Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Sobekan Kain


__ADS_3

Suasana rumah sakit yang sepi di tambah guyuran hujan sejak sore hari, tanah basah dan langit yang gelap membuat siapun sangat malas untuk keluar rumah.


Pencarian Elizabeth masih di lanjutkan, meskipun cuaca tidak mendukung, petugas penyelamat laut tetap melanjutkan pencarian. Pengawal bahkan di kerahkan ke tempat kejadian. Belum ada titik terang mengenai keberadaan Elizabeth baik mati ataupun hidup. Kendrick mulai putus asa, tetapi ucapan Noela yang mengatakan Elizabeth masih hidup adalah semangat buatnya walaupun kemungkinan keberuntungan hanya sekian persen, merubah keraguannya menjadi semangat lagi.


Kendrick masih duduk sendiri berdiam diri menundukkan kepalanya, ke dua tangannya bersilangan. Tidak jauh darinya Matheo juga duduk dengan posisi yang sama, ke duanya tidak mengeluarkan sepatah katapun.


Sementara Marco mengantar Julia, Nina dan Maria ke penginapan pantai.


Kendrick menyisir rambut dengan ke lima jarinya, kemudian mengacak ngacaknya lagi. Pikirannya tumpul, tidak tau apa lagi yang harus di lakukan.


Ke dua manusia itu saling membisu, terdiam dalam pemikiran masing masing.


Perjuangan Noela demi melahirkan keturunan Kendrick benar benar mengagumkan. Kendrick tidak mungkin menyia nyiakan Noela karena satu ginjal wanita itu ada di dalam dirinya, tetapi untuk mencintai wanita itu sangat sulit. Hatinya sudah terisi nama lain.


Masih teringat kalimat Noela sesaat sebelum di operasi.


"Masih ada satu berkas lagi yang belum kamu baca."


Kendrick menarik berkas itu dari sampul amplop warna coklat Kemudian terlihat tulisan cetak dengan abjad yang jelas.


'Hasil Identifikasi DNA'


"Apa maksud semua ini?" Tanya Kendrick tak mengerti. Dia menatap mata Noela seakan mencari jawaban. Di surat pernyataan tertulis, angka kecocokan DNA Nina mendekati angka 99%. Tetapi nama pembanding tidak tertulis dengan jelas.


"Aku membandingkan DNA kamu dan DNA Nina. Aku tau tidak menuliskan nama kamu di surat laporan. Aku masih memikirkan keselamatan Nina dan juga reputasi kamu. Tapi jika kamu ragu, kamu bisa melakukan tes DNA ulang.


Seketika Kendrick berdiri dari kursinya, hingga kursi yang di tempatinya terpelanting.


"Kendrick maafkan aku, sebenarnya sejak lama aku mencurigai ini. Karena sifat dan sikap Nina sangat mirip denganmu. Jadi aku mohon maafkan aku." Ucap Noela gemetar, ketakutan dengan ekspresi Kendrick.


"Siapa yang mengetahui tentang ini?" Selidik Kendrick dengan wajah menyelidik.

__ADS_1


"Aku...." Jawab Noela mulai ragu, sepertinya keputusannya melukai hati Kendrick. Tetapi hal ini harus cepat terbongkar.


"Noela katakan sebelum aku bertindak lebih." Kendrick mulai mendesak kejujuran Noela, Kendrick mengenal watak Noela. Wanita ini tidak bisa berbohong.


"Sebenarnya Matheo dan Julia menutupi jati diri Nina demi keselamatan anak itu." Noela meringis menahan perutnya yang sakit.


"Dari?" Selidik Kendrick.


"Darimu dan Eva." Kendrick meremas kertas itu, ada kemarahan karena sudah di bohongi.


"Tapi mereka juga tidak tau kalau Nina adalah darah dagingmu, termasuk Elizabeth. Setahu mereka Nina anak hasil perkosaan Duarte. Aku memiliki inisiatif sendiri." Noela mencoba meyakinkan Kendrick. Noela tau sangatlah sulit tapi demi Elizaneth dan Nina dia harus berusaha.


"Jangan membual. Mereka sudah membohongi aku." Seperti biasa Kendrick dengan emosi.


"Kendrick kamu berjanji tidak murka." Noela mencoba mengingatkan janji Kendrick


"Mengetahui kebohongan ini aku tidak boleh marah? Bahkan beberapa hari yang lalu aku berniat menyingkirkan anak itu karena sudah merebut perhatian Eliku!"


"Kendrick!" Bentak Noela, dia terkejut dengan kalimat yang di ucapkan Kendeick. Menarik tangan Kendrick dan menggenggamnya.


Saat ini tinggal Kendrick dan Matheo yang menjaga Noela.


"Kenapa kamu melakukan ini padaku? Karena tindakan dan kebodohanku, bahkan beberapa hari yang lalu aku berniat menyingkirkan Nina." Suara Kendrick yang berat penuh penyesalan. Menutup wajahnya dengan ke dua tangan.


Matheo bergidik ngeri mendengar ucapan Kendrick, berniat membunuh Nina padahal setau Kendrick Nina adalah anak Julia, lalu setega itukah Kendrick. Hanya karena Elizabeth lebih perhatian kepada Nina di banding kepada Kendrick. Nina masih kecil tetapi dia hampir kehilangan nyawa gara gara perhatian Elizabeth.


Kendrick bukan bayi gede, kenapa harus cemburu?


"Kalian menganggap aku orang bodoh. Menyembunyikan kenyataan kalau Nina putri dari Eli, bahkan dia darah dagingku."


"Sungguh aku tidak berniat membohongimu, bahkan sampai sekarang Elizabeth belum mengetahui kalu Nina adalah darah dagingmu. Dia terlalu takut untuk menyelidiki kebenaran siapa ayah dari Nina. Yang dia yakini Nina adalah hasil perkosaan."

__ADS_1


"Lalu kenapa kalian bersengkongkol tentang Nina anak kandung dari Elizabeth? Bahkan kalian juga mengatakan padaku kalau Nina anak dari Julia. Brengsek!"


"Apa kamu lupa? Atau pura pura amnesia? Bagaimana kamu memperlakukan Elizabeth selama ini? Tentu sebagai wanita merasa takut, niat Elizabeth menyembunyikan Nina demi untuk melindunginya, melindungi dari kamu." Mendengar jawaban Matheo, Kendrick menundukkan kepala, seorang kepala Mafia yang arogan bisa sesedih ini? Benar ucapan Matheo, dia pernah berlaku kejam bahkan berniat menjual Elizabeth. Elizabeth takut Nina akan mengalami nasib yang sama seperti dirinya.


Telepon Matheo berdering, nama Marco tertera di sana. Ternyata Marco menanyakan keberadaan Kendrick, karena sedari tadi Marco menghubungi ponsel Kendrick sama sekali tidak bisa di terhubung. Akhirnya Matheo memberikan ponselnya pada Kendrick.


"Beri kabar baik!" Bentak Kendrick.


"Emmm, bos sudah di temukan tapi hanya potongan pakaiannya saja."


"Lalu untuk apa kamu melapor kalau hanya menemukan sobekan kain. Cari sampai dapat!" Bentak Kendrick, kesal dengan Marco.


"Cuaca sangat buruk, saat ini hari sudah malam, penyelamat laut menghentikan pencarian. Mereka akan melanjutkan lagi besok pagi." Lapor Marco ragu ragu.


"Siapa yang mengijinkan? Katakan! Sampai aku mengatakan stop kalian baru bisa berhenti paham? Jika mereka tidak mau tembak saja kepalanya." Lagi lagi mulut Kendrick keluar kalimat sadis.


Marco tidak menjawab, sambungan telepon sudah terputus. Matheo hanya menggelengkan kepalanya.


Kendrick terlihat makin kesal, melemparkan sapu tangan ke wajah Matheo.


"Bersihkan darah di pelipis dan hidungmu, mengganggu penglihatanku saja." Sindir Kendrick.


"Brengsek." Ucap Matheo kemudian mulai mengusap wajahnya dengan saputangan milik Kendrick. Setelah di rasa cukup Matheo mengembalikan sapu tangan itu kepada Kendrick.


"Kamu kira aku apa, pemulung? Buang saja saputangan itu, menjijikkan!"


Kendrick meluruskan punggungnya akibat kelelahan. Ingin rasanya pergi ke pantai untuk mencari keberadaan Elizabeth, tetapi tidak mungkin baginya meninggalkan Noela sendirian. Cukup baginya melukai hati Noela. Jangan di tambah lagi.


Matheo menyodorkan sebungkus roti kecil kepada Kendrick dan segelas kopi panas.


"Makanlah, kamu butuh energi. hanya ini yang bisa aku beli, kota ini benar benar sepi kalau malam."

__ADS_1


Kendrick menerima pemberian Matheo dan mulai memakannya.


Sudah hampir satu jam, tetapi operasi Noela belum juga selesai. Ada kekuwatiran terhadap wanita itu, kondisi Noela saat kehamilan sangat lemah.


__ADS_2