TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
200


__ADS_3

"Apa baca doa." ucap Reva. "untuk melakukan hubungan suami istri seperti membaca seperti saat buka puasa orang akan membaca doa sebelum makan." ucap Sayfa


"Oh baca doa oke, Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin ." ucap Reva


Sontak saja Sayfa sangat terkejut mendengar Reva membaca doa buka puasa


"Sayang kok doa buka puasa sih." tanya Sayfa


"Nah iya aku kan sudah puasa lama untuk bisa buka paket jadi harus baca doa buka puasa dong." ucap Reva seenak jidatnya


"Tapi sayang doanya bukan begitu itu salah." ucap Sayfa


"Semua doa sama saja semua tergantung niat tuhan yang menilai apa di terima apa tidak." ucap Reva yang sudah tak tahan dengan sedikit memaksa Reva berhasil mencium bibir istrinya kalau beralih ke bagian-bagian lainnya


Sayfa pasrah nanati perlahan dia akan mengajari suaminya apa yang harus di lakukan


Akhirnya Reva bisa juga buka paket walaupun pake doa buka puasa


Sementara di kamar Brayen tampak Rani sedang bermanja-manja di dada bidang Brayen


"Sayang aku pengen deh makan bakso kuah cendol." ucap Rani

__ADS_1


Brian sangat terkejut mendengar permintaan Rani mana nyambung bakso sama kuah cendol


"Tapi sayang kita di atas kapal pesiar dan tak ada cendol yang ada hanya bakso." ucap Brayen


"Aku mau bakso dengan kuah cendol atau aku akan menelepon ayahku untuk membawakannya kemari." ancam Rani


"Baiklah sayang aku akan menyuruh koki untuk membuatkan bakso dengan kuah cendol." ucap Brayen dari pada harus berurusan dengan mertuanya


Brayen keluar dari kamar menuju kabin kapal


Di tempat Brian tampak Lusi dan Brian sedang duduk santai menikmati cahaya bulan, "sayang aku bersyukur kau jatuh cinta padaku." ucap Lusi


"Seharusnya aku yang bersyukur kau bertahan Hinga aku menemukanmu." ucap Brian


"Tapi sayang semua itu tak ada di kapal bagaman kalau ganti saja yang lain." tawar Brian


"Tidak aku maunya sekarang." ucapa lusi " baiklah aku akan pergi mencari apa yang kau inginkan." ucap Brian dan langsun keluar kamar


Sementara itu di Kamara Galang sedang frustasi bagaman tidak istrinya mencium ketiaknya sudah dua jam bahkan sampai tangan Galang pegal di buatnya


"Sayang apakah kau sudah selesai mencium di bagian situ bagaman kalau pindah ke bagian lain yang sama-sama memiliki bulu." ucap Galang

__ADS_1


"Tidak aku masih Ingin mencarimu di sini karena sangat wangi." ucap Yema yang terus mencium wangi ketek Galang


"Padahal di tempat ini lebih wangi dan bulunya lebih tebal." ucap Galang


Yema mengakat wajahnya dari ketiak Galang lalu menatap Galang, "benarkah coba aku mau menciumnya." ucap Yema


Baiklah sayang sekarang tutup matamu dan aku akan membukanya, Galang melepaskan celananya dan juga boksernya lalu menuntun hidung dan bibir Yema menuju kereta ekspres miliknya yang di kelilingi asap


Yema menautakan alisnya saat hidungnya menyentuh si kereta ekspres


"Bagaiman sayang baunya lebih wangi kan dari ketiak." ucap Galang


"Baunya Gimana ya, ucap Yema sambil membuka matanya


Sayang kau." ucapan Yema terhenti saat Galang Langsung menyesap bibir Yema apalagi si kereta ekspres sedang on


Sedangkan di kamar Deni tampak rose sedari tadi menatap Deni dengan tatapan jijik karena merasa Deni sangat bau


"Sayang aku harum bagaman bisa kau mengatakan aku bau." ucap Deni yang berusaha mendekati istrianya


"Kakak bau sana keluar atau aku akan tidur di kamar lain." ancam rose sambil menyuruh Deni keluar

__ADS_1


Dengan terpaksa Deni keluar dari kamar


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2