Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Hukuman buat Nina


__ADS_3

"Elizabeth! Saat ini Nina membutuhkanmu!" Teriak Julia. Ucapan Julia menyadarkannya, sesuatu terjadi pada Nina. Keheningan sesaat, Julia menarik pergelangan tangannya, Matheo bahkan tidak menyapa Kendrick sama sekali, dua laki laki yang biasanya berhubungan baik bahkan tidak bertegur sapa. Kekakuan antara ke duanya bahkan di tangkap langsung oleh Elizabeth. Elizabeth masih belum menemukan jawaban, bahkan di dalam kendaraan yang di kemudikan oleh Matheopun terasa hening.


Tapi yang paling di sadari oleh Elizabeth adalah sikap Julia yang sedikit kasar padanya, Elizabeth bahkan mengerutkan hatinya, dia sedikit kesal. Apa karena Julia menjemputnya sehingga mampu membentaknya? Bahkan sekarang Julia mendiamkannya. Matheo melirik Julia yang tengah duduk di kursi co pilot. Matheo mengerutkan dahinya, jika terlihat seperti memberikan kode pada wanitanya agar memulai untuk berbicara. Belum juga Julia membuka bibirnya, Elizabeth sudah memulai pembicaraan.


"Julia, apa yang kamu maksud Nina lebih membutuhkanku? Sesuatu terjadi di kastil? Apa Nina sakit? Atau sesuatu terjadi padanya?" Elizabeth bertanya tentatang keadaan Nina, tapi matanya sama sekali tidak melihat ke arah Julia, pandangannya jatuh pada suasana jalanan yang tengah di lewati, gelap dan sepi. Sesakali terlihat gelandangan yang tertidur di trotoar.


Julia masih diam membisu, sesekali menghembuskan wajahnya kesal. Tapi sekian lama menahan diri akhirnya bibirnya mengeluarkan kalimat yang membuat Elizabeth menyadari kalau dia dan buah hatinya tidak baik baik saja.


"Kendrick menghukum Nina."


"Apa maksud ucapan kamu?" Elizabeth mulai tidak tenang, meremas gaun pesta yang di kenakannya. Memajugan posisi duduknya mendekati Julia, tangan kanannya meraih bahu Julia dan menggoyang goyangkannya.


"Katakan! Kesalahan apa yang di lakukan Nina hingga Kendrick menghukumnya?"


Julia akhirnya menceritakan kejadian yang di alami Noela. Saat pesta berhenti dan para tamu di pulangkan, padahal acara itu baru berlangsung beberapa saat, bahkan belum sampai acara puncak, karena tragedi jatuhnya Eva dari balkon. Tak berselang lama suara teriakan di barengi benda jatuh terdengar dari kamar Noela. Sebagian besar penghuni kastil berlari untuk melihat kejadian apa yang menimpa Noela.


Tak terkecuali Julia dan Matheo.


Saat itu situasi kamar Noela begitu kacau, pecahan piring kristal dan guci berserakan. Tubuh Noela jatuh di atas pecahan kristal itu. Luka berdarah di sekujur tubuh Noela. Noela menangis kesakitan, karena tubuhnya yang lumpuh, tentu saja menyulitkan dia untuk menghindari pecahan piring kristal itu, semakin dia bergerak semakin bertambah banyak luka di tubuhnya.


Kendrick berlari menyelamatkan Noela, dia tidak perduli menginjak pecahan kristal, untung saja dia menggunakan sepatu pantovel hitam sehingga menyelamatkan telapak kakinya.


"Noela, ada apa denganmu?"


Noela tidak menjawab, dia hanya menangis kesakitan. Air matanya tak berhenti mengalir. Sekujur tubuhnya penuh luka, bahkan pecahan kaca itu menembus hingga ke dalam kulit. Kendrick menyangga kepala Noela di atas pahanya, pemandangan seperti itu dapat di artikan kalau Kendrick sangat menguwatirkan kondisi istri ke duanya. Di samping tubuh Noela terdapat cermin besar yang menempel di dinding, Noela melihat pantulan cermin itu, sudut bibirnya sebaris naik ke atas bahkan menyerupai seringaian dan rintihan. Sesekali dia menghirup aroma tubuh Kendrick yang sangat di rindukan.

__ADS_1


"Di mana pelayan? Maria!" Kendrick berteriak kencang memanggil nama Maria, selama ini mempercayakan perawatan Noela dan Eliana kecil kepada Maria.


Maria mendekat ketakutan, dia memegang baskom berisi air hangat.


"Bodoh! Dari mana saja kamu!" Bentak Kendrick, dia terlihat kuwatir dengan Kondisi Noela, kemudian Kendrick mengangkat tubuh ringkih Noela dan mengangkatnya ke tempat tidur. Seprei putih itu bahkan berubah warna merah, meninggalkan bercak berbentuk bunga tak beraturan.


"Marco cepat panggil dokter!" Bentak Kendrick, dia bahkan meringis melihat pecahan kristal masih menancap di sebagian besar kulit Noela.


"Sudah dalam perjalanan bos. Tapi saat ini dokter tengah bersama nyonya Elizabeth menuju rumah sakit."


"Bodoh! Suruh dokter ke mari sekarang. Biarkan Elizabeth mengantar Eva ke rumah sakit toh di sana banyak dokter yang akan menolongnya, suruh ke sini sekarang!" Ucap Kendrick sarkas, di belakangnya Julia dan Matheo menatap tak suka. Julia hendak membantah perintah Kendrick kepada Marco tetapi tiba tiba tangannya di cekal Matheo.


"Kendrick!" Ucap Matheo, dia hendak mengatakan keputusan Kendrick salah. Tetapi saat itu suasana sangat kacau. Para pelayan tidak ada yang berani mendekati kamar Noela. Semua hanya berkumpul di depan pintu. Julia berinisiatif memerintah satu orang pelayan agar menyapu pecahan piring kristal itu. Sejatinya dia tidak menyukai tindakan Kendrick.


"Tapi tuan tadi saya di perintahkan nyonya untuk mengambil air hangat di belakang, lagi pula saya meninggalkan nyonya Noela bersama nona Nina." Ucap Maria ketakutan. Bahkan tangannyapun bergetar, keringat dingin membasahi dahinya. Sesekali dia menatap wajah Noela seakan meminta bantuan.


"Nina? Untuk apa dia kemari? Bukannya seharusnya berada di tengah pesta?" Tanya Kendrick. Bahkan dia tau peristiwa jatuhnya Eva dari balkon, para pelayan langsung mengajak Nina ke dalam kastil dan berada di kamar?


"Kendrick jangan salahkan Nina, dia tidak sengaja." Ucap Noela menangis.


"Apa maksudnya tidak sengaja? Katakan!"


"Maafkan aku, Nina hanya ingin mengantarkan makanan untukku, saat itu aku sudah mengatakan padanya agar meletakkan makanan itu di atas nakas, bukannya aku menolak tapi aku masih kenyang, tapi sepertinya Nina...." Ucap Noela lirih dia tidak melanjutkan. Dari kalimat lanjutan itu dapat di artikan kalau Nina sengaja menjatuhkan piring kristal kemudian mendorong Noela ke lantai.


Marco menyodorkan rekaman CCTV di ponselnya pada Kendrick, dalam rekaman itu dapat dilihat Nina memasuki kamar Noela tak beberapa lama Maria meninggalkan kamar.

__ADS_1


Rekaman tidak menunjukkan apa apa hanya gambar tak bergerak, sepuluh menit kemudian Nina berlari keluar dengan ketakutan.


"Kendrick! Kamu tidak mempercayai ucapan Noela begitu saja bukan?" Teriak Julia. Dia mulai melihat gelagat Noela yang tidak benar. Julia menatap wajah Noela tidak senang.


"Kendrick, ucapan Julia benar. Rekaman CCTV itu tidak membuktikan apa apa." Potong Matheo membela Julia. Sayangnya Kendrick tidak mempercayai itu.


"Panggil Nina." Perintah Kendrick kepada Maria.


"Kendrick kamu tidak serius kan? Hanya karena ucapan Noela kamu akan menghukum putrimu?" Ucap Julia tak suka, dia menangkap cibiran Noela, sayang Kendrick tidak melihatnya.


Tak beberapa lama Maria kembali tanpa Nina, dia berlari ketakutan.


"Tuan, nona Nina mengunci dirinya di kamar mandi, terdengar suara tangisan dari dalam, nona Nina tidak mau membuka pintu, saya sudah mencoba membuka dari sisi luar pintu, tapi tetap tidak bisa."


Kendrick tidak suka, menganggap Nina sudah berani membantah dan nakal.


"Kalau begitu sekalian jangan boleh keluar sampai pagi!"


"Kendrick kamu tidak serius kan? Dia masih kecil!" Ucap Julia.


Noela memotong pembicaraan keduanya, dia menangis dan merintih, Kendrick menoleh dan melihat kondisi Noela.


"Kendrick aku kesakitan, antar aku ke rumah sakit." Ucap Noela, dia mencoba mengalihkan kalimat Julia agar Kendrick tidak menerima maksud Julia.


Tidak menunggu lama Kendrick langsung menggendong tubuh Noela menuju rumah sakit.

__ADS_1


__ADS_2