
Rani Rena yang sedang melamun seorang diri sangat terkejut saat sebuah tangan Langsung memeluknya dari belakang, spontan Rena menoleh
Rena sangat terkejut melihat Mikhail yang kini sedang berada di hadapannya
Rena menggosok matanya berulang kali takut dia hanya berkhayal, Mikha tersenyum melihat wajah Rena yang nampak lucu saat terkejut
"Benarkah ini kau kakak Mikhail." tanya Rena
"Kau pikir siapa setan." ucap Mikhail sambil terkekeh geli
"Bagaman bisa kau berada di sini bukananya kau mengatakan bahwa kau sedang ada misi." tanya Rani pada Mikhail
"Iya misi ku untuk bertemu denganmu." ucap Mikhail
Wajah Rena merona mendengar perkatan Mikhail, tak lama tampak bunyi kembang api dan tampak tulisan di atas langit will you Marry me...
Rena menutup mulutnya menatap Mikhail tampak air mata di sudut wajaha nya saat melihat Mikhail berlutut dengan memegang cincin di tangannya
Tak lama tampak Brayen dan Rani, di susul Brian dan Lusi kemudian Galang dan Yema, deni dan rose serta Yena yang jomblo sendiri
__ADS_1
Semua orang tampak sangat bahagia melihat hal tersebut, Mikhail Langsung memasangkan cincin di jari mani Rena
Rena tak dapat menutupi rasa bagianya Rani menangis di pelukan Mikhail
Setelah puas menumpahkan rasa bahagianya Rena Langsung memeluk Rani dan semua yang ada di tempat tersebut tapi saat semua perempuan sudah di peluk Rena Langsung memeluk kakak iparnya Brayen tapi saat akan memeluk Brian, Mikhail spontan langsung mengahalagi Rena membuat semua orang tertawa
Sedangkan di dalam kamer Reva tampak reva menatap nanar istrinya terpaksa dia harus menunda pembukaan paket
"Mas tidak apa-apa kan." tanya Sayfa
Reva menatap istrinya lalu mengehembuska nafas kasar, "tidak apa-apa de kita bisa malam pertama kapanpun dan di manapun nanti." ucap Reva walaupun tak ikhlas
"Kakak aku punya kejutan untuk mu." ucap Sayfa yang baru dari kamar ganti Menganti bajunya
"Apa itu." tanya Reva yang membelakangi Sayfa Karen berpikir hadiahnya pasti berupa barang
"Apa kakak tak mau berbalik dan melihat hadiahnya." tanya Syafa
Aku Ingin tidur kita membukanya besok saja." ucap Reva dengan merebahkan tubuhnya masih membelakangi Sayfa
__ADS_1
"Apa kakak yakin di buka besok apa kakak tak akan menyesal." ucap Sayfa
Dengan tak semangat Reva berbalik melihat istrinya, matanya terbelalak spontan Reva bangkit dari tempat tidur dan segera menghampiri istrinya yang sedang memakai lingerie seksi berwarna merah maroon membuat kulit putih istrinya tampak bersinar
" Sayang apa yang kau kenakan." ucap Reva air liurnya sudah meneteskan gara-gara melihat tubuh seksi istrianya
"Apa kau tak menyukainya kalau begitu biar aku menggantinya saja ." ucap Sayfa
Reva Langsung mengakat tubuh Sayfa tanpa kata, membuat Sayfa menjerit karena terkejut dan langsung mengalungkan tangannya ke leher Reva
"Sayang aku sangat mencintaimu kau sangat seksi aku sangat menyukai dari atas sampai bawa." ucap Reva sambil merebahkan tubuh Sayfa ke ranjang
"Kau tau si botol sudah tak sabar untuk menumpahkan isinya ke dalam lubang kenikmatan." ucap Reva
Tapi saat akan mencium Sayfa, tangan Sayfa langsung mengehetikan bibir Reva, "ada apa kenapa kau mengehetikan ku." tanya Reva
"Sayang kau belum membaca doa sebelum kita melakukan hubungan suami istri." ucap Sayfa
Jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya
__ADS_1