Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
menyelidiki Jade


__ADS_3

Rekaman CCTV sudah di dapat, ternyata di gambar vidio terlihat kalau penculik bukanlah Jade.


Laki laki dengan penampilan kampung dan kotor. Kendrick sudah memerintahkan Matheo sebagai kepala jaksa wilayah untuk menutup sekolah, karena sudah melakukan kesalahan fatal yaitu mengijinkan orang yang tidak di kenal untuk menjemput siswa sekolah terutama Leyton. Kepala sekolah dan guru sangat ketakutan, mereka tidak menyangka kalau ternyata Leyton adalah anak seorang senator. Staf sekolah memohon untuk memaafkan tapi Kendrick berlaku kejam, dalam hitungan jam sekolah sudah tidak beroperasi, siswa yang lain di pindahkan ke sekolah dengan rekomendasi Kendrick, tentunya sekolah yang lebih bagus.


Marco mendapatkan telepon dari detektif Vito, detektif Vito mengabarkan kalau tidak menemukan Jade di wilayah bagian selatan wilayah selatan adalah pernah di kuasai oleh Jade dan Carlos, ternyata orang yang di tempatkan di sana tidak mendapatkan informasi apa apa bahkan dunia bawahpun memberikan sedikit informasi kalau sebenarnya Jade sudah menjual asetnya di sana.


Elizabeth semakin geram dia merasa percuma jika berdiam di rumah, dia ingin berkeliling Kolombia demi menemukan Leyton. Padahal baru saja dia merasakan kebahagiaan bersama keluarga kecilnya terutama Leyton, Leyton si anak hilang.


'Ya tuhan jangan rebut anakku lagi, kembalikan Leyton kepadaku dalam keadaan selamat. Aku bersumpah jika Leyton kembali dalam keadaan selamat, aku tidak akan mendekati Kendrick lagi.'


Doa Elizabeth sangat kejam, sumpah itu tidak baik'


Kendrick memarahi detektif Vito di dalam sambungan telepon.


"Brengsek, mencari seorang anak kecil saja tidak becus!" Teriak Kendrick kesal, bicaranya sangat kasar. Kendrick membanting gelas air minum ke tanah, polisi sudah di kerahkan tapi tidak ada hasil sama sekali. Serpihan gelas tersebar, mendengar suara benda jatuh, Elizabeth segera mendorong pintu kamar yang di tempati Kendrick, Elizabeth melihat pecahan gelas dan sisa air minum, kemudian dia membersihkannya dengan sapu yang ada di tangan. Sesekali Elizabeth melirik wajah Kendrick.


"Masih belum ada kabar? Jika dua jam ke depan belum ada kabar, aku bersama Diego akan pergi ke wilayah timur." Ucap Elizabeth, dia tidak menunggu reaksi Kendrick kemudian dia pergi meninggalkan kamar. Elizabeth mempersiapkan semuanya, bahkan uang yang dia miliki. Sudah hampir 24 jam Leyton di culik, tapi tidak ada kemajuan apa apa. Bahkan polisi juga membawa kabar yang baik.


Dimana kekuasaan Kendrick? Biasanya dia akan melakukan yang terbaik untuk anaknya, tapi sekarang bahkan terlihat lesu.


Baru saja Elizabeth hendak berangkat ke wilayah timur, Kendrick sudah mendapatkan berita yang menggembirakan. Detektif Vito berhasil menemukan Jade, sayangnya orang suruhan detektif Vito tidak bersama Leyton, di penginapan tua di pinggiran kota, Jade memiliki rumah kecil. Dia menempati bangunan itu sendirian. Tapi Kendrick memerintahkan detektif Vito dan orang orangnya mengawasi gerak gerik Jade.


"Kita berangkat ke wilayah timur sekarang, Jade berada di sana. Tapi orangku sama sekali belum menemukan kebenaran kondisi Leyton."


"Kenapa tidak langsung di tangkap saja dan lapor polisi."

__ADS_1


"Itu yang aku kuwatirkan, jika melapor polisi bagaimana kalau Jade menyakiti Leyton."


"Tapi benarkah Jade yang menculik Leyton? Apa kamu ada bukti?" Tanya Elizabeth, dia tak henti menangis. Baru saja merasakan kebahagiaan bersama Leyton putranya yang hilang, tapi sekarang sudah terpisah lagi.


Wajah Kendrick menggelap, dia tak suka Elizabeth meragukannya, dia juga sama sedihnya dengan Elizabeth, tapi kenapa wanita ini seolah tidak percaya dengan berita yang di bawanya.


"Sebaiknya kita berangkat sekarang." Ucap Elizabeth. Tapi Kendrick menghalangi, Kendrick kuwatir jika Jade akan menyakiti Elizabeth juga.


"Sebaiknya kamu tetap tinggal di rumah, masalah Leyton biar aku yang mencari, Jade tidak akan menyakiti Leyton, aku tau sifatnya. Dia tidak sebodoh yang kamu kira." Ucap Kendrick membujuk Elizabeth agar tetap tinggal.


"Tidak mau, kamu bilang Jade tidak seburuk yang aku kira, lalu apa yang dia lakukan kepadamu? Dia laki laki psikopat." Ucap Elizabeth menyindir. Di sisi lain Elizabeth juga tau kalau musuh Kendrick tidak hanya Jade, sebagai seorang senator dan mantan mafia, Kendric banyak memiliki musuh, mereka semua mengincar nyawa Kendrick. Tidak di pungkiri hal itu sangat menjadi beban pikiran bagi Elizabeth.


Kendrick tidak membantah ucapan wanita yang keras kepala itu. Dia menuruti, tiga mobil berangkat. Marco bersama Kendrick dan Elizabeth, sisanya berisi para pengawal juga Matheo dan Julia. Kemdrick sangat kesal, Diego tiba tiba memasuki mobilnya, bahkan Diego mengusir Kendrick untuk duduk di depan, di samping Marco. Jika Diego bukan kakak iparnya, mungkin Kendrick sudah melemparkannya ke jalan.


sebelum berangkat Kendrick sudah memerintahkan beberapa anak buahnya untuk menjaga Nina dan bayi David, dia juga menguwatirkan keluarga yang di tinggalkan.


Kendaraan melaju sangat cepat. Walau ke tiga mobil itu melaju beriringan, tapi semua dalam keadaan waspada. Detektif Vito dan beberapa orang polisi mengawasi gerak gerik Jade.


Beberapa minggu yang lalu, setelah tragedi yang menimpa Noela dan di tangkapnya Eva. Jade sudah menjadi target Kendrick bahkan gerak geriknya di awasi Sayangnya laki laki itu lebih cerdik, dia melarikan diri.


Tiba tiba di tengah perjalanan detektif Vito meneleponnya. Mengabarkan kalau pria lusuh iti sudah tertangkap. Tapi sayangnya pria pengemis itu tidak mengakui keterlibatannya.


"Tempak kepalanya dan biarkan menjadi santapan hewan buas." Ucap Kendrick melalui sambungan telepon.


Pria lusuh itu masih tetap pada pengakuan awal kalau seseorang memerintahkan untuk menculik dengan mendapatkan bayaran. Beberapa kali detektif Vito menjatuhkan pukulan ke wajah orang itu. Tapi tetap tidak ada hasil.

__ADS_1


Kendaraan yang melaju cepat di rasakan oleh Elizabeth terasa lamban. Tidak mungkin bagi mereka menggunakan pesawat terbang, rute yang di lewati terlalu dekat tetapi kondisi jalan yang kurang memungkinkan. Tiba tiba Elizabeth memecah suasana.


"Kendrick."


"Hmm."


"Aku...."


"Katakan saja apa yang ingin kamu ucapkan. Aku siap mendengar."


"Emmm, baik. Kendrick setelahnya sebaiknya kita tidak saling bersinggungan." Ucap Elizabeth terbata, dia ragu dengan ucapannya. Melihat wajah Kendrick yang tidak mengenakkan. Tapi sebelum kemarahan berlanjut Elizabeth mencoba memperbaiki suasana.


"Tapi aku tetap mengijinkan kamu untuk bertemu anak anak." Tambah Elizabeth.


Tangannya mengepal dan wajahnya memerah, Kendrick tak tahan lagi, mencengkeram pinggang Elizabeth.


"Tidak bisakah kamu diam, aku tidak mau mendengar alasan apapun untuk kamu menjauh dariku. Lagi pula saatnya tidak tepat untuk mengatakan hubungan kita. Di luar sana keadaan Leyton tidak baik baik saja!"


Elizabeth tersadar, dan mencoba melepaskan diri dari pelukan Kendrick.


"Aku memang bodoh tidak seperti Eva dan Noela."


"Kamu tidak bodoh, hanya tidak pintar. Dan tidak bisa membaca situasi. Aku paham akan hal itu. Terlalu banyak masalah yang menimpamu."


"Apa bedanya?" Gumam Elizabeth. Tiba tiba dia menangis di pelukan Kendrick. Kebodohannya membuat Elizabeth tidak bisa melindungi anaknya dengan baik.

__ADS_1


__ADS_2