
Yena mengetuk kamar Yema tapi tak ada jawaban, Yena kemudian masuk ke dalam, melihat ranjang tampak kosong kemudian mengecek ke seluruh kamar tapi tak ada tanda-tanda keberadaan Yema
Yena kemudian langsung turun ke bawah karena tak menemukan Yema, indah yang melihat putrinya turun
"Di mana Yema kenapa tak turun bersamamu." tanya indah
"Dia tak berada di kamarnya, aku sudah mencarinya." ucap Yena
"Kemana dia sepagi ini kenapa dia tak ada di kamarnya." ucap indah sambil menyiapkan sarapan
Sementara itu di sebuah hotel, tepatnya di kamar Helena tampak Helena sedang bersiap begitupun Roby yang berada di kamar sebelah
Roby yang sudah bersiap-siap langsung keluar dari kamarnya dan mengetuk kamar, mamanya
Kini Helena dan Roby sudah berada di dalam mobil mereka akan menuju rumah keluarga desalan
Sedangkan di kediaman David, tepatnya di dalam kamar Galang tampak sepasang kekasih di bawah selimut yang sama, masih asyik saling memberikan kehangatan
__ADS_1
Galang mengerjab matanya, kepalanya sedikit sakit melihat sekelilingnya, tapi kemudian dia menyadari sesuatu ada seseorang yang sedang memeluknya posesif
Mata Galang terbelalak saat menyadari tubuhnya polos dan ada seorang wanita di sampingnya, Galang spontan langsung melihat wanita yang tidur di dada bidangnya dengan tubuh yang sama-sama sepertinya polos satu hal yang pasti dia adalah Yema kekasihnya
Galang menutup matanya dia bingung apa yang terjadi padanya dan kenapa Yema bisa berada di dalam kamar tidurnya
Yema mengerjab tapi pandangannya terpaku pada dada seorang pria yang ada di depan wajahnya, spontan Yema langsung melihat ke atas mata Yema terbelalak ketika menyadari pria tersebut adalah Galang
"Apa yang terjadi kenapa aku berada di sini." tanya Yema yang belum menyadari bahwa dirinya dan Galang sedang sama-sama polos
Galang masih bungkam dia Bingun harus menjawab apa karena dia juga tidak tau bagaman Yema sampai berada di dalam kamarnya
Membuat Galang sontak terkejut, " apa yang terjadi?, apa yang sudah kau lakukan padaku." tanya Yema
"Aku juga tidak tau sayang tapi aku psti akan bertanggungjawab atas apa yang telah aku lakukan padamu." ucap Galang
Membuat Yema terdiam dan menangis, Galang langsung memeluk tubuh Yema spontan, tapi sialnya sang kereta cepat malah stom tak terkendali membuat Galang sakit kepala
__ADS_1
Sedangkan Yema yang merasakan sesuatu menempel di perutnya dan menusuk kuat membuatnya ingin memegang benda tersebut, Galang langsung melepaskan pelukannya, "sayang sebaiknya kita membersihkan tubuh kita karena aku akan menemui orang tuamu." ucap Galang.
Galang langsung bangkit menuju kamar mandi untuk mengeluarkan apra penumpang kereta miliknya
Hampir satu jam Galang berada di dalam kamar mandi, sedangkan Yema dengan sabar menunggu Galang sambil memikirkan apa yang terjadi semalam
Sementara itu di kediaman keluarga desalan, semua orang sedang mencari kebenaran Yema, Apalagi ponselnya masih berada di dalam kamarnya, membuat semua orang bingun akan keberadaan Yema
Desalan yang baru terbangun, merasa bingung karena semua orang tampakanya sedang sibuk mencari sesuatu
Desalan yang berpikir mungkin mereka sedang mencari barang dengan santai langsung menuju meja makan sambil mengambil koran untuk di baca, sesekali meminum kopi yang di siapkan oleh indah
Karena melihat istrinya juga tampak sibuk mencari membuat Desalan bingung
"Sebenarnya apa yang kalian cari sampai segitunya." ucap deslan
"Putri mu Yema menghilang dan kami sedang mencarinya." ucap indah
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya