
Sementara di kediaman need Rena pulanga langsung masuk ke kamarnya jantungnya berdetak kencang, Rena memegang bibirnya sambil senyam-senyum
Sedangkan Mikhail yang berada di ruangannya bersama Reva, " jangan sampai yang lain tau apa yang terjadi di dalam ruanganku." ucap tegas Mikhail
"Siap komandan." ucap Reva
"Komandan bagaiman rasanya bibir gadis cantik." ucap Reva
Membuat Mikhail Tersenyum tipis sambil memegang bibirnya, membuat Reva Semakin penasaran
Mikhail yang tersadar akan pertanyaan bawahannya langsung memandang tajam Reva, membuat Reva bergegas keluarga
Sementara itu di kediaman need, tampak Rena yang terus tersenyum, sedangkan Brayen dan Rani seperti pasangan yang sedang jatuh cinta lainnya
Sedang need menatap nanar putrinya yang sedang melayani suaminya yang biasanya putrinya selalu melakukan untuknya
__ADS_1
Eni mendengus melihat suaminya yang terus menatap menantu dan putrinya, "sayang ini makanan mu." ucap Eni
Membuat need menoleh lalu mengambil piring yang di sodorkan istrianya
Eni melihat Rena yang selalu tersenyum, tapi tak memakan makanannya
"Sayang kenapa kau tak makan." tanya Eni pada putrinya
Membuat semua orang mengalihkan pandangannya pada Rena, Rena yang tersadar langsung memakan maknanya dengan sangat lahap bahkan hanya nasi tanpa lauk apapun membuat semua orang heran melihat kelakukan Rena yang tak biasanya
Tiba-tiba semburan air langsung tepat mengenai wajah Rena, hal tersebut sontak membuat rena terkejut dan langsung melihat tepat di hadapannya Tampak nenek Elisa yang meminum air lalu menyemburkan air tersebut ke wajah Rena
Semua orang menatap tak percaya atas apa yang di lakukan oleh nenek Elisa
"Apa yang nenek lakukan kenapa menyembur wajahku dengan air kumur mulut nenek." tanya Rena yang hendak bangkit untuk membersihkan dirinya
__ADS_1
"Aku pikir kau kemasukan kuntilanak mesum, Karen kau makan tanpa lauk dan senyam-senyum sendiri seperti orang gila." ucap nenek Elisa tanpa dosa
Membuat semua sontak tertawa melihat wajah kesal Rena yang langsung bangkit dan berlari menuju kamarnya
Sementara itu makan malam di keluarga David di warnai dengan kehangatan, Lusi tak menyangka keluarga Brian yang harmonis dan humoris sangat bertolak belakang dengan berita yang beredar bahwa David adalah orang yang kejam
Setelah makan malam, Brian dan Lusi langsung ke kamar mereka, di dalam kamar Lusi langsung membersihkan dirinya sedangkan Brian sedang menerima telepon dari seseorang, Biran mengehembuska nafasnya kasar lalu duduk menunggu istrianya
Lusi keluar dari kamar mandi dan langsung ke ruang ganti, setelah berpakaian Lusi langsung menghampiri Brian yang sedang duduk di sofa sambil melihat ke luar jendela langsung mengalihkan pandangannya saat merasakan ada yang duduk di dekatnya
Brian Tersenyum menatap Lusi, "sayang mandi sana." ucap Lusi
Brian langsung bangkit menuju kamar mandi tanpa berkata apapun, Lusi Tampak terlelap, karena menunggu Brian yang sangat lama berada di dalam kamar mandi membuat Lusi tertidur
Brian Tersenyum saat melihat istrinya sudah terlelap, Brian mengecup bibir Lusi setelah itu dia keluar menuju markas Tempat di mana keluarga rustam berada, dia ingin membuat keluarga tersebut menderita karena sudah membuat istrnya sangat menderita walaupun istrinya tak mengatakan apapun padanya
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya