TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
225


__ADS_3

Deni melihat soup yang dia bikin tampak penampilan yang hancur entah mana wortel dan kentangnya ayamnya yang sepertinya terlalu besar dan air soup nya seperti air kerang membuat Deni begidik ngeri melihat hasil karyanya tersebut


"Mama sebaiknya aku ganti baju dan mengulang memasak soup untuk Rose seperti soup ini tidak enak ." ucap Deni


"Tidak usah sayang ini sudah lumayan sekarang bersihkan tubuhmu dan bawa ini bersamamu." ucap mama Tika


Deni membersihkan tubuhnya setelah meletakkan soup yang di buatannya dia atas meja makan


Deni keluar lalu mengambil soup buatannya lalu membawa masuk ke dalam kamar di mana rose berada, tampak Rose Sedang menanti dirinya dengan Lewis yang setia mendampingi putrinya


Lewis Langsung menutup hidungnya saat Deni semakin mendekat sedangkan Rose semakin berbinar melihat Deni mendekat dengan mangkok yang berada di tangannya


"Bau apa ini kenapa busuk sekali." ucap Lewis


"Ayah ini sembarangan mana ada bau busuk yang ada baunya sangat wangi." ucap Rose sudah tak sabar memakan soup yang berada di tangan Deni

__ADS_1


"Sini berikan aku akan menyuapi Rose." ucap Lewis sambil merentangkan tangannya meminta soup yang di bawa oleh Deni


Wajah Lewis Langsung berubah ketika melihat masakan Deni, "apa kau sengaja ingin meracuni putri dan calon cucuku." ucap Lewis dengan kesal karena melihat soup itu seperti air keran


"Sayang sebaiknya ayah yang akan membuatkan mu soup untuk mu, ini tak layak konsumsi." ucap Lewis berniat bangkit dan membuang soup buatan Deni Rose Langsung menahan tangan ayahnya


"Ayah aku menginginkan soup itu dan aku ingin Deni yang meyuapai ku." ucap Rose


Membuat Lewis mau tidak mau menuruti keinginan putrinya sambil memberikan mangkuk tersebut pada Deni Lewis berbisik, " awas saja jika putri dan cucuku keracunan ku patahkan kau jadi dua." ucap Lewis lalu beralih tempat duduk dengan Deni


Deni grogi saat berada di hadapan rose apalagi Lewis terus melihat semua yang di lakukan oleh Deni


Sedangkan di sebuah markas tampak Gordo menautakan alisnya saat melihat sebuah foto


"Apa kau yakin ini adalah foto keluarga kerajaan." tanya Gordo

__ADS_1


"Iya yang mulia foto ini adalah foto keluarga kerajaan Benua." ucap pria tersebut


"Apa kau sedang bercanda denganku memperlihatkan foto yang hanya satu orang wajahnya yang tampak dengan jelas sedangkan yang lain wajahnya tampak tak jelas sama sekali." ucap Gordo


"Tapi hanya ini yang ditemukan orang yang mencari foto tentang keluarga kerajaan Benua ." ucap pria tersebut


Gordo mengehembuska nafasnya kasar lalu menatap tajam pria yang ada di hadapannya


"Apa gunanya aku membayar kalian mahal hanya untuk selembar foto saja kalian tak bisa mendapatkannya." ucap Gordo


"Maaf tuan tapi Sampai saat ini tak ada satupun orang yang mengetahui bagaimana wajah dari para pangeran dan putri kerajaan." ucap pria tersebut


"Bagaimana bisa kalian masih bertahan menjadi mafia hanya untuk sebuah foto saja kalian tak bisa melakukannya, haruskah aku sendiri yang turun tangan." ucap Gordo


"Maaf tuan kami sudah berusaha tapi entah bagaman kadang orang yang kami perintahkan setelah keluar selalu kehilangan ingatannya bahkan kadang menjadi gila." ucap pria tersebut

__ADS_1


"Kalian ini mana mungkin ada orang yang tiba-tiba hilang ingatan atau jadi gila hanya karena masuk sebuah istana buktinya para pelayan istana semua baik-baik saja." ucap Gordo


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2