
Mendengar perkataan istrinya sontak Lewis melihat bagian bawah tubuhnya betapa terkejutnya ia ketika menyadari bahwa dia hanya memakai ****** ***** saja tanpa mengenakan celana untuk menutupi asetnya yang tampak tercetak jelas
"Apa aku keluar dari rumah dengan keadaan seperti ini." tanya Lewis pada Tika sontak saja tika langsung menatap pada suaminya
"Memangnya kau pikir celanamu terkait dimana sampai kau bertanya seperti itu padaku." ucap Tika
Lewis menelan silvanya dengan kasar apalagi dia mengingat saat kelura melihat wajah para pelayan menunduk begitupun juga para pengawal di halaman depan rumah dia tak menyadari bahwa dia tidak memakai celana
"Terus apa yang aku harus aku lakukan masa aku harus masuk lagi ke dalam rumah dengan berpakaian seperti ini." tanya Lewis
"Di belakang ada selimut kau pakailah untuk menutupi tubuh bagian bawah mu aku ingin segera pergi ke rumah." Rose ucap Tika
__ADS_1
Aku ingin kau turun dan mengambil celanaku, aku aku juga ingin segera melihat Rose kau harus melakukannya kau akan berdosa jika tak menuruti perkataan suamimu ucap Lewis
Perkataan Lewis membuat Tika harus melakukannya mau tidak mau Tika akhirnya keluar dari mobil dan berjalan menuju kamar Mereka tampak para pelayan masih menahan senyum mereka, Tika langsung mengambil celana yang sudah tersedia diatas ranjang dan keluar dari kamarnya menuju ke mobil yang di mana ada Lewis di dalamnya
"Ini celana pakailah Aku tak ingin melihat lebih lama asetmu yang sudah menegang itu." ucap Tika
"Kau jangan pura-pura asetku ini yang selalu bisa memuaskan mu bahkan membuatmu menjerit." ucap Lewis
Tika lagi berbicara dia malas berdebat mengenai aset suaminya karena sudah pasti dia akan kalah perjalanan dari rumah Lewis ke rumah nenek Desi tak begitu jauh tak lama mereka sudah berada di pintu gerbang rumah nenek Desi
Lewis sedikit bingung melihat Deni yang juga terbaring di tempat tidur yang sama dengan Rose dengan keadaan yang sama Sebenarnya apa yang terjadi sampai mereka berdua terlihat seperti sedang pingsan bersama pikir Lewis
__ADS_1
"Apa yang terjadi kenapa mereka berdua berada di ranjang dengan keadaan pingsan bersama." tanya Lewis
Nenek Desi menatap kedua orang yang sedang terbaring di atas ranjang lalu melihat ke arah lewis. " yang satunya terbaring karena hamil sedangkan yang satunya terbaring karena terkejut mendengar istrinya hamil." ucap nenek Desi
Lewis Langsung mengeleng kepala melihat menantunya "dasar pria Cemen masa dengar istri hamil akan pingsan Giman kalau istri melahirkan." umpat Lewis sambil menatap Deni
Akhirnya Deni sadarkan diri dia melihat sekelilingnya dan orang pertama yang dilihatnya adalah wajah garang sang mertua siapa lagi kalau bukan Lewis Deni sangat terkejut apalagi Lewis menatapnya dengan tatapan yang sulit untuk diartikan kesal bercampur emosi membuat Deni semakin salah tingkah
"Apa kau yakin kau bisa menjaga putriku mendengarnya hamil saja kau langsung pingsan apalagi kalau dia akan melahirkan entah apa yang terjadi padamu." ucap Lewis
Deni hanya mengaruk kepalanya yang tidak gatal karena mendengar perkataan ayah mertuanya yang sedari dulu selalu mengagap salah semua yang di lakukan oleh Deni
__ADS_1
Rasanya Deni Ingin benyanyi mengapa alu selalu salah di matamu.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya