
Suasana mencekam di kastil timur, benteng besi besar ber cat hitam, tumbuhan rimbun yang menutupi sebagian bangunan tak menyurutkan para perampok yang hendak memasuki bangunan. Bukan perampok! Tepatnya mereka adalah gerombolan pengacau. Tragisnya peristiwa kerusuhan bertepatan dengan kerusahan yang tengah terjadi di daerah pelabuhan.
Daerah tempat di kumpulkannya para pengacau atau tepatnya para pengikut Jade yang sudah membelot.
Sebagian besar petugas berkumpul mengamankan daerah pelabuhan. Sebelumnya Marco menawarkan kepada beberapa anak buah Jade yang mengacau di daerah kekuasaan Kendrick, dengan iming iming menjadi anak buah Kendrick tentu mereka tidak akan berpikir dua kali, mereka dengan suka rela bergabung ke dalam wilayah kekuasaan mafia barat. Keadaan berlaku kondusif sayangnya masuk salah satu pengacau yang di susupkan oleh Jade ke barak pekerja yang baru di rekrut oleh Marco.
Kerusuhan semakin meluas, bahkan memporak porandakan jalanan dan pertokoan, Kendrick memahami hal ini sebagai tindakan pembalasan Jade. Pikiran Kendrick terbelah jadi beberapa bagian. Di satu sisi dia terpaksa mengirimkan Noela ke Jepang tanpa dirinya. Di sisi lain dia memikirkan penduduk sekitar pelabuhan. Tetapi dia juga tidak bisa melepaskan tanggung jawabnya terhadap keselamatan Eva. Beberapa pengawal hitam sudah memukul mundur pengacau, pelabuhan masih mencekam. Di bawah kepemimpinan Kendrick dan komando Marco akhirnya mereka dapat di binasakan. Kendrick memang mirip seperti singa kelaparan, tetapi Marco lebih menyerupai srigala bengis yang siap memangsa musuhnya. Kemampuan membunuhnya tidak ada yang bisa menandingi selain Kendrick, kecepatan gerakannya sulit untuk di bantah. Dengan tangan kosong ataupun di lengkapi persenjataan Marco sanggup melumpuhkan lawan dengan mudah.
Mayat mayat berserakan, hanya tinggal beberapa anak buah Jade yang sudah membelot, mereka mulai menunjukkan kesetiannya kepada Kendrick. Dengan dalih untuk apa menjadi bawahan orang yang sudah tak memiliki apa apa akhirnya mereka memilih setia terhadap Kendrick dan Marco.
Kendrick dan Marco tidak membiarkan anak buahnya untuk beristirahat, masih ada peperangan yang sudah menanti mereka. Walaupun yang akan di hadapi tidaklah semencekam yang ada di pelabuhan tetapi berikutnya nyawa istri bos mafia dan keluarganya yang akan menjadi taruhan.
Kendrick memerintah Marco untuk menarik anak buahnya dan mereka mulai meringsek ke kastil timur. Untung saja kastil barat sudah di blokade oleh aparat keamanan dan para pengawal.
Kendrick mengehentikan kendaraan dari jauh, hanya melihat sedikit pergerakan di luar kastil, tetapi yang di incar para pengacau hanya kastil timur? Padahal jika mereka mau kastil barat dan timur tidaklah jauh. Walaupun saat ini kastil barat sudah di amankan oleh petugas pemerintahan, tetapi tak ayal kekuwatiran Kendrick sangat beralaskan.
"Bos, sebaiknya masuk ke kastil barat melalui pintu samping"
"Tidak! Aku ingin membunuh mereka yang berani mengacaukan rumahku."
__ADS_1
"Bos, keselamatan nyonya dan tuan muda juga nona kecil." Ucap Marco. Kendrick berpikir sejanak, bagaimana jika mereka nekat melukai anak anaknya?;
"Baiklah, biar aku bergerak dari dalam." Ucap Kendrick Walaupun kecil kemungkinan bisa masuk.
Kendrick memasuki pagar samping, menyelinap dan mengendap endap. Setelah melewati taman luas yang gelap juga rimbun. Akhirnya Kendrick dapat memasuki pintu samping. Kendrick mendorong pintu dengan keras, dia langsung melewati ruang makan, tidak ada siapapun di sana, Kendrick membuka kamar satu persatu masih saja kosong, Kendrick mulai kalut, bagaimana jika anaknya di jadikan sandera.
Tiba tiba terpikirkan oleh Kendrick ruang bawah tanah. Kastil barat yang begitu luas ternyata kosong. Otak Kendrick sudah tidak bisa berpikir jernih. Mencari kunci yang biasa di simpan oleh kepala pelayanpun tak di temukan. Di tambah lagi lampu yang di padamkan, semua serba gelap. Kendrick menyesali tindakannya yang tidak langsung membunuh Jade, awalnya dia berniat memainkan Jade hingga laki laki itu putus asa. Ternyata Jade berbuat nekat, langsung menyerang kastil timur. Beruntungnya Jade tidak bisa menembus keamanan kastil barat.
Tidak ada jalan lain, Kendrick terpaksa membuka pintu ruang bawah dengan besi pipih memanjang, dia membuka pintu dengan paksa, merusak engsel yang terpasang. Dalam keadaan panik seseorang mengikuti di belakangnya. Banyangan serba hitam itu semakin mendekat, dengan cepat Kendrick mengayunkan besi panjang itu, pukulan yang pasti mematikan. Naluri seorang pembunuh dan petarung tiba tiba muncul kembali, bertahun tahun Kendrick menekan perlakuan yang sudah mendarah daging pada dirinya, kini muncul kembali, bayangan hitam segera menghindar.
"Brengsek Kendrick ini aku!" Teriak orang itu. Suara Matheo menyadarkan Kendrick. Hampir saja dia kehilangan nyawanya, kalau saja dia.
"Siapa yang membuntuti kamu! Aku mau menyelamatkan Julia! Apa kamu tidak ingat, sejak siang tadi dia sudah tinggal di kastil barat!" Kesal Matheo.
Kendrick baru tersadar, seharusnya dia mengantar Noela berobat ke Jepang, sayangnya keadaan wilayah barat dan pelabuhan utara sangat kacau, di tambah beberapa perampok yang menyerang kastil timur.
"Bantu aku melepaskan engsel, aku tidak bisa menemukan kuncinya!"
Matheo membantu merusak engsel besi, pintu jati yang kokoh itu sulit sekali di rusak. Kendrick yakin kalau keluarga dan para pelayan berada di dalam untuk bersembunyi. Tetapi percuma saja dia memanggil atau menggedor, suara dari luar tidak bisa menembus ke dalam. Ruangan itu di rancang kedap suara.
__ADS_1
Akhirnya pintu dapat terbuka, keadaan sangat gelap, bahkan untuk melihat kulit tangan sendiripun kesulitan. Kendrick menyalakan lampu pada ponselnya, dan memanggil nama Leyton.
"Leyton, apa kamu ada di dalam?"
'Gubrak, klontang.'
Suara barang barang yang jatuh terkena tendangan kaki Kendrick dan Matheo.
"Tuan Kendrick!" Suara kepala pelayan memanggil nama Kendrick, Kendrick menerangi arah suara itu dengan lampu ponsel.
Dia melihat Leyton yang tengah memeluk Nina, kondisinya buruk. Matheo juga menyalakan lampu senter pada ponselnya, wajah Julia juga meringkuk sambil menggendong bayi Eliana.
Namun di mana Eva? Kendrick tidak melihat istrinya.
"Eva menyelamatkan kami, mengunci pintu dari luar." Ucap Julia. Kendrick mulanya tak percaya tetapi kalimat Julia benar adanya. Lalu di mana Eva sekarang? Untuk sementara Kendrick tetap membiarkan mereka bersembunyi di sini hingga keadaan mereda. Kendrick dan Matheo keluar melihat situasi. Ternyata Marco dan pasukan pemerintahan berhasil memukul para pengacau, sebagian meregang nyawa. Para pengacau di bawa ke kantor polisi untuk di interogasi, hasilnya semua menjawab hanya sebagai orang bayaran dan tidak tau siapa yang membayar. Tapi Kendrick tidak bodoh, Jade dalangnya. Jade mengejar Carlos, demi harta Carlos yang tersisa. Jumlahnya tidak sedikit, properti tersebar di mana mana.
Tentunya Carlos akan memberikan kepada keturunannya yang tersisa yaitu Nina.
Lalu siapa yang memberi tahu Jade tentang keberadaan Nina? Tidak mungkin Jade menembus barikade kastil timur jika tidak tau keberadaan Nina. Seseorang membocorkannya. Untungnya pengacau itu tidak bisa menembus keamanan kastil barat. Lalu di mana keberadaan Eva? Apa Eva yang membocorkan keadaan Nina?
__ADS_1