TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
227


__ADS_3

Sementara itu Brayen dan Brian sudah keluar dari ruangan milik mereka bersaman Galang yang sudah duluan berjalan menuju mobil


Di sebuah restoran mewah tampak Steve bersama asistenya, " aku sudah mendengar kehebatan mereka aku akan bekerja sama dan membangun perusahan yang sejajar dengan mereka." ucap Steve


"Tuan benar-benar hebat apakah ada sesuatu yang tuan pikiran." tanya asisten Steve


"Apa kau sudah mendapatkan informasi mengenai wanita yang ada di mall tadi ." tanya Steve


"Maaf tuan tak ada informasi apapun mengenai wanita tersebut bahkan identitas dan masalalunya sudah di kunci." ucap asiten Steve


Sontak saja hal tersebut membuat Steve sangat terkejut apalagi dulu ayah lusi hanya pengusaha biasa tapi sekarang bagaimana bisa Lusi sepertinya berubah menjadi wanita kaya raya bahkan dia mempunyai asisten pribadi membuat Steve semakin penasaran apa benar Lusi telah menikah tapi apa mungkin dia menikah setelah tamat tanpa berniat untuk kuliah mana mungkin orangtuanya sangat ketat dalam hal pendidikan membiarkan Lusi menikah pikir Steve


Steve merupakan anak dari sahabat ayah Lusi dan Steve sering ke rumah Lusi untuk bermain sampai usia Lusi empat tahun Steve dan orang tuanya pindah keluarga negri dan Merkea putus komunikasi sehingga mereka tak mengetahui tentang kecelakaan yang menimpa ke dua orang tua Lusi

__ADS_1


"Kau jangan bercanda masa informasi segitiga saja kau tak menemukannya namanya Lusi ke dua orang tuanya bernama Liya dan Edi mereka salah seorang pengusaha." ucap Steve


"Coba cari informasi mengenai Liya Sutowo dan Edi Sutowo." ucap Steve


Baik tuan muda ucap asisten Steve sambil mengambil ponsel pintarnya dan menghubungi seseorang


Tampak Galang bersama Brayen dan Brian sudah memasuki restoran tersebut, membut asisten Steve langsung menyimpan ponsel miliki dan bergegas memperbaiki posisinya


Steve bangkit saat melihat orang dari perusahaan B&B mendekat "selamat datang tuan Brayen dan Brian aku sangat senang karena bisa bertemu dengan pembisnis muda seperti anda yang sangat terkenal akan kejeniusan dalam dunia bisnis ." ucap Steve


"Tuan bisa saja perusahan saya belum ada apa-apanya di bandingkan perusahan milik tuan apalagi wajah tuan tak pernah muncul ke publik membuta banyak yang penasaran dan aku beruntung menjadi salah satu yang berhasil bertemu dengan anda berdua." ucap Steve


"Anda bisa saja anda sekarang adalah pengusaha muda yang naik daun di kota K dan sekarang melebarkan sayap ke kota A." ucap Brian

__ADS_1


Sebenarnya aku berasal dari kota A tapi kedua orangtuaku pindah ke luar negri setelah beberapa tahun di luar negeri kami kembali dan menerpa di kota K Hinga saat ini


"Pantas saja anda ingin melebarkan sayap hingga kesini." ucap Brian


"Ya semua itu demi wanita yang aku cintai sejak pertama melihatnya saat dia kecil." ucap Steve


"baiklah sebaiknya kita membahas masalah pekerjaan agar kita bisa segera pulang ." ucap Brayen


Galang Langsung memberitakan berkas yang dia bawa begitupun asisten Steve, setelah mempelajari berkas tersebut mereka sama-sama menandatangani surat kesepakatan kerjasama antara ke dua perusahaan


"Baiklah senang bekerja sama dengan anda kami akan pergi terlebih dahulu." ucap Brian lalu berlalu pergi bersama yang lain


Sementara itu Steve hanya mengangguk sambil memberi hormat, Steve menoleh ke arah asistenya, "ayo kita kembali aku Ingin mendengar informasi yang kau temukan." ucap Steve, asisten tersebut mengaguk lalu mempersilahkan Steve berjalan duluan menuju mobil mereka.

__ADS_1


Jangan lupa, like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2