
"Berjanjilah padaku untuk melupakan hal ini." Ucap Kendrick kepada dokter pribadinya, dokter yang sudah menjadi sahabatnya sejak lama. Dokter itu adalah Noela.
Noela menggigit bibir bawahnya, matanya mulai mengkristal, tetapi dia mencoba tersenyum, demi menutupi rasa sedihnya. Noela dalam keadaan tanpa busana, hanya tertutup selembar selimut tebal tanpa corak. Kendrick duduk di ujung kasur tempat pergumulan mereka semalam, dia sudah mengenakan pakaian lengkap.
"Tenang saja, toh walaupun aku melakukan untuk pertama kalinya tapi aku bukan anak kemarin sore, hanya mencoba membantumu saja." Ucap Noela, kalimat 'Membantu' sebenarnya tidak pantas karena melakukan hubungan seperti itu di dasari oleh napsu belaka imbas jebakan berupa afrodisiak yang di berikan oleh nyonya Kendrick.
"Ya itu benar, maafkan aku." Ucap Kendrick mencoba mencari kalimat pembenaran. Seandainya dia bisa memutar waktu tentu akan memilih tidak mengikuti perjamuan anak dan istrinya.
"Tidak! Kamu tidak perlu meminta maaf." Noela mengucapkan dengan lirih, hatinya benar benar hancur, mencoba tegar demi menutupi kesedihannya. Bagaimanapun juga Kendrick adalah lelaki yang di cintainya secara sembunyi sembunyi.
"Apakah kamu dalam masa subur?" Selidik Kendrick.
"Oh. Tidak, aku dokter dan tau apa yang harus aku lakukan, jadi kamu tenang saja." Gelengan kepala Noela mencoba meyakinkan.
"Tetapi bila suatu saat nanti kamu..."
"Tidak, jangan berpikir begitu, jangan berpikir terlalu jauh. Aku tidak akan merepotkan kamu."
"Tentu aku akan bertanggung jawab Jika sampai itu terjadi, hanya saja aku tidak bisa menikahimu."
"Aku tau, tidak usah mengungkapkan alasanmu."
"Ya, aku masih sangat mencintai Eliku."
Hati Noela seakan di tusuk oleh senjata tajam, bahkan seperti pisau beracun. Belum lama dia menyerahkan kegadisannya kepada lelaki yang di cintainya tapi ternyata dia belum cukup tegar untuk memahami ini.
"Tapi kita masih tetap berteman kan?"
"Tentu saja, kamu adalah temanku yang terbaik." Ucap Kendrick yakin.
__ADS_1
Ke duanya berpelukan, tidak ada rasa sedikitpun di hati Kendrick. Kendrick menyesal sudah menghancurkan masa depan teman baiknya, bagaimana jika Matheo tau, setau Kendrick, Matheo menyukai Noela sejak lama.
Kendrick memberikan handuk mandi berwarna putih miliknya kepada Noela, Noela menerimanya dan langsung mengenakannya tanpa membuka selimut tebal yang menempel di tubuhnya.
Noela berjalan tertatih ke kamar mandi, Kendrick berusaha membantu, tetapi Noela memberikan kode penolakan. Dia tidak mau perhatian Kendrick kepadanya membuat hatinya semakin terperosok ke dalam jurang kesakitan.
"Aku bisa, tidak masalah." Ucap Noela singkat namun senyum kepalsuan menutupi hatinya yang sakit, berdebar tanpa alasan. Senang tapi bukan yang di harapkan, kecewa tapi dia penuh keiklasan.
Noela memasuki kamar mandi, menutup pintu rapat rapat, melepas handuk mandi warna putih dan terlihat sedikit kedodoran, mengguyur tubuhnya dengan air dingin yang keluar dari tetesan air shower, dia tidak mau mencampurnya dengan air hangat, demi menghilangkan sakit hatinya dia lebih memilih air dingin, membiarkan dirinya membeku, padahal cuaca pagi ini tidak mendukung. Tubuhnya menggigil tetapi ini lebih baik. Air matanya mengalir deras, dia tidak mau kesedihannya di ketahui oleh Kendrick. Wajahnya tak secantik istri Kendrick, bodinya tak semolek kekasih Kendrick. Tetapi kenapa Noela merasa kalau dia tak berhak untuk jatuh cinta dan bahagia? Sekarang dia sudah menyerahkan satu satunya miliknya yang berharga, pengorbanan yang paling besar, tetapi tetap tidak membuat perasaan Kendrick terbuka.
Cukup lama Noela di dalam kamar mandi, Kendrick mulai merasa kuwatir, dia mengetuk pintu kamar mandi yang ada di dalam kamarnya.
'Tok'
'Tok'
"Noe... Apa masih lama?"
"Kenapa lama?"
"Emmm mengeringkan rambut."
Kendrick tau kalau mata Elizabeth terlihat sembab. Kendrick merasa tidak enak.
"Kita makan di bawah." Ucap Kendrick, gaya bicaranya sangat sopan untuk laki laki sebreksek Kendrick.
"Tidak, trimakasih. Aku harus tiba di rumah sakit sepuluh menit lagi. Bisakah kamu mengantarku sampai ke mobilku."
"Tentu saja Noe. Ayo." Kendrick tidak mau memaksakan kehendak, walaupun dia tau kalau Noela sengaja menghindarinya. Setelah kepergian Noela dia langsung berjalan dengan langkah yang begitu cepat, dia harus menemui istrinya. Bahkan janji sarapan pagi bersama Leyton juga di lupakannya.
__ADS_1
"Di mana nyonya?" Tanya Kendrick saat memasuki kastil bagian timur. Pelayan itu hanya menundukkan kepalanya sambil jarinya menunjukkan suatu arah. Ternyata wanita itu tengah bersama putra kesayanggannya, bukankah tadi dia melihat Leyton berada di kastil barat? Mengapa sekarang dia di sini bersama wanita itu.
Wanita itu terlihat perhatian kepada Leyton, menyuapi anaknya dengan sup kesukaannya. Dia pintar memainkan peranannya demi menutupi kesalahan yang telah dia lakukan.
Kemarahan Kendrick nampak di wajahnya, matanya memerah dan ke dua tangannya mengepal. Leyton menyadari itu.
"Papa?"
Kendrick mendadak bingung rencana apa lagi ini, bahkan Leyton juga di racuni.
"Maria, gantikan nyonyamu!" Ucap Kendrick kepada Maria yang tengah berdiri di belakan Leyton.
"Ikut aku." Ucap Kendrick datar, Wanita itu berusaha tenang. Konsekwensi memang harus di terima. Saat semalam dengan keberanian memasukkan serbuk afrodisiak kedalam juice yang di sodorkan kepada Kendrick. Dengan alasan Juice bikinan Leyton tentu saja Kendrick langsung menghabiskannya. Tetapi di rasa rasa obat itu tak berefek sama sekali, secara diam diam wanita itu kembali memasukkan serbuk ke dalam sup sarang burung. Bisa di bayangkan efek dari afrodisiak, Kendrick tidak bisa mengendalikan hasratnya. Darahnya mendidih tanpa sebab. Matanya nanar seperti singa yang kehausan, nafasnya tersengal, tenggorokan yang kering. Sesuatu menjalar hingga ke bagian bawah perutnya, bahkan sesaat setelah kepergian Leyton untuk tidur malam, Kendrick tidak bisa menahan diri lagi. Wanita itu membopongnya, memberikan pundaknya untuk di jadikan tumpuan Kendrick. Sentuhan sesama kulit terasa mengenakkan, walaupun wanita di sampingnya bukanlah Elizabeth, namun wanita yang ada di sampingnya adalah tidak ubahnya batu sandungan. Jika Kendrick berniat menikahi Elizabeth bahkan menikahi wanita lain dia akan terhalang wanita itu. Baik status ataupun kenyataan.
"Ayo Kendrick, aku antar kamu ke kastil barat. Biarkan Leyton tidur di kastil timur bersamaku." Ucapan wanita itu menyadarkan Kendrick. Ingin rasanya melepaskan pelukan ini, tetapi sesuatu di bawah sana menghalangi. Semakin panas dan mengeras.
Sesuatu yang buruk telah terjadi. Kendrick berpikir cepat bahkan otak seakan terbelah menjadi dua. Antara lanjutkan atau hentikan!
Kendrick merogoh sakunya, menarik ponsel dan menghubungi seseorang. Wanita di sampingnya tidak menyadari kalau sebenarnya Kendrick mengaktifkan ponselnya dan menghubungi Noela.
Ponsel telah terhubung namun Kendrick tak sanggup mengatakan apapun. Di rumah sakit, Noela menerima panggilan di ponselnya, nama Kendrick tertera di layar ponselnya. Dia tidak mendengar sedikitpun percakapan, hanya suara wanita itu yang terdengar genit dan manja. Noela paham keadaan rumah tangga Kendrick tentu saja memancing Noela untuk segera datang ke kastil Kendrick.
Ternyata benar, saat Noela memasuki kastil itu dia tidak menemukan Kendrick, hanya ada wanita itu yang tengah menggedor pintu kamar Kendrick, ternyata sebelum Kendrick benar benar terhanyut akan efek obat afrodisiak dia sempat mendorong tubuh istrinya agar tidak memasuki kamarnya. Melihat kedatangan dokter Noela, nyonya Kendrick semakin kesal.
"Mau apa kamu, jangan ikut campur!"
Belum sempat Noela menjawab, suara anak kunci dan pintu terbuka. Tangan Kendrick yang besar itu menarik lengan Noela hingga sedikit terjerembab. Pintu kembali tertutup.
Noela melihat keadaan Kendrick yang seperti itu, sebagai dokter dia tau apa yang terjadi pada laki laki di depannya. Tapi sialnya dia tidak membawa obat apapun sehingga kedatangannya sia sia. Tetapi Kendrick seperti singa kelaparan, bahkan mencabik cabik tubuh Noela yang di anggapnya sebagai mangsa. Sesuatu yang seharusnya di hindari akhirnya terjadi. Memilih wanita lain untuk meredakan hasratnya dari pada wanita culas yang ada di depan pintu. Rintihan kesakitan Noela tidak menyadarkan Kendrick, bahkan dia berhenti setelah Noela tidak sadarkan diri.
__ADS_1
Buat pecinta novelku, jangan kecewa dengan alur cerita ini ya. Karena alurnya aku buat serinci mungkin dan novel ini agak panjang jadi aku mohon dukungannya. Gracias.