
Rumah makan dengan nuansa tradisional tapi berkelas, dekorasi sederhana dengan hiasan warna warni. Kesejukan karena penempatan tanaman dan beberapa pot besar yang tertata rapi. Rumah makan cukup besar dan satu satunya di kota Kolombia yang menyajikan menu tempo dulu dengan penyajian bintang lima. Keramik serta peralatan makan di datangkan langsung dari daerah pinggiran Kolombia.
Satu ruangan VIP sudah di siapkan untuk keluarga pemilik yaitu keluarga bos Kendrick.
Saat ini Carlos Eman dan Luci duduk bersebelahan, di belakangnya Santa berdiri menjaga ke duanya. Carlos merasa malu, dulu pernah berbuat jahat dan kasar pada Kendrick, tetapi sekarang dia di perlakukan baik olehnya. Bahkan menjamin keamanan dan keselamatan dari incaran Jade Eman.
Ke duanya sama sama tidak sabar menunggu kedatangan Kendrick beserta rombongan.
Beberapa saat kemudian ada kepala pelayan membuka pintu kaca tidak tembus pandang, Kendrick masuk di ikuti Elizabeth dan Eva juga Leyton dan Nina. Tampak ada Matheo dan Julia.
Carlos dan Luci seketika berdiri, menundukkan kepala terhadap Kendrick. Pertemuan yang cukup haru bagi Elizabeth, tapi tidak dengan Eva. Mereka berpelukan, saat Eva memeluk Luci, ada sindiran yang keluar dari mulut Eva.
"Sudah aku bilang mama jangan kembali!" Bisik Eva tepat di telinga Luci. Kembalinya Luci tentu berakibat tidak baik bagi Eva, karena sebagian besar rahasia Eva berada di tangan Luci.
Tapi Luci sekarang bukanlah Luci yang dulu, dia akan bersikap adil untuk ke dua putrinya. Tentu saja sikap Luci berubah, karena dia sudah menikahi Carlos, ayah kandung Elizabeth!
Luci tidak tinggal diam, dia juga membalas ucapan Eva.
"Jangan berani berani menyakiti adikmu! Kalau tidak, rahasiamu akan menjadi konsumsi umum! Apa kamu tidak cukup puas dengan Jade? Ingat itu, jadi bersikap baik pada adikmu. Berbagi suami dengan adil! Kalau tidak kamu tidak akan mendapatkan apa apa." Balas Luci di telinga Eva. Keduanya memang ratu drama, pura pura terharu dan menangis. Tidak ada yang sadar dengan suasana itu tapi berbeda dengan Kendrick. Dia melihat gelagat ke duanya sama sama menegang.
Tapi berbanding terbalik pada saat Luci memeluk Elizabeth, tatapan mata yang tulus dan air mata seorang ibu. Benar benar bukan drama. Ucapan penyesalan keluar dari mulut Luci.
'Maafkan mama.' Hanya itu yang sanggup keluar dari mulut Luci, kalimat yang memuat Elizabeth tidak mengerti adalah kalimat 'Mama akan mengembalikan semua pada tempatnya.' Maksud kalimat Luci apa? Apa yang harus di kembalikan pada tempatnya? Karena pertemuan yang singkat ini, Elizabeth masih menunda pertanyaan.
Carlos tidak sanggup berkata apa apa, lelaki tua itu menitikkan air mata.
Kendrick melihat interaksi mereka dengan wajah dinginnya.
__ADS_1
Saat Elizabeth membalikkan kepalanya dia melihat sosok wanita yang di kenalnya, Santa. Elizabeth memeluk wanita itu, kemudian memandang wajah Kendrick. Kali ini Kendrick memberikan senyuman, ada kepuasan pada diri Elizabeth.
Leyton dan Nina mendekati Carlos dan Luci, memberikan hormat kepada nenek dan kakeknya. Mereka membawa hadiah berupa ukiran bunga lotus yang terbuat dari emas dan di bungkus dengan kaca tebal. Tentunya Luci menerima dengan ke dua tangannya, dia sangat senang dengan hadiah itu.
Eva mencibir tidak suka, mamanya masih saja mata duitan, mana mungkin menolak hadiah semahal itu? Cibiran Eva mudah di baca oleh Kendrick. Kendrick memang sudah mengatur sedemikian rupa. Menciptakan permusuhan di antara keduanya agar mereka tidak ada kesempatan untuk menyakiti Elizabeth. Dan berhasil!
Menu spesial D'Arturo adalah masakan khas Kolombia, tetapi yang paling terkenal keenakannya adalah changua dan arepa. Arepa adalah makanan utama khas Kolombia, arepa memiliki arti ‘kue jagung’ dan menjadi salah satu sajian yang sangat nikmat dan digemari banyak orang.
Leyton sangat menyukai makanan itu, karena posisi duduk Leyton tidak jauh dari Luci, maka sebagai nenek dia membantu menuangkan kuah saos. Nina merasa iri, ini pertama kalinya dia bertemu dengan orang terdekat selain Julia.
"Nenek apakah kamu bisa membantuku? Bukankah aku juga cucumu?"
"Tentu saja." Jawab Luci dengan senyum tulus, sejurus kemudian dia merubah ekspresi wajahnya saat ekor matanya menangkap kekesalan di wajah Eva.
Kemudian Luci menuangkan kuah saos di atas piring Nina berisi hidangan arepa. Sama seperri yang di lakukan terhadap Leyton.
"Apakah masih kurang?" Tanya Luci kepada ke duanya. Mereka menjawab dengan gelengan kepala.
"Maksudnya? Bukankah mereka memang harus baik." Sela Eva.
Luci tidak menanggapi, kedua tangannya membelai kepala cucunya.
Makan malam sedikit menegangkan, ada kekakuan di antara mereka. Luci berpamitan menuju toilet, untuk buang air kecil. Elizabeth menawarkan diri untuk mengantarkannya tetapi Luci menolak.
Luci keluar dari ruang VIP menuju toilet, di bilik kecil itu dia membuang hajatnya, saat membuka pintu hendak kembali kembali ke ruang VIP, sebuah tangan halus menghentikannya.
"Apa maksud ucapan mama?"
__ADS_1
"Ucapan yang mana?"
Luci berusaha melepaskan cekalan tangan Eva tetapi Luci terlalu kuat.
"Aku tidak segan segan menyingkirkan mama, jika sampai Kendrick tau rahasia itu."
"Jangan coba coba mengancamku, jika tidak aku akan..." Ucap Luci, tapi sebelum kalimatnya selesai, tanpa sengaja Julia memasuki kamar kecil. Luci dan Eva berusaha bicara santai agar Julia tidak curiga.
"Apa tidak ada tempat lain untuk membicarakan siasat kalian." Sindir Julia tenang. Ke duanya sama sama kesal.
******
Sebelumnya Secara kebetulan Matheo dan Julia datang ke kastil barat. Karena bertepatan acara makan malam di D'Arturo, maka Elizabeth mengajak mereka untuk bergabung. Beberapa saat sebelumnya Elizabeth masih kesal pada Kendrick karena sudah membunuh orang terdekatnya. Ternyata Semua tidak seburuk yang dia kira. Santa dan Juan masih hidup. Bahkan Kendrick memulihkan perusahaan milik Juan yang sempat ambruk.
Saat Julia mengatakan kalau Kendrick melakukan tes DNA pada Nina. Yang membuat dirinya terkejut adalah hasil tes itu. Ternyata kecocokan hasil tes DNA 99% sesuai. Dengan kata lain Nina adalah benih dari Kendrick. Saat itu Elizabeth merutuki kebodohannya, mengapa dia tidak melakukan tes DNA jauh sebelumnya, dia tidak cukup berani melakukan itu. Tindakannya menyembunyikan Nina dari Kendrick adalah kebodohanya yang fatal.
Kendrick tidak seburuk yang dia kira. Pada saat itu Elizabeth masuk ke dalam ruang kerja Kendrick, mendorong pintu dengan keras. Marco juga berada di ruangan yang sama dengan Kendrick. Elizabeth berjalan cepat kemudian memeluk Kendrick.
Kendrick merasa heran, untuk apa Elizabeth melakukan itu, padahal sebelumnya Elizabeth sangat membencinya.
Mengetahui kejadian itu, Marco memundurkan langkahnya keluar ruangan dan menutup pintu. Marco merasa sebagai nyamuk penggigit kulit kerbau, tak tau malu!
"Ada apa? Kenapa sikapmu berubah ubah?" Tanya Kendrick tangan kanannya mengelus perut Elizabeth.
"Kenapa kamu merahasiakannya selama ini?" Tanya Elizabeth manja.
"Rahasia apa?" Tanya Kendrick, menepuk nepuk pahanya agar Elizabeth duduk di atas pangkuannya.
__ADS_1
"Tentang tes DNA Nina." Ucap Elizabeth malu malu.
Kendrick terkejut, rahasia ini terlalu cepat terbongkar. Sebenarnya Kendrick akan menggunakan status Nina, jika Elizabeth kembali melarikan diri. Tetapi rahasia sudah terbongkar. Mau bagaimana lagi.