
"apa kau hanya anak sopir mereka ." kau jangan bercanda, terus apa maksudmu mengajakku menemui tuan David Guetta." tanya Rahma
"Ya aku hanya anak sopir keluar Guetta, aku mengajakmu untuk mengucapakan terimakasih sekaligus meminta ijin untuk menikah." jawab Edi
Membut Rahma sangat terkejut, padahal dia sudah mengatakan pada semua keluarganya bahwa, Edi adalah keluarga Guetta dan dia sudah Benyak berjanji pada keluarganya untuk memasukan beberapa orang ke perusahaan Guetta setelah dia menikah dengan Edi
"Dasar pria pembohong, aku pikir kau orang kaya, ternyata kau hanya anak sopir, sama dengan Lusi yang seorang anak yatim miskin." ucap Rahma tanpa filter
Edi mengepalkan tangannya, "apa maksudmu aku tak pernah mengatakan kalau aku anak orang kaya, kau yang selam ini mengejar-ngejar diriku karena aku seorang manajer di perusahan Guetta
"Jika aku tau kau hanya anak seorang sopir aku tak akan mau denganmu, apa kau pikir aku seorang putri dari pemilik hotel seperti ku mau denganmu." ucap Rahma merendahkan Edi
"Ternyata aku salah menilai mu, ternyata kebaikanmu padaku dan keluarga ku hanya topeng belaka." ucap Edi
Rahma tertawa sinis dan menatap Edi, "seharusnya aku yang menjadi istri tuan Brian dari pada gadis miskin dan yatim-piatu seperti Lusi." ucap Rahma
__ADS_1
"Apa kau pikir tuan Brian mau dengan kuntilanak seperti mu kadang jadi setan kadang jadi manusia." ucap sarkas Edi
"Tutup mulutmu pria rendahan, kau hanya seorang menejer dan anak seorang sopir." ucap Rahma
Di kediaman david, tepatnya di kamar Brian dan Lusi, tampak Lusi yang Sudah terlelap setelah meminum vitamin yang di berikan oleh dokter kandungan
Brian yang melihat istrinya sudah terlelap, kemudian keluar kamar langsung naik ke dalam mobilnya, mobil melaju menuju markas besar si kembar
Begitu tiba para pengawal langsung memberi hormat
"Mereka sudah seperti orang gila tuan, sepertinya sudah waktunya mengirim mereka ke tempat pengasingan untuk bekerja sebagai peternak."ucap pengawal yang selalu mengecek kandang si lembut
"Baiklah lakukan seperti apa yang biasa kita lakukan." ucap Brian dan berlalu begitu saja
Edi terdiam menunduk saat melihat Brian yang datang ke arah mereka sedang Rahma memandang memuja pada Brian
__ADS_1
"Aku pikir kau akan menjadi orang seperti yang kedua orang tuamu harapkan." ucap Brian
"Aku mengaku salah tuan muda, tapi aku benar-benar tak mengetahui bahwa wanita yang di hina oleh Rahma adalah istri anda." ucap jujur Edi
"Seharusnya kau tak membiarkan dia melakukan hal tersebut ke pada seseorang, apalagi dia calon istrimu." ucap Brian masih menatap Edi yang tertunduk malu
"Saya benar-benar menyesal tuan atas apa yang terjadi dan saya pasrah apapun hukuman yang tuan berikan pada saya." ucap Edi Pasarah
Ayahmu sudah seperti paman bagiku, kali ini aku hanya akan memberikanmu hukuman ringan, kau akan berkerja di perkebunan selama satu bulan, dan kau wanita mulut terasi aku akan membuat perhitungan denganmu karena kau hampiri mencelakai anak dan istriku." ucap Brian
"Tuan apa yang anda lakukan aku adalah Rahma anak pemilik hotel Karana. dan aku bersedia menjadi kekasih gelap anda asalakan anda membebaskan ku." ucap Rahma percaya diri
Brian menatap Rahma lalu mengeluarkan ponselnya, dan menelepon seseorang, ".kau pilih putrimu apa hotel mu." tanya Brian melalui telepon dengan Dengan spiker yang menyala
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1