
Kota Bogota di malam hari, angin bertiup sepoi sepoi. Udara sedikit hangat dan bulan bersinar terang. Suasana sangat mendukung untuk bermesraan. Irama musik La Cumbia mengiringa sebuah tarian rakyat yang berasal dari Kolombia, pesta rakyat sudah di mulai. Seluruh penduduk bogota bersuka cita.
Berbanding terbalik di Park House Bogota, beberapa jam yang lalu Kendrick sudah tiba di kediamannya. Mendapati Leyton dalam keadaan sakit, tubuh meringkuk tertutup selimut. Suhu tubuhnya tinggi, keringat dingin membasahi sekujur tubuhnya. Leyton di temani oleh mamanya, sebagai seorang ibu seharusnya dia lebih paham jika seorang anak kecil yang tengah sakit pertolongan apa yang seharusnya di berikan.
Wanita itu hanya menjaga putranya sambil menonton tayangan televisi kabel. Tetapi setelah di sadari Kendrick membuka pintu dan masuk kamar demi melihat kondisi Leyton, wanita itu berpura pura panik dan menjaga putranya.
Kendrick mengusap dahi Leyton.
"Demam tinggi."
"Iya!" Jawab istrinya ringan, terlihat kecemasan palsu di wajahnya.
"Iya? Apa sudah memanggil dokter?"
"Belum."
"Belum? Apa saja yang kamu lakukan? Apa kamu seorang ibu?" Kendrick mulai emosi.
"Eeem dia meminta supaya kamu yang ada di sisinya."
"Mengada ada! Lalu apa saja yang kamu lakukan di kamar Leyton!"
Kendrick menelepon dokter keluarga, melihat istrinya tidak melakukan apa apa hanya bisa mempercantik diri, Kendrick merasa muak. Bagaimana bisa wanita ini hamil anaknya?
"Keluar!"
Kendrick memerintahkan istrinya untuk keluar dari kamar Leyton. Sebenarnya wanita itu enggan meninggalkan kamar apalagi ada Kendrick di situ. Tapi dia tidak berani membantah.
Ternyata Kendrick mengikuti wanita itu di belakangnya.
"Berhenti!"
Tentu saja wanita itu merasa bangga, mungkin suaminya merasa menyesal mengusirnya.
Berhenti tepat di depan pintu kamar Leyton.
"Apa yang kamu lakukan kepada Noela?"
"Tidak! Kend aku tidak melakukan apa apa."
Lagi lagi wanita itu memanggil Kendrick dengan panggilan Kend, padahal hanya Elizabeth yang di ijinkannya.
__ADS_1
"Jangan pura pura bodoh. Cari mati hah?"
"Aku hanya melihat keadaannya itu saja."
"Keadaan apa? Jangan berlagak bodoh! Kamu tau Noela mengandung anakku. Jika terjadi sesuatu terhadapnya, kamu yang akan aku cari. Paham!"
Ucap Kendrick, jari jarinya menekan di leher istrinya. Memainkan leher jenjang itu hingga dia ketakutan. Tapi dasar wanita ular, dia balik memandang mata Kendrick dengan wajah sayunya. Seolah menantang dan merasa lemah.
Mendengar suaminya mengakui menghamili wanita lain hatinya seakan tertusuk sebilah pisau panas. Sakit dan marah, ingin sekali dia membunuh wanita itu. Tetapi bagaimana mungkin kedoknya sudah di ketahui Kendrick. Dia selalu di pandang sebelah mata, bahkan tidak di hargai. Tapi sesungguhnya dia memang tidak pantas di hargai.
Dia hanya sebagai istri pelengkap karena sudah membawa Leyton ke rumah ini. Dan itu juga akan terjadi kepada Noela.
Kendrick melepaskan cekikan pada leher istrinya, wanita itu bernafas dengan rakusnya.
Tak lama kemudian dokter keluarga datang. Maria mengantarnya hingga ke depan pintu kamar Leyton. Dokter dan Kendrick memasuki kamar Leyton, demam Leyton semakin tinggi, bahkan saat ini putra pewaris kerajaan bisnis Kend menggigil kedinginan.
Dokter memeriksanya secara seksama.
"Kenapa terlambat? Sepertinya dia radang. Untuk jelasnya harus di bawa ke rumah sakit agar bisa di ketahui sebab utamanya. Dan aku akan memberikan obat penurun panas. Jika dua jam demamnya belum hilang sebaiknya cepat di bawa ke rumah sakit." Ucap dokter itu.
Dokter itu pergi setelah Maria mengantarkannya hingga ke pintu utama, sementara Kendrick tetap siaga di samping Leyton. Setelah meminum obat yang di berikan dokter akhirnya demam Leyton berangsur menurun. Keperdulian Kendrick terhadap Leyton melebihi apapun, berbaring di samping buah hatinya memeluk tubuh putranya, demi memindahkan aliran panas.
Bahkan dia akan mencelakai pembantu jika tidak cakap dalam bekerja.
Kendrick tertidur di samping tubuh Leyton, tetapi menjelang pagi dia terbangun. Bayangan wajah Eliana masuk ke dalam mimpinya, mengganggu setiap deru nafasnya. Kendrick mengusap wajahnya kasar, tidak ada yang mampu mengalihkan pikirannya dari Eliana.
Leyton masih tertidur pulas, napasnya sudah mulai teratur. Demam sudah menurun.
Kendrick bangun dari tempat tidurnya, berjalan menuju ke balkon kamar, tubuhnya berada di Bogota namun pikirannya berada jauh di wilayah timur.
Sementara itu Noela sudah terbangun, pagi ini dia harus pergi ke rumah sakit. Usia kandungannya belum cukup tua, sehingga dia masih harus bekerja.
Noela terlihat energic, tidak tampak kelelahan, dan tetap semangat. Nampaknya kedatangan nyonya besar Kendrick tidak berpengaruh padanya.
Sehari yang lalu dia di datangi wanita nomor satu di Bogota, awalnya Noela terkejut dan sempat merasa takut. Namun setelah perdebatan dengan wanita itu, Noela merasa lega.
Nyonya besar Kendrick masuk ke ruangannya, cara membuka pintupun jauh dari kata sopan. Wanita itu membawa satu orang pengawal dengan menggunakan pakaian serba hitam.
Pintu di buka secara kasar oleh pengawal itu.
Noela terkejut, seketika dia langsung berdiri. Untung saja keadaan perutnya dalam keadaan baik baik saja.
__ADS_1
Nyonya Kendrick melihat bagian perut Noela, sedikit mengembung. Udara tiba tiba memanas, ingin rasanya menusuk perut wanita itu. Melenyapkan wanita yang merebut perhatian suaminya. Dia tidak suka bersaing dengan wanita suaminya, dia harus menjadi yang utama di hati Kendrick.
Noela sedikit grogi, tetapi demi anak di dalam perutnya dia haris berani. Noela paham baik dirinya atau wanita di depannya bukanlah wanita yang di cintai Kendrick. Sadar kebaradaan dirinya dan wanita di depannya hanya karena mengandung anak Kendrick.
"Wanita murahan! Bisa bisanya mengaku hamil anak Kendrick."
"Murahan? Siapa? Jangan berteriak, aku tidak tuli!"
"Lalu apa kalau tidak murahan?"
"Kamu lupa atau pura pura amnesia? Aku menjadi seperti ini karena ulahmu!"
"Tidak usah mengelak, kamu menikmati kehamilanmu kan?"
"Tentu saja, kamu yang menjebak Kendrick dengan afrodisiak, tapi sayangnya Kendrick memilihku untuk menuntaskan. Kasian!"
Nyonya besar Kendrick tampak Kesal. Nyali untuk merasa malu tidak ada sama sekali. Usahanya sudah terbongkar. Dia hanya butuh menguatkan posisinya agar dapat di samping Kendrick selamanya.
"Ok, kali ini kamu menang banyak. Aku memberikan penawaran buatmu, gugurkan anak itu! Aku bisa memberi apapun yang aku minta."
"Kamu cari mati! Katakan saja pada Kendrick! Katakan kamu ingin membunuh darah dagingnya! Ayo."
Noela menyodorkan ponselnya, menantang wanita itu untuk menghubungi Kendrick.
"Jangan kurang ajar. Matikan ponselmu!" Ucap Wanita itu.
"Tidak usah panik, aku belum menghubunginya. Tapi tenang saja Kendrick sudah tau kalau hari ini kamu mengunjungiku. Aku sudah memberi tau Matheo." Ucap Noela tenang.
Pengawal di belakang wanita itu maju ke depan hendak memukul Noela, tetapi nyonya besar Kendrick melarangnya.
"Embre cukup!" Teriak wanita itu. Embre kekasih Julia ternyata menjadi pengawal Pribadinya. Dia tidak cukup berani melukai Noela, jika Matheo sudah mengetahui hal ini tentu saja Kendrick sudah mendapatkan laporan.
"Sebaiknya kalian pergi dari sini. Karena kalau tidak aku akan memanggil keamanan untuk mengusirmu. Paham!"
Noela sebenarnya sangat takut, bagaiman kalau ancaman wanita di depannya benar benar terjadi.
Tetapi yang membuat wanita itu tersadar adalah karena ucapan Noela, antara dirinya dan Noela tidak ada yang di cintai Kendrick. Dia hanya butuh waspada dengan kembalinya Elizabeth. Karena jika benar Elizabeth kembali, dia tidak akan lagi dapat tempat di hati Kendrick.
Selamat menunaikan ibadah puasa. Mohon maaf lahir batin. Trimakasih untuk yang sudah meninggalkan jejak.
Gracias🥰
__ADS_1