TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
116


__ADS_3

Sementara di kediaman need Rena pulanga langsung masuk ke kamarnya jantungnya berdetak kencang, Rena memegang bibirnya sambil senyam-senyum


Sedangkan Mikhail yang berada di ruangannya bersama Reva, " jangan sampai yang lain tau apa yang terjadi di dalam ruanganku." ucap tegas Mikhail


"Siap komandan." ucap Reva


"Komandan bagaiman rasanya bibir gadis cantik." ucap Reva


Membuat Mikhail Tersenyum tipis sambil memegang bibirnya, membuat Reva Semakin penasaran


Mikhail yang tersadar akan pertanyaan bawahannya langsung memandang tajam Reva, membuat Reva bergegas keluarga


Sementara itu di kediaman need, tampak Rena yang terus tersenyum, sedangkan Brayen dan Rani seperti pasangan yang sedang jatuh cinta lainnya


Sedang need menatap nanar putrinya yang sedang melayani suaminya yang biasanya putrinya selalu melakukan untuknya

__ADS_1


Eni mendengus melihat suaminya yang terus menatap menantu dan putrinya, "sayang ini makanan mu." ucap Eni


Membuat need menoleh lalu mengambil piring yang di sodorkan istrianya


Eni melihat Rena yang selalu tersenyum, tapi tak memakan makanannya


"Sayang kenapa kau tak makan." tanya Eni pada putrinya


Membuat semua orang mengalihkan pandangannya pada Rena, Rena yang tersadar langsung memakan maknanya dengan sangat lahap bahkan hanya nasi tanpa lauk apapun membuat semua orang heran melihat kelakukan Rena yang tak biasanya


Tiba-tiba semburan air langsung tepat mengenai wajah Rena, hal tersebut sontak membuat rena terkejut dan langsung melihat tepat di hadapannya Tampak nenek Elisa yang meminum air lalu menyemburkan air tersebut ke wajah Rena


Semua orang menatap tak percaya atas apa yang di lakukan oleh nenek Elisa


"Apa yang nenek lakukan kenapa menyembur wajahku dengan air kumur mulut nenek." tanya Rena yang hendak bangkit untuk membersihkan dirinya

__ADS_1


"Aku pikir kau kemasukan kuntilanak mesum, Karen kau makan tanpa lauk dan senyam-senyum sendiri seperti orang gila." ucap nenek Elisa tanpa dosa


Membuat semua sontak tertawa melihat wajah kesal Rena yang langsung bangkit dan berlari menuju kamarnya


Sementara itu makan malam di keluarga David di warnai dengan kehangatan, Lusi tak menyangka keluarga Brian yang harmonis dan humoris sangat bertolak belakang dengan berita yang beredar bahwa David adalah orang yang kejam


Setelah makan malam, Brian dan Lusi langsung ke kamar mereka, di dalam kamar Lusi langsung membersihkan dirinya sedangkan Brian sedang menerima telepon dari seseorang, Biran mengehembuska nafasnya kasar lalu duduk menunggu istrianya


Lusi keluar dari kamar mandi dan langsung ke ruang ganti, setelah berpakaian Lusi langsung menghampiri Brian yang sedang duduk di sofa sambil melihat ke luar jendela langsung mengalihkan pandangannya saat merasakan ada yang duduk di dekatnya


Brian Tersenyum menatap Lusi, "sayang mandi sana." ucap Lusi


Brian langsung bangkit menuju kamar mandi tanpa berkata apapun, Lusi Tampak terlelap, karena menunggu Brian yang sangat lama berada di dalam kamar mandi membuat Lusi tertidur


Brian Tersenyum saat melihat istrinya sudah terlelap, Brian mengecup bibir Lusi setelah itu dia keluar menuju markas Tempat di mana keluarga rustam berada, dia ingin membuat keluarga tersebut menderita karena sudah membuat istrnya sangat menderita walaupun istrinya tak mengatakan apapun padanya

__ADS_1


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2