
Elizabeth bisa menerima siksaan yang di berikan Kendrick di kala itu, dan sekarang Elizabeth tidak mau menjadi manusia bodoh lagi, ketakutan dan bersikap manis.
Elizabeth yang sekarang akan menjadi wanita kuat, dia akan mempertahankan harga dirinya demi anak di cintainya.
Elizabeth tidur di kamar Nina, sejak kejadian pesta itu dia bersitegang dengan Kendrick, di tambah Leyton mengalami trauma akibat melihat secara langsung Eva melompat dari atas balkon. Kesalahan itu di limpahkan kepada Elizabeth.
Elizabeth memeluk perut kecil Nina, kamar bernuansa serba pink muda tidak membuat hatinya tenang, di samping tempat tidur Nina ada ranjang kecil yang di tempati oleh tuan kecil David.
Elizabeth menolak fasilitas yang sudah di berikan untuknya termasuk kamar David.
Malam ini Kendrick menemani Noela di kamarnya, Noela yang berubah seperti rubah kecil yang tengah memainkan perannya.
Elizabeth bangkit dari tempat tidur, tenggorokan terasa kering, di tambah udara panas yang melanda negara Kolombia membuat dia sedikit dehidrasi.
Elizabeth melewati kamar yang di tempati Noela, dia berjalan berjingkat, mendekatkan telinga di daun pintu.
'Sepi.'
Elizabeth sama sekali tidak mendengar suara Kendrick dan Noela di dalam kamar.
'Apa mereka sedang melakukan olah raga malam?'
Baru saja Elizabeth menjauhkan telinganya dari pintu, suara pintu terbuka sangat mengejutkannya. Walaupun dengan cepat Elizabeth berjalan menjauh tetapi tangkapan tangan Kendrick menahannya.
"Apa yang kamu lakukan?" Tanya Kendrick, dia mengenakan pakaian kantor lengkap, Elizabeth melihat dengan seribu tanda tanya.
'Apa Kendrick tidak mengganti pakaiannya dengan baju tidur?' Batin Elizabeth.
"Apa yang kamu pikirkan?" Tanya Kendrick, matanya mengintimidasi Elizabeth, menekan tombol lampu yang berada di atas kepala Elizabeth. Seketika suasana menjadi gelap. Hanya ada pantulan sinar lampu dari arah taman.
__ADS_1
Kendrick menarik tangan Elizabeth untuk menjauh, terlebih dahulu Kendrick menutup pintu Noela dengan pelan, terlihat sangat hati hati.
Ke duanya menuruni anak tangga, beberapa kali Elizabeth berusaha melepaskan cekalan tangan Kendrick. Namun usahanya hanya sia sia.
Kendrick menarik tangan Elizabeth, menariknya hingga ke duanya tiba di ruang tengah yang berada di lantai bawah. Kemudian menyudutkan tubuh Elizabeth di bagian sisi tiang.
"Elizabeth apa kamu menguntitku?" Tanya Kendrick, mendengar Kendrick memanggil nama panjangnya seketika hati Elizabeth membeku, Kendrick bahkan mulai berjaga jarak. Gaun tidurnya di bagian lengan tercubit jari jari Kendrick, sehingga tertarik dan terlihat bongkahan dada milik Elizabeth. Untuk kali ini Elizabeth merasa risih, ketika tidak sengaja mata Kendrick berherti di bongkahan dada milik Elizabeth, dengan cepat Elizabeth menutupnya dengan satu tangannya. Tapi sayang gerakan itu memancing Kendrick, menarik ke dua tangan Elizabeth ke atas kepalanya dan menguncinya.
"Siapa yang menguntitmu? Aku hanya haus, aku mau mengambil air minum di dapur." Protes Elizabeth. Dia tidak menyukai sikap Kendrick seolah mencurigainya.
"Mana air minumnya? Aku tidak melihatnya. Tanganmu kosong!" Napas Kendrick sangat panas, Elizabeth merasakannya, bahkan aroma mint tethirup hingga masuk ke dalam batang otak.
'Cih, hanya untuk menemui Noela saja kamu mengunyah perment rasa mint.' Cibir Noela dalam hati.
"Apa yang kamu pikirkan? Apa penjelasanmu tentang peristiwa Eva?"
"Kamu gila? Jangan kamu kira hanya karena Eva menjadi istri pertamamu lalu aku memprofokasinya. Tuduhanmu tidak berdasar. Kamu harusnya ingat, Eva adalah saudara kandungku. Singapun tidak akan memakan saudaranya sendiri, paham!"
"Oh kamu samakan kastilmu ini kandang singa? Bagus, pantas saja semua penghuninya beringas apalagi kamu! Kendrick, coba katakan kepadaku, kenapa kamu mencurigaiku atas kejadian ini. Kamu hanya mempercayai cerita Noela, apa kamu tidak pernah curiga, mungkin Noela memiliki motif melakukan ini!"
"Bohong! Noela tidak seperti kamu, memprofokasi Eva untuk melakukan bunuh diri. Apa kamu tidak tau reputasiku? Karena peristiwa ini perusahaan mendapat masalah."
"Berapa kali aku mengatakan, aku tidak memprofokasi Eva, dia hanya memintaku untuk membujukmu, Eva menolak perceraian."
"Kamu kira aku percaya ucapanmu? Bahkan Leyton melihat kamu membentak Eva, apa lagi? Jika sesuatu terjadi pada Leyton, seumur hidup kamu akan menyesal! Apa kamu tidak tau kalau kondisi Leyton belum pulih benar! Jangan kamu kira kamu...!" Hampir saja Kendrick mengatakan hubungan Leyton dan Elizabeth adalah ibu dan anak. Dia berencana mengatakannya secara langsung pada Elizabeth, tapi tidak sekarang. Setelah keadaan reda.
"Apa?" Tanya Elizabeth, tapi tidak di jawab oleh Kendrick. Elizabeth mengerutkan ke dua alisnya.
"Terserah, lagi pula apa hubungannya perusahaanmu dengan kecelakaan yang terjadi pada Eva." Lanjut Elozabeth, baginya kali ini Kendrick sangat aneh.
__ADS_1
"Reputasi! Mosi tidak percaya pada pemegang saham. Paham! Dan jika terjadi sesuatu pada Leyton, aku akan memisahkan kamu dengan Nina dan David."
Lagi lagi Leyton di jadikan topik utama, Elizabeth sudah menghindari Leyton agar di kastil ini dirinya dan ke dua anaknya aman, tetapi Kendrick tidak mempercayainya.
"Satu lagi, kamu harus meminta maaf pada Noela, mengenai Nina yang sudah mendorong Noela hingga terjatuh."
"Leyton! Aku tidak akan membiarkan putriku meminta maaf pada sesuatu yang belum pasti. Lagi lagi kamu lebih mempercayai Noela. Nina putrimu bukan? Atau kamu meragukan?"
"Sama sekali tidak meragukan status Nina, tapi mendidik anak adalah yang terpenting harus benar."
"Ini konyol, perbandingan berat badan Nina dan Noela, bukankah itu sudah terjawab. Anak sekecil Nina tidak akan sanggup mendorong istri tercintamu Noela."
"Terbukti bisa!"
"Kendrick, kamu benar benar. Begini saja. Bagaimana kalau kamu tanda tangani surat perceraian, biarkan aku pergi. Dengan begitu tidak ada lagi kejadian seperti ini lagi. Aku hanya meminta hak untuk ke dua anakku saja."
Mendengar ucapan Noela, Kendrick kembali terprofokasi. Tekanan darahnya meningkat, matanya memerah, dia hendak memukul wajah Elizabeth, tapi sejenak kemudian dia menghentikan tangannya di atas angin.
"Pukul! Lakukan seperti dulu. Lempar aku ke dalam klub D'Oreon. Aku pastikan untuk kali ini aku benar benar menjalani sebagai wanita ****** di sana. Ayo lakukan."
Kendrick terpancing, memandang bibir tipis wanita yang di cintainya. Menggigitnya dan memainkan lidahnya.
Elizabeth menolak, dia benci dengan perlakuan Kendrick yang seperti ini. Kendrick melepas gaun tidur Elizabeth dengan kasar, menjatuhkan gigitannya di leher istri ke tiganya.
"Sekali lagi kamu meminta cerai, aku akan menghabisimu di depan meja bar yang ada di D'Oreon. Aku pastikan itu. Jadi jangan menantang." Kendrick bernafas kasar, Elizabeth berusaha membebaskan dirinya, untung saja tubuh keduanya tertutup tirai besar yang menggantung sehingga pergerakan mereka hanya seperti tirai yang tertiup angin.
"Kamu seharusnya mengerti, Noela berniat pergi dan memintai cerai dariku, jadi dia tidak mungkin melakukan ini semua. Aku baik karena dia pernah menolongku. Tidak lebih! Jadi sudahi cemburumu itu."
Cemburu! Apanya cemburu? Urusan buah hati tidak bisa di tawar lagi!
__ADS_1
"Lompat saja ke laut!" Umpat Elizabeth, belum selesai ucapannya, bibirnya sudah di hentikan oleh Kendrick dengan ciuman panas.
Kendrick melakukan sambil berdiri di ruang tamu! Untung semua penghuni tengah tidur, tapi tanpa di ketahui ke duanya, seseorang yang tengah duduk di atas kursi roda tengah mengawasi kegiatan mereka.