TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
54


__ADS_3

Coki langsung bergegas kembali ke hotel, dengan perasan tak menentu apa yang harus di katakanya pada, tuan rustam tentang ruang rahasia tempat semua barang-barang berharga curian mereka, sudah lenyap tak bersisa


Coki masuk ke dalam dan langsung menemui tuan rustam


Tuan rustam yang melihat keberadaan coki langsung bangkit dari tempat duduknya, rustam langsung melayangkan tanganannya ke wajah coki beberapa kali hingga tersungkur


"Apa yang sudah kau lakukan bodoh, kau melakukan kesalahan, yang membuat kehidupan putriku hancur." ucap." tuan rustam


Coki yang tadinya tertunduk langsung mengakat wajahnya dengan rasa terkejut yang luar biasa, bukanya dia sudah menyuruh orang kepercayaannya, untuk mengawasi semua yang mereka telah rencanakan


"Maksudnya tuan, aku sungguh tak mengerti." ucap coki


"Orang yang tidur dengan Rika adalah tuan Burhan bukan Galang dan semua ini terjadi karena kebodohanmu." ucap tuan Rustam


Coki sangat terkejut saat mengetahui fakta yang terjadi tadi malam, bukankah itu sangat kebetulan di saat yang sama barang-barang di ruang rahasia di curi


"Sekarang cepat kau jual di pasar gelap, barang-barang yang Sudja kita kumpulkan selam bertahun-tahun." ucap tuan rustam


Coki menelan silvanya, saat tuan rustam menyuruhnya untuk menjual barang-barang di ruang rahasia tersebut

__ADS_1


"Ada apa dengan wajahmu, apakah ada sesuatu yang tidak aku ketahui." tanyak tuan rustam


"Tuan se..e...se.. sebenarnya, barang-barang tersebut." ucapan coki tertahan di tenggorokannya


"Ada apa dengan barang-baranya, katakan dengan jelas, jangan bilang barang-barang tersebut di curi oleh orang lain, selain kau dan aku tak ada yang mengetahui ruang rahasia tersebut." ucap tuan rustam


"Maaf tuan barang-barang tersebut telah di curi semalam saat aku berada di tempat tersebut." ucap coki


Tuan rustam benar-benar murka dia memukul coki membabi-buta, dasar kamu bodoh, "apa kau tak Tau semua harta kita ada di situ, kita bukan Hanay miskin tapi akan menjadi pengemis." ucap tuan rustam


Coki hanya bisa terduduk di lantai,karena kebodohannya,erka kehilangan semuanya


Coki menceritakan segalanya pada tuan Rustam, mendengar cerita tersebut membuat tuan Rustam menautkan alisnya, "apa tuan Galang tau bahwa dia akan di jebak." Pikir tuan Rustam


"Sekarang kau bersiap kita akan mengatar anak dan istriku pulanga setelah itu kita akan pergi ke perusahaan B&B untuk bertemu tuan Galang ." ucap tuan rustam


Sementara Rika yang masih terguncang terus di temani ibunya, mereka meningalakan hotel, menuju rumah mewah milik Lusi yang suratannya telah di palsukan rustam atas namanya


Sementara Brian setelah mendapatkan, semau berkas-berkas asli harta miliki Lusi, bergegas memangil pengacaranya

__ADS_1


Sementara Lusi yang tanpa sengaja, meliahat seorang wanita setengah baya, sedang melihat-lihat apotik tersebut, Lusi langsung menghampiri wanita tersebut


"Maaf nyonya apa ada yang bisa aku bantu atau nyonya mencari sesuatu." tanyak Lusi dengan lembut


Wanita paruh baya itu tersenyum ramah pada Lusi, "kau sangat cantik, apa kau tinggal di dalam apotik." tanyak wanita paruh baya tersebut


"Iya nyonya, saya tinggal di dalam apotik." ucap Lusi sopan


"Bagaman kalau nyonya beristirahat sejenak di dalam apotik, sepertinya nyonya kelelahan." ucap Lusi


"Nona cantik, bisakah menolong ku, aku ingin pulang, tapi aku takut jika naik taksi sendiri." ucap wanita paruh baya tersebut


Membuat Lusi melihat ke dalam apotik tapi para karyawan tak ada yang Bernai menatap ke arah Lusi


Semua pengawal tersebut, sudah ketar ketir melihat yang terjadi di luar apotik


"Baiklah nyonya aku akan menemani anda sampai di rumah." ucap Lusi, membuat wanita tersebut langsung tersenyum sumringah


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2