
Nenek Desi menghela nafas panjang sebelum melihat cucunya Rose kemudian menatap orang di sekelilingnya semua orang menjadi semakin penasaran karena melihat raut wajah nenek Desi
"Rose ingin kita semua berdandan seperti foto model tanpa terkecuali dengan busana yang sudah dia pilih dan kita harus berdandan seperti seorang model berlenggak-lenggok di catwalk itulah permintaan Rose." ucap nenek Desi sambil mengehembuska nafasnya
Pantas saja Deni tak menyetujui permintaannya ternyata rose menyuruh mereka semua menjadi model apalagi semua adalah orangtua pikir nenek Desi
"Memang pakaian apa yang telah kau siapkan untuk kami." tanya mama Tika, Rose tersenyum sambil melihat mama Tika kemudian mengambil sebuah kantong yang berisi pakaian tampak di dalamnya adalah pakaian para superhero membuat yang lain semakin terkejut apalagi nenek Desi dan kakek Deni sontak saja melihat hal tersebut semua orang semakin terkejut saja atas permintaan Rose
Mulai membagikan pakain yang akan di kenakan nenek,kakek dan kedua orangtuanya serta tak lupa suaminya tercinta
Alis kakek Deni mengkerut saat melihat pakain super Hero yang berada di tangannya
Nak Kenapa pakain ini ****** ******** diluar bukankah itu sangat memalukan apakah tidak bisa aku memakainya dalamnya saja tanya kak Deni
"Kakek itu adalah baju Superman jadi ****** ******** di luar." ucap rose dengan wajah polosnya
Membuat kakek Deni terpaksa menutup mulutnya setelah mendapatkan tatapan mematik dari istrinya
"Ini untuk nenek." ucap rose sambil memberikan baju cat woman pada nenek Desi, nenek Desi menelan silvanya melihat pakain tersebut yang terlihat sangat seksi apakah akan muat di tubuhnya pikir nenek Desi
Deni ingin tertawa melihat ekspresi kakek dan neneknya saat memegang pakaian yang akan digunakan tapi takut dosa
Jantung Lewis berdetak saat melihat putrinya akan mengeluarkan pakaian untuk mereka berharap pakaian itu adalah pakaian normal Lewis dan Tika berdoa semoga pakain yang akan di berikan oleh putrinya tidak aneh-aneh sehingga dapat membuat mereka berdua malu
Mata Lewis dan Tika terbelalak melihat pakain yang di berikan oleh rose karena pakaian yang di berikan rose adalah baju wonder woman dan baju Robin hood
Mau tidak mau Lewis dan Tika menerima pakaian tersebut apalagi melihat mata putrinya berbinar saat melihat mereka rose langsung memberikan pakaian tersebut pada ke dua orang tuanya
__ADS_1
Yang terakhir rose memberikan pakain pada Deni, tampak Lewis dan kakek Deni ingin kompelen melihat pakain Deni tapi di urungkan saat Rose mengeluarkan baju seorang putri untuknya sambil tersenyum ceria
" Apakah kakek, nenek dan ayah, ibu tidak ingin mengganti pakaian." tanya Rose
Nenek Desi langsung menarik suaminya keluar dari kamar milik cucu mereka begitupun dengan Tika dan Lewis langsung keluar
Saat sudah di luar kamar mereka berempat saling memandang dan melihat pakaian yang mereka akan gunakan
"Baru kali ini aku mendukung Deni tak menuruti permintaan Rose." ucap Lewis sambil menghela nafas panjang semua mengaguk setuju
Ke empat orang tersebut masuk ke dalam kamar masing-masing untuk mengganti pakaian mereka dengan pakaian yang diberikan oleh Rose sedangkan di dalam kamar Deni dan Ros sedang mengganti pakaian pangeran dan Putri
Di dalam kamar kakek Deni sedang memakai pakaian Superman sambil mengomel dengan kesal Bagaimana bisa seorang superhero memakai ****** ******** diluar apa dia tidak punya otak seharusnya pakaian dalam itu berada di dalam bukan di luar." ucap kak Deni sambil memakai pakaian yang diberikan oleh Rose
Nenek Desi tak kalah mengomeli pakaian yang di berikan oleh Rose karena sangat sesak apalagi tubuh nenek Desi sedikit berlemak di perutnya
Kakek Deni yang tadinya masih merapikan penampilannya langsung mengalihkan pandangannya pada istrinya, senyuman mesum kakek Deni mengembang saat melihat istrinya memakai baju ketat melekat yang membuat bodi istrinya yang bondong bondong hot( Boboho )
Kakek Deni menelan silvanya tampak yang di bawah sudah menyembul hendak keluar karena melihat tubuh montok istrinya
Kakek Deni langsung memeluk istrinya dari belakang, sedangkan nenek Deni yang sedang sibuk menaikan resleting baju di bagian dadanya tampak kesusahan menariknya karena ke dua bukit kembar yang sudah overdosis
Nenek Desi sangat terkejut apalagi ke dua belah dadanya tampak terbuka tanpa aba-aba kakek Deni langsung meremas ke dua buah kesukaannya
"Apa yang kau lakukan aku jangan aneh-aneh kita harus segera keluar." ucap nenek Desi
Tapi kakek Deni tak peduli ocehan nenek Deni, kakek Deni langsung membalikan tubuh istrinya dan mencium semakin ganas
__ADS_1
Sedangkan di kamar tamu di mana Lewis dan Tika berada tampak Lewis sangat kesal dengan pakaian yang di berikan putrinya apalagi melihat istrinya yang tampil sangat seksi dengan pakain wonder woman membuat Lewis tak mau istrinya keluar dari kamar tersebut
Sementara di luar kamar Deni dan Rose sudah berada di ruanga yang telah di sulap menjadi sebuah ruangan catwalk
Setelah menunggu hampir tiga puluh menit Rose langsung melihat suaminya, "sayang coba kau pergi melihat kakek dan ayahku mengapa Mereka belum datang bersama nenek dan ibuku." ucap Rose
Deni menghembuskan nafasnya dengan kasar dia tau bagaimana kakeknya tidak akan dengan mudah melepaskan neneknya dengan pakaian yang melekat di tubuh neneknya
Deni terpaksa bangkit dan menuju kamar kakek dan neneknya benar saja suara ******* samar-samar terdengar dari kamar kakek dan neneknya membuat Deni mendesah frustasi
Kemudian ke Kamar tamu di mana mertuanya berada tampak di dalam Kamara mertuanya sepertinya sedang berdebat entah apa yang mereka perdebatkan yang pasti ayah mertuanya melarang istrinya keluar dengan pakaian yang di gunakan
Deni tak Berani mengetuk pintu kamar tersebut, Deni kembali ke ruangan di mana Rose berada
Rose melihat istrinya yang sedang terlelap di sofa Deni mengeleng kepala melihat istrinya, Deni kemudian mengakat tubuh istrinya untuk di pindahkan ke dalam kamar
Satu jam berlalu tampak kakek dan nenek Desi yang berada di ruang di man dengannya dan Rose berada tampak bingung karena tak ada orang, " di mana Mereka." tanya nenek Desi
"Entahlah apa kita lihat ke kamar mereka." ucap kakek deni, nenek Desi mengaguk Lalu melangkah ke Kamara Deni dan Rose
Deni yang hendak keluar melihat kakek dan neneknya, " ada apa di man Rose." tanya nenek Desi
Deni membuka agak sedikit lebar pintu kamarnya, sehingga tampak rose yang sedang tertidur lelap di ranjang membuat ke dua orang tua itu melotot kesal untung sayang
Kakek dan nenek Deni kembali ke kamarnya dengan wajah kesal karena merasa sia-sia memakai pakain untuk menyenangkan cucunya tapi sia-sia.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya
__ADS_1