TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
96


__ADS_3

Brian tak terlalu menangapi bisikan Brayen, mereka semua langsung duduk di tempat masing-masing


Sementara itu para pengawal kepercayaan Briana langsung membawa pria tersebut ke markas Briana


Tangan kanan Briana menautakan alisnya saat beberapa pengawal meyerahkan seseorang


"Ini Hadian dari tuan muda Brayen dan Brian untuk nona muda." ucap pengawal tersebut


Rama hanya mengangguk menerima hadiah tersebut dan menyuruh pengawal langsung memasukannya kedalam ruang interogasi


Sementara di ruang makan tampak mereka makan dengan lahap tak mengingat Galang dan Deni yang sedang frustrasi di dalam ruangan kerja mereka masing-masing


Galang melihat pekerjaan yang bertumpuk, semua itu itu adalah kerjaan Brian tapi di alihkan padanya sebagai hukuman meningalakan tanggungjawab


Tak jauh beda dengan Galang Deni juga menghadapi persoalan yang sama


Tapi yang lebih membuat mereka berdua kesal adalah dengan jahilnya si kembar mengirimkan gambar rose dan Yema yang sedang makna dengan lahap, membuat ke dua pria tersebut jadi Gegana karena tak bisa melihat pujan hati selama tiga hari selama mereka liburan di villa

__ADS_1


Keluarga tuan Rustam tampak sedang membersihkan rumah yang akan mereka tempati, Rika dengan malas membersihkan Kamarnya


"Mama bagaman kalau kita menunggu Lusi di dekat kuburan ke dua orang tuanya, dia pasti akan ke sana." tanya Rika


"Benar itu ide yang sangat bagus, apalagi sebentar lagi peringatan kematian kedua orangtuanya, dia tak mungkin melewatkannya." ucap mama Rika


"Ayah bagaman pendapat mu." tanyak mama Rika


"Terserah kalian saja yang penting kita bisa menangkap anak tersebut, yang membuat kita menjadi seperti ini ." ucap tuan rustam


"Oh iya nak kau bilang pada ibumu kau mempunyai kekasih bernama Jefri apa dia salah satu pengusaha muda yang kemarin datang ke acara di hotel yang perusahannya menjadi salah satu yang bekerja sama dengan perusahan ayah dulu." tanya tuan rustam pada Rika


"Terus kenapa selama ini dia selalu mengirimkan mu hadiah, bahkan kau berbelanja mengunakan kartunya, apa kalian sedang bertengkar." tanyak mama Rika


"Sebenarnya dia menyukai Lusi dan semua itu untuk Lusi, tapi aku yang mengambilnya dan kartu tersebut juga untuk Lusi." ucap Rika


"Kenapa kau tak merayunya agar dia mau bersama mu, bukanya bersama Lusi." ucap mama Rika tak habis pikir dengan isi otak Rika

__ADS_1


"Karena aku pikir dia kurang kaya dan juga kurang Tampa, apalagi aku mengincar Galang jadi aku tak terlalu mempedulikannya hingga saat ini." ucap Rika


"Sebaiknya kau mulai meminta maaf dan mengejarnya, siapa tau saja dia tergoda olehmu dan kita bisa kembali menjadi orang kaya raya lagi." ucap mama Rika


"Aku akan ke perusahaannya setelah makan siang." ucap Rika


"Itu ide yang bagus." ucap mama Rika, mendapat anggukan dari tuan rustam


Di kediaman Jefri tampak pengantin baru yang sedang berada di meja makan dengan kedua orang tua Jefri, mereka makan dengan lahap dan dengan senyuman di wajah mereka yang tampak sangat bahagia


"Sayang sebentar kita ke salon langganan mama ya, kita perawatan." ucap mama Jefri


"Terserah mama saja bunga ikut saja." ucap bunga


Setelah makan, Jefri dan ayahnya langsung berangkat ke perusahaan,


Jefri mencium kening istrinya dan kemudian mencium punggung tangan kedua orang tuannya

__ADS_1


Sedang tuan Handoko yang ada di perusahaan, masih mencari cara agar Sinta dapat menikah dengan Jefri aplagi kondisi perusahaannya sedang buruk.


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2