti akan tak akan melawan pikir penjahat tersebut


Untuk meyandara Rose yang sedang makan di samping Deni yang sedang santai makan, penjahat tersebut hanya melihat karena bentuk tubuh Rose yang lebih kecil daripada yang lain dan kelihatan kalem dan imut membuatnya menentukan pilihan tersebut apalagi hanya rose yang membelakanginya


Pelayan tersebut dengan sigap mengarahkan pisau ke leher rose, membuat rose membuang nafasnya kasar, "cepat berdiri." ucap pria tersebut Deni sang suami yang melihat istrinya di Sandra oleh penjahat tersebut tetap melanjutkan maknanya hanya orang di sekitarnya yang was-was begitupun anak buah Mikhail tapi Mikhail malah santai saja


ketua penjahat tersebut menggunakan adik Anda sebagai sandra." ucap salah satu petugas

__ADS_1


Mikhail mengeleng "sudah kalian tangkap yang lain tak usah pedulikan yang satu itu." ucap Mikhail


Tapi ketua dia penjahat paling kejam apa tuan tak kasihan melihat adik imut dan mungil tuan menjadi Sandra." ucap Petugas Tersebut


"Yang aku kasihani adalah penjahat tersebut entah apa yang akan terjadi padanya, semoga dia tak mati di tangan adikku." ucap Mikhail


Semua petugas terkejut mendengar perkatan Mikhail


Benar saja dalam hitungan detik tiba-tiba penjahat itu memekik kesakitan saat pisau yang dia arahkan ke leher rose sudah berpindah tangan ke Rose


Semua yang melihatnya merasa sangat kasihan pada pria tersebut tapi mereka lebih terkejut melihat rose yang tubuhnya imut tapi kecepatan dan kekuatannya luar biasa


"Sayang ." pangil Deni me lap keringat dan tangan istrinya dengan tisu kering dan tisu basah

__ADS_1


Rose tersenyum seperti anak remaja dan memeluk suaminya seolah-olah dia tak pernah melakukan perbuatan apapun, "sebaiknya lanjutkan makan mu nanati makanannya dingin." ucap Deni dengan lembut sambil menata makanan istrinya


Semua orang terpanah melihat adegan tersebut bahkan anak buah Mikhail menatap ngeri pada sosok perempuan yang lucu dan tampak kalem tersebut


"Sekarang aku baru tau apa maksud dari ucapan ketua kita ." ucap salah satu petugas yang telah mengamankan penjahat tersebut


Sedangkan yang lain hanya santai saja melihat hal tersebut, beda dengan Reva dan istrinya yang sedikit terkejut melihat keahlian bela diri Rose


Kini semua kembali ke kamarnya begitupun Reva yang sudah menempel sesuatu di depan kamarnya dia karena dia akan membuka paket


Brayen menautkan alisnya melihat foto wajahnya yang sedang marah sambil melotot terpampang jelas di pintu kamar Reva


sontak saja hal tersebut membuat Brayen murka.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2