TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
72


__ADS_3

"Kau ini selalu mencurigai putraku yang seperti malaikat itu, apa kau tak capek melakukan hal tersebut dari kecil hingga putraku dewasa." ucap David


"Tidak dia akan tetap sama di mataku di lihat dari sisi manapun, baik atas, bawa, samping dan belakang, apalagi bagian depan." ucap need


Membuta ketiga pria di hadapannya mengeleng tak percaya dengan perkatan Need


"Bisa dosa kamu kalau terlalu membenci orang, bisa-bisa kamu langsung jadi mertua Brayen." ucap desalan memperingati need


Sementara itu di kamar Brayen tampak, Rani berada di ranjang Brayen entah apa yang di lakukan Brayen sehingga Rani pingsan


Brayen mengambil ponselnya menelepon seseorang yang merupakan ahli siasat,akting dan jebak menjebak orang


Brayen Tersenyum setelah menutup teleponnya lalu melihat ke arah Rani yang terlelap


Sementara itu Rena yang akan menyusul orang tuanya dan juga saudaranya ke rumah David harus tertahan karena ada sweeping dadakan, seorang pemuda tampan lengkap dengan atributnya menhan mobil Rani yang melaju dengan kecepatan tinggi karena sudah terlambat ke acara pernikahan Brian


Petugas tersebut langsung mengehetikan mobil Rena, Rena spontan berhenti dia mendengus kesal


"Selamat siang nona." ucap polisi tersebut, Rena yang baru membuka kaca mobilnya, terkesima dengan ketampanan polisi yang ada di hadapannya

__ADS_1


"Ah iya maaf ada apa ya." tanyak Rena sambil terus menatap polisi tersebut


Membuat polisi tersebut, menatap tajam wanita di hadapannya, apalagi dia sedang kesal karena ada tugas mendadak membuatnya harus melewatkan acara pernikahan keponakan sepupunya


"Bisakah nona menunjukan surat-surat mengemudi dan kelengkapan kendaraan anda." tanyak polisi tersebut


Rena yang terburu-buru, sehingga melupakan tasnya, " maaf pak tasku tertinggal." ucap Rena dengan wajah sedih


"Maaf nona anda harus kami tilang sesui prosedur yang ada." ucap polisi tersebut


"Pak, bisa tidak tilang sekalian dengan perasanku soalnya kalau lihat bapak perasaanku selalu ingin dekat bapak ." ucap Rena


"Nona tak usah merayu saya, akan tetap menilang nona." ucap polisi tersebut.


"Iya tilang aja pak, mau tilang saya seumur hidup untuk jadi istri bapak juga saya siap pak." ucap Rena yang otaknya sedang error' ketemu pria tampan apalagi saat ini hatinya lagi galau karena kekasihnya kedapatan selingkuh membuat otaknya tak stabil


Sontak saja ucapan Rena membuat polisi tersebut tak bisa menahan senyumannya walau sesaat, membuat petugas yang lain Saling mengedipkan mata mereka


"Nona saya tidak main-main, ini ambil surat tilangnya dan mobil anda saya tahan." ucap polis tersebut

__ADS_1


"Silahkan pak saya ikhlas." ucap Rena sambil membuka pintu mobil dan duduk di dalamnya


"Kok nona malah duduk di dalam gak nelepon seseorang untuk membawakan kelengkapan mobil atau mengambil sendiri ." tanyak pak pol


"Rumahku kosong hanya tinggal bibi saja, aku gak punya uang untuk pulang." ucap Rena dengan polosnya


Sweeping selesai, para petugas Sudja mengumpulkan semua kendaran yang di tahan


"Maaf komandan itu mobil yang isinya cewek mau di apakan." tanyak salah satu polisi


Polisi tersebut melihat mobil yang di tilangnya lima menit yang lalu, "ya seperti biasa gimana angkut bawa ke kantor." ucap sang komandan


"Terus ceweknya mau di bawa ke mana, apa aku bawa pulang aja komandan." ucap polisi tersebut sambil menahan senyumnya


"Kau pikir cewek itu anak terlantar apa , pake acara di bawa pulang ke rumahmu." ucap sang komandan


Pria tersebut kembali mendekati Rena yang ada di dalam mobil, " turun aku antar sampai di tempat tujuan." ucap polisi tersebut dengan wajah datar


Rena Tersenyum sumringah mengikuti langkah kaki polis tersebut menuju mobilnya, polisi lain yang bertugas saling melempar canda " akhirnya si polisi tidur bangun juga." ucap salah satu polisi, aku pikir si kingkong gak akan luluh sama namanya wanita, memang perasan tak bisa di bohongi." ucap polisi yang lain

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2