
David duduk tepat di sebelah Erina memerhatikan seluruh keluarga desalan yang memang sangat memperhatikan Galang hal tersebut membuat David bahagia karena banyak yang menyayangi putranya selain ayah mertuanya yang iri padanya
Malam semakin larut tapi sepertinya tak ada yang berniat untuk kembali ke rumah mereka masing-masing ke dua keluarga tersebut kompak tidur di rumah Galang, yang desalan tak habis pikir kenapa Erina dan David juga ikut tidur di rumah Galang bukankah rumah mereka hanya di halangi pagar tapi namanya David dan Erina suka-suka Merekalah
Di dalam markas si kembar Beberapa laporan dari anak buahnya yang berada diluar nampaknya para musuh akan segera datang ke kerajaan benua
"Apa kau tahu siapa pria yang memiliki markas di bagian selatan istana yang hampir jadi 90% telah jadi." tanya Bryan pada Revan
"Menurut laporan pria l itu bernama Gordon dia adalah salah satu mafia yang paling disegani kedua orang tuanya juga merupakan seorang mafia dia yang memegang peta sumur minyak kerajaan benua dan dia berniat untuk menikahi Putri Briana
__ADS_1
"Bagaimana kondisi dalam istana apakah semuanya baik-baik saja." tanya Brian
"Sepertinya Raja Bastian menjaga istana dalam dengan sangat ketat bahkan para penyusup yang dari luar sama sekali tak ada yang dapat masuk ke dalam istana tapi beberapa hari yang lalu orang-orang dari kerajaan Santos berkunjung untuk memberikan undangan kepada raja Bastian
"Baiklah terus awasi semua jalur di luar istana kalau urusan dalam istana biarkan Raja Bastian dan para pengikutnya yang melakukan pembersihan dan laporkan seluruh yang terjadi di luar istana pada Bastian." ucap Brayen
"Siap ketua semua siap untuk dilaksanakan aku sudah bertemu dengan orang kepercayaan Raja Bastian dan kami sudah mengatur siasat dan rencana agar kami tidak kecolongan." ucap Reva
Pagi menjelang kini ini suasana kantor Brian dan Brayen penuh dengan kebahagiaan setelah Galang mengatakan bahwa istrinya telah mengandung hanya satu orang yang merasa rendah diri karena sampai saat ini istrinya belum ada tanda-tanda kehamilan nampak Deni dengan wajah yang lesu mendengar kebahagiaan para sahabat-sahabatnya
__ADS_1
Hari ini para istri mereka sudah janjian akan ke rumah mertua mereka yaitu ayah David untuk makan mangga muda bersama tak ketinggalan Rose,Rena dan Yena serta Briana
Kini mereka telah berkumpul di rumah David dengan peralatan mereka masing-masing apalagi jam tangan menunjukkan pukul 5 sore waktu yang tepat untuk duduk santai di bawah pohon mangga sambil makan mangga dengan bumbu rujaknya pikir mereka
Erina dan David yang sedang di luar negeri tidak tahu menahu bahwa menantu Mereka ingin datang ke rumah untuk memetik mangga muda tapi tak mengapa karena mama Erina sudah berpesan pada pak Dedi agar mengabulkan mangga jika menantunya menginginkannya
Semetara di ruangan brian mereka sedang berpesta memakan mangga dengan bumbu rujak yang dibuatkan oleh salah satu pelayan di rumah David tadi pagi saat mereka hendak ke kantor mereka singgah ke rumah untuk memetik mangga muda terlebih dahulu setelah itu baru mereka ke kantor rencananya mereka akan memakannya setelah makan siang
Kini para calon emak-emak sudah berada di kebun belakang mereka sedang bersiap memanggil Dedi di untuk dipanjatkan mangga muda tapi saat melihat ke atas pohon mangga buahnya sudah tak ada lagi membuat mereka saling berpandangan satu sama lain, karena kemarin sore mereka masih melihat beberapa mangga.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya