
Apa maksudmu dengan berkata seperti itu, semua juga tau Deni sangat di sayang oleh nenek Desi." ucap Need
"Iya sejak kejadian Deni kembali nenek Desi sangat menyayanginya." ucap lewis
"Spa kalian tak pernah berpikir kenapa bisa ibuku, ibumu juga nenek Desi bisa berteman dengan akrab dan mereka selalu se iya se kata." tanya david
Membuat ketiga pria tersebut saling menatap dan mengeleng
"Memang kenapa kan wajar mereka juga masih ada hubungan keluarga, apalagi sedari muda mereka sudah saling mengenal." ucap desalan
"Karena mereka sama-sama licik, tanpa perasan, kejam dan pemaksaan, asal kalian tau tak pernah ada kata gagal dalam kamus hidup mereka apalagi kata menyesal karena melakukan sesuatu yang mereka anggap benar." ucap David
Membuat ke tiga orang tersebut menautakan alisnya, need yang tersadar akan perkatan David langsung mengeleng tak percaya pantas saja ke tiga wanita tersebut sangat akrab karena otak mereka sejalan
"Jadi jika sampai ibu Desi menginginkan anakmu untuk menjadi cucu menantunya, sebaiknya kau mempersiapkan jiwa dan ragamu mulai saat ini, jangan seperti need sedikit-sedikit pingsan, coba serangan jantung sekalian." ucap David
__ADS_1
Membuat need mencabik kesal, kau ini teman gak ada akhlak, bisa-bisanya kau mendoakan diriku terkena serangan jantung, aku juga pingsan karena perbuatan putramu ." ucap need membela diri
"Tapi semua itu kan hanya tebakan mu saja, nenek Desi selalu bersama istri ku, tak munkin dia akan melakukan hal tersebut." ucap Lewis berusaha berpikir positif
"Apa kalian pikir pertemanan mereka hanya pertemuan biasa saja, mereka bertiga itu adalah jaringan yang lebih hebat dari satelit jika kau menayakan sesuatu dan akrab seperti prangko satu sama lain istilahnya setali tiga uang." ucap David.
"Omong punya omong apa kau tak mau melihat putrimu apa Brayen memperlakukannya dengan lembut atau bermain hot di ranjang." ucap desalan membuat semua mata mengarah kepadanya
"Kau jangan membuatku ingin mencekik mu saat ini juga, aku sudah berusaha menhan diri dan mengikhlaskannya." ucap need yang benar-benar sedang frustasi, karena tak bisa melakukan apapun
"Maaf kan biasanya kau selalu melakukan hal gila jika mengenai putrimu." ucap desalan
"Aku harap putrimu punya kekasih yang membuatmu kebakaran jenggot." ucap need pedas, membuat desalan cengengesan, karena berpikir itu hanya kata yang biasa saja
David menautakan alisnya saat melihat taman yang berada di balik kaca tembus pandang dari dalam sedangkan di luar seperti kaca hitam biasa
__ADS_1
Tampak dua orang muda mudi saling bergandengan tangan dan berpelukan dengan senyuman yang mengembang jelas sekali mereka sedang jatuh cinta, Lewis yang duduk di sebelah David melihat arah pandangan david, sementara desalan dan need yang membelakangi kaca masih berdebat tak sadar bahwa orang di hadapan mereka melihat sesuatu
David dan Lewis terkejut melihat pemandangan yang ada di hadapannya membuat ke duanya saling memandang
Sebaiknya kita menutup kaca ucap David lalu bangkit dengan secepat kilat menutup kaca. tersebut
Membuat desalan dan need menghentikan berdebat Mereka, "kenapa kau menutupinya inikan belum malam." ucap desalan
"Aku merasa sinar matahari masuk membuatku sedikit panas." ucap David mencari alasan
"Panas dari mana orang di sini dingin." ucap need
"Sudahlah yang jelas aku merasa kepanasan, kalau kalian tak setuju yang terserah." ucap David
Membuat need dan Lewis terdiam, tak tau harus mengatakan apa lagi, David menatap desalan dengan pandangan yang sulit di artikan
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya