
Setelah minum air Steve kembali berbaring dan tersenyum sambil mengingat Sofi yang sedang memasak dengan senyuman di wajahnya, entahlah ada apa dengannya, tapi saat melihat Sofi hatinya terasa hangat
Bangun tidur Jefri merasa heran pada Steve yang selalu tersenyum sendiri seperti orang gila dan berdandan Serapi mungkin, tapi Jefri tidak mau ambil pusing dia bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya lalu ke meja makan untuk sarapan siapa tahu istrinya Lulu saat dia merayunya dia meja makan
Di kamar Sofia, tampak Sofi sedang tak bergairah sofi menghembuskan nafasnya berat saat menyadari kacamatanya tertinggal di kediaman Deni mau tidak mau dia terpaksa tetap memakai lensa kotak yang kemari di paksa oleh Rose untuk di pakai
Bunga seperti wanita biasa pada umumnya memakai pakaian sederhana lalu keluar menuju meja makan tampak di meja makan sudah ada Steve dan juga Jefri dengan senyuman manisnya menatap ke arah istrinya tapi bunga biasa saja langsung duduk
Tak berselang lama muncul Sofi dengan dandanan baru tanpa kacamata dengan rambut tertata rapi dan sedikit polesan di wajahnya membuat bunga tersenyum sumringah akhirnya kakaknya mau memakai lensa kotak seperti yang disarankan
Kakak sangat cantik pagi ini aku senang deh Kakak sudah berubah penampilan kakak tidak seperti dulu lagi lensa kontak yang akan gunakan sangat cocok untuk kakak ucap bunga sambil tersenyum sumringah
__ADS_1
"Kau sangat cantik seperti bidadari ucap Steve tanpa sadar membuat semua mata langsung melihat pada Steve
Jefri langsung memberikan tatapan tajam pada Steve berani-beraninya dia menggoda kakak iparnya apa jadinya jika Steve menjadi kakak iparnya oh tidak itu sesuatu yang bisa membuatnya gila pikir Jefri
Bunga Tersenyum Dalam hati melihat sensitif apalagi seperti hati sangat tulus memuji Sofi kakaknya
Sementara Sofi menjadi salah tingkah karena Steve terus menatapnya tapi Sofi pura-pura tak melihat Steve
Melayani suaminya seperti biasa membuat Jefri langsung tersenyum pada istrinya "sayang bisakah sebentar malam akan kembali ke kamar." tanya Jefri
Tiba-tiba kepala bunga memancarkan ide melihat kakaknya dan Steve sungguh ini ide gila tapi dia ingin melihat kakaknya bahagia dan Steve adalah pria yang tempat untuk kakaknya pikir bunga, melihat wajah Steve yang memancarkan aura kebaikan
__ADS_1
"Baiklah kau boleh kembali ke kamar asalkan aku mempunyai permintaan ke harus bisa membuat untuk tinggal di rumah ini." bisik bunga
Jefri langsung menatap ada istrinya apa maksudnya menyuruh nya untuk membuat Steve tinggal di rumah mereka
"Kakak aku mohon Kakak tinggal di rumah ini Sampai aku melahirkan aku takut sendiri, kak Jefri jarang pulang dan kadang dia lembur kak aku mohon ucap bunga dengan wajah sendu nya sambil melihat kakaknya
Jefri melebarkan matanya saat melihat akting istrinya bukankah dia setiap hari pulang dan bahkan dia tidak pernah lembur bahkan dia selalu pulang tepat waktu dan selalu siaga setiap istrinya menyuruhnya untuk pulang
Sofi melihat adiknya Sebenarnya dia merasa sedikit tak enak Apalagi ada Steve tapi bagaimana ya dia juga berpikir tak mungkin menolak permintaan adik yang sedang hamil dengan terpaksa Sofi mengangguk menyetujui keinginan adiknya.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya
__ADS_1