
Perawat bayaran melerai kemarahan Elizabeth, kemarahan dan emosi yang semakin meledak. Jawaban Noela benar benar mengejutkan.
"Ya benar, bahkan Kendrick juga tau tentang hal ini. Kamu kira aku dan Kendrick saja yang mengetahui identitas Leyton? Bahkan Matheo dan Julia juga tau. Mereka semua membohongimu." Ucap Noela dengan seringainya, Noela sama sekali tidak bergerak, tetap berbaring di atas brankar, terus memancing emosi dan memprofokasi.
Noela sangatlah cerdas, CCTV ada di atasnya, jika dia bangun dan melawan tentu Kendrick akan mencampakkan dan membuang ke pulau Karibia. Sayangnya Elizabeth tidak begitu cerdas, mencubit ramtut Noela hingga rontok, kepalanya tertarik ke samping. Menampar dan memukul dengan bantal, bagi Elizabeth buat apa menahan amarah kalau sejatinya Noela bukanlah pesakitan.
Beberapa helai rambut Noela tertinggal di jari Elizabeth, Noela mengumpat melihat akan hal itu. Perawat bayaran berpura pura melerai, tetapi sebenarnya dia menuruti arahan Noela.
"Aku tidak menyangka, hatimu terbuat dari kotoran iblis. Aku salah mengira, awalnya kamu sangat baik tapi sekarang..."
"Manusia bisa berubah demi orang yang di cintai." Jawab Noela, dia melipat tangannya, tidak perduli lagi tatapan tajam Elizabeth. Rambutnya acak acakan, pipi kanannya tergores, pakaiannya berantakan.
Sementara itu hati Elizabeth sangat hancur, dia di bohongi oleh suami dan sahabatnya. Mereka merencanakan untuk sebuah penghianatan.
Ingin rasanya menghukum mereka yang sudah membohonginya, tidak ada lagi yang dapat di percaya. Tapi Elizabeth tidak mau lemah! Apalagi di depan kotoran iblis Noela.
"Tapi sejatinya kamu harus tetap berterima kasih padaku. Jika tidak ada aku yang diam diam melakukan tes DNA mungkin anakmu sudah mati!" Ucap Noela, dia membiarkan rambutnya yang berantakan. Mengusap pipinya yang perih. Tatapan mata yang mengejek.
"Apa maksudmu?" Tanya Elizabeth menyelidik. Satu tangannya di tahan oleh perawat bayaran yang bertubuh gempal. Kamar yang tidak lagi beraturan, di tambah penampilan Noela yang acak acakan menandakan bagaimana kemarahan Elizabeth pada Noela, sangat dramatis.
"Tapi kalau di pikir pikir yang paling cerdik di sini adalah Eva, tau tidak kenapa proses melahirkanmu secara prematur? Pada saat itu usia kandungan kamu masih berumur tujuh bulan. Kamu kira siapa yang menyuruh Eva untuk mendorongmu ke bawah hingga terguling di tangga? Suami kita, Kendrick!" Ucap Noela memprofokasi, di dalam hatinya dia merasa kalau dirinya berubah jahat tetapi demi memiliki Kendrick seutuhnya, apapun akan di lakukannya termasuk mengusir Elizabeth.
"Tidak mungkin! Itu murni di lakukan oleh Eva, Kendrick tidak terlibat dengan peristiwa itu." Elizabeth mencoba mematahkan keterangan Noela, dia tidak mau terbujuk kebohongan istri ke dua Kendrick.
__ADS_1
"Kamu terlalu naif. Kamu tidak tau alasan apa sebenarnya, mengapa Kendrick tidak memberi tahumu tentang kejelasan status Leyton? Karena dia ikut terlibat." Noela tertawa terkikik, senyum kepuasan terpancar di wajahnya, melihat lawan bicaranya terpancing emosi. Perlahan tapi pasti Elizabeth akan tersingkir.
"Begitu bayi David lahir prematur, tali pusat di pakai untuk menyembuhkan Leyton. Apa kamu faham? Kendrick berniat membunuh satu anakmu dan menyelamatkan anak yang lain. Kasian sekali bayi David." Noela tersenyum mencibir, Noela melirik jam yang tergantung di dinding, pukul empat sore hari, bukankah di jam ini Kendrick akan kembali mengunjunginya? Batin Noela. Berharap sekali lagi Elizabeth memukulnya.
"Omong kosong!" Teriak Elizabeth, tidak ingin mempercayai ucapan Noela tapi semua perkataannya ada benarnya. Apa tujuan Kendrick menutupi status Leyton? Elizabeth semakin merasa bersalah terhadap Leyton dan David.
Pundak Elizabeth masih di tahan oleh perawat bayaran, niatnya memberontak hendak memukul Noela juga tidak bisa.
"Kasian sekali nasib anakmu, terutama David. Di paksa lahir dengan cepat demi menyelamatkan kakaknya."
Elizabeth menarik nafas berat, mengingat perkataan dokter tanpa sengaja di dengarnya mengatakan, Leyton masih bisa bertahan satu tahun, bukankah itu cukup jika menunggu melahirkan David, ini konspirasi antara Eva dan Kendrick. Lalu apa tujuannya? Bukankah Kendrick mengatakan kalau tidak ada cinta antara dirinya dan Eva? Elizabeth hanyalah alat! Menganggap Elizabeth tidak penting. Malangnya nasib David.
Tiba tiba perawat bayaran itu melepaskan cekalan tangannya, mendapat kesempatan itu dengan cepat Elizabeth meraih rambut Noela, menampar wajah Noela dengan keras, Noela terpelanting ke kanan. Hampir saja Noela terjatuh, di luar dugaan tiba tiba kekuatan besar mendorong tubuh Elizabeth dari belakang, Elizabeth terjatuh hingga kepalanya menabrak ujung nakas. Elizabeth mengerang kesakitan. Membalikkan kepalanya, pandangannya jatuh pada sosok tinggi tegap, wajahnya membelakangi sinar lampu, tapi dari postur tubuhnya dapat di kenali kalau penolong Noela adalah Kendrick.
Kendrick menatapnya tanpa rasa bersalah.
"Keluar!" Dengan suara datar dan berat, Kendrick mengusirnya.
Elizabeth mengerutkan dahinya, kepalanya tiba tiba berdenyut. Elizabeth mencoba berdiri, tidak ada yang menolongnya. Perawat bayaran dan Marco berdiri tak jauh darinya. Tontonan sangat memalukan, bahkan Elizabeth memejamkan matanya demi menghindari tatapan Kendrick.
Elizabeth berdiri dengan cara menekan ujung bangku, sedikit tertatih dan oleng.
Marco memapahnya dan mengarahkannya untuk keluar dari kamar VIP Noela. Elizabeth menyingkirkan tangan Marco.
__ADS_1
"Antar istri ke tiga ke luar ruangan." Ucap Kendrick datar di tujukan pada Marco. Marco menganggukkan kepalanya. Elizabeth menangkap senyum kemenangan di wajah Noela.
Ke dua tangan Kendrick menopang punggung Noela, Noela meletakkan kepalanya di bahu Kendrick, ruangan tiba tiba panas.
"Kalian memang serasi!" Ucap Elizabeth sebelum kepergiannya.
Noela dan Kendrick berada di dalam ruang perawatan VIP, Noela masih terisak, dia sangat menikmati pelukan Kendrick. Bahkan tangisannya makin menjadi.
"Ini semua salahku, jika saja Leyton tidak menemukan surat itu..." Kendrick menyesali menyembunyikan status Leyton, dia akan mengatakannya nanti setelah mengetahui apa penyebah seseorang mengambil bayi Leyton dari pelukan Elizabeth dan siapa pelakunya juga apa tujuannya. Setelah penyelidikan menghasilkan jawaban Kendrick berencana mengatakan kebenaran.
"Surat apa?" Tanya Kendrick meyakinkan.
"Surat hasil tes DNA."
"Bukankah surat itu sudah tersimpan aman?" Jawab Kendrick, surat hasil tes lab DNA di simpan di kamar Noela karena selama ini kamar yang di tempatinya bersama istri ke tiga di nilai tidak aman.
"Sungguh aku tidak tau, bukankah aku berada di sini?" Jawab Noela. Padahal surat sengaja di selipkan di kamar Leyton sebelum dirinya masuk rumah sakit. Semua sudah di rencanakan.
"Kendrick aku takut Elizabeth memukulku, dia tidak percaya semua penjelasan dariku. Aku mengatakan kalau semua yang kamu lakukan demi kebaikanmu. Tapi dia malah menyerangku. Hu hu hu." Noela menangis di pelukan Kendrick.
"Kamu tenanglah aku akan menangani hal ini." Bujuk Kendrick, dia harus memberi penjelasan pada Elizabeth. Sekaligus memberi pelajaran karena sudah berani main tangan dan memukul Noela. Apa semua tidak bisa di selesaikan dengan baik baik? Kendrick berjalan ke luar kamar, membuka pintu sedikit keras. Di depan kamar dia melihat Elizabeth yang masih bersitegang dengan Marco. Melihat itu Kendrick mengecilkan matanya perasaan kesal terhadap istri ke tiganya.
"Lepaskan!" Perintah Kendrick terhadap ke dua pengawalnya. Seketika emosi Elizabeth memuncak. Elizabeth maju beberapa langkah mendekati Kendrick, wajah datar dan kesal
__ADS_1
"Kendrick! Benarkah Leyton anakku?" Ucap Elizabeth dengan nada berharap, berharap menerima penjelasan dari Kendrick.