
Mikhail yang sudah terbakar cemburuan walaupun hanya .elihta punggung orang tersebut yang dia yakini seorang pria spontan Rena Langsung menolong temanya yang terjatuh karena dorongan Mikhail
Aduh kok kerah baju e ekye dia tarik sih mana pantat e ekye sakit lagi
Sontak Mikhail sangat terkejut mendengar suara aneh pria tersebut, Mikhail semakin terkejut melihat wajah pria tegap yang tadi membelakanginya tampak bibir merah bulu mata lentik dan alisnya yang terukir indah tapi sayang wajah hitam dan jelek membuat Mikhail hampir muntah melihatnya
Mikhail sedikit geli melihat pria Tegal tersebut berpenampilan layaknya boneka Barbie tapi kenapa gak pakai Wig sekalian dan baju wanita pikir Mikhail
"Aduh Tasya kamu gak apa-apa kan." tanya Rena sambil menantu Tasya
Tasya yang belum melihat Mikhail masih berusaha bangkit sambil menepuk bokongnya
Tasya bangkit dan melihat orang yang menarik kerah baju, "oh MJ pangeran ku akhiri datang menjemput ku walaupun dengan cara kasar aku terima ." terik Tasya kegirangan
Mikhail Langsung mundur dan melangkah ke samping Rena lalu merangkul pinggang wanita tersebut
"kenapa di setiap aku bertemu pria tampan selalu ada bunga lain yang menghalangi cinta kami." ucap Tasya sambil mengehembuska nafasnya kasar
Mikhail yang mendengar perkataan Tasya Tersenyum geli, wanita keleng-kaleng itu sangat percaya diri sekali
__ADS_1
"Tasya tolong maafkan kekasih ku karena menarik kerah bajuku." ucap Rena
"wah kau sangat beruntung lepas dari sampah jalanan dan sekarang bertemu berlian langka." ucap Tasya
Membuat Rena sedikit malu atas perkataan Tasya
"Untung saja kau baru jadian belum satu Minggu setelah melihat semua kelakukan busuknya kalau tidak kau bisa jadi korban berikutnya." ucap Tasya lagi
"Sebaiknya kau memperbaiki duduk mu sebelum kau kembali jatuh." ucap Rena, Tasya Langsung memperbaiki cara duduknya
"Oh iya apa kau tak berniat memperkenalkan aku pada kekasih barumu padaku, tenang saja aku bukan orang yang suka menjadi pelakor." ucap Tasya percaya diri
"Kenalkan dia Mikhail kekasih ku dan ini temanku di kampus namanya Jono tapi biasa di pangil Tasya." ucap Rena
Wajah Tasya Langsung masam mendengar nama Jono nama yang tertera dia akte kelahirannya dan juga nama yang sudah mengorbankan dua ekor kambing jantan
"Ih Rena bisa gak kalau kasih kenal nama gue jangan bawa-bawa nama di KTP gue ." ucap Tasya dengan wajah kesal
Membuat Mikhail spontan tertawa terbahak-bahak, Rena Langsung mencubit lengan Mikhail dengan gemas melihat kekasihnya tersebut tertawa sambil memegang perutnya
__ADS_1
Mikhail mengehetikan tawanya saat kakinya menjadi sasaran Rena, maafkan aku, aku hanya berpikir nama Jono adalah nama yang sama dengan nama satpam yang ada di rumah ku, namanya Jono." ucap Mikhail
Tasya memutar bola matanya malas mendengar perkatan Mikhail, "cakep-cakep tapi rese." ucap Tasya
"Sudah sebaiknya kita duduk aku sudah sangat lapar." ucap Rena
Ketiga orang tersebut langsung duduk di kursi mereka masing-masing dan memesan makanan
Di kediaman David tepatnya di kebun belakang tampak Galang akan Menggantikan Deni untuk memanjat
Erina yang merasa penasaran melangkahkan kakinya ke kebun belakang untuk melihat apa yang terjadi
"Sayang apa yang kau lakukan, kau bisa terluka nanati, biar pak Doyok yang akan memanjat pohon mangga untuk mu." ucap Erin
Galang yang hendak memanjat langsun membatalkan niatnya, Paka Doyok Langsung mengambil alih tugas Galang yang di perintahkan Langsung oleh si kembar karena Deni yang terduduk mengobati pinggangnya
Setelah dua puluh menit pak Doyok turun dengan mangga muda di tangannya.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1