
"Kamu bercanda! Sama sekali tidak lucu." Tentu saja Elizabeth tidak percaya karena dia melihat Juan dalam kondisi yang baik, dan sekarang di temukan tak bernyawa. Sadis! Ini pasti perbuatan Kendrick!
"Kalau begitu aku akan kesana." Ucap Elizabeth cepat, setidaknya dia harus memberi penghormatan terakhir.
"Nona, jasad sudah di ambil keluarganya, kita tidak bisa berbuat banyak, bahkan bos Kendrick tidak memiliki kuasa." Marco berusaha berkilah, seolah menutupi sebuah rahasia.
"Kalau begitu katakan di mana pemakamannya aku bisa mengikuti prosesinya, kalau tidak kamu bisa mengantarkan aku." Elizabeth berusaha mencari kebenaran. Dia bahkan curiga jika memang Juan mati tentu ini masalah serius, seseorang pasti membunuhnya, bukankah dia baru saja melihat kondisi Juan, dan lumayan membaik.
" Nona Eli, mana bisa begitu? Pemakamannya sangat jauh dan hanya di hadiri anggota keluarga." Lagi lagi Marco berkilah. Tapi samar Elizabeth mendengar kalimat 'Aduh' keluar dari mulut Marco.
"Kenapa secepat itu mereka membawa jasad Juan?"
Elizabeth tidak membantah tapi tetap saja dia tidak percaya, berusaha menggigit bibirnya. Kali ini Kendrick benar benar mewujudkan ancamannya.
"Apa sesuatu terjadi dan bagaimana bisa meninggal, bukankah tadi baik baik saja? Jangan jangan ulah Kendrick? Dia tidak menyukai aku menemui Juan."
"Nona jangan asal menuduh bos Kendrick, bahkan bos Kendrick sudah berangkat Castilla. Ada masalah di cabang sana." Marco menjelaskan dengan rinci, padahal Elizabeth tidak bertanya. Bahkan Membela Kendrick, terkesan melebih lebihkan.
Elizabeth tidak percaya dan berniat melanjutkan pertanyaan tapi Marco sudah menutup telponnya. Tidak mau lagi mendengar pertanyaan Elizabeth. Bahkan terkesan menutupi sesuatu.
"Bos, jika nona Elizabeth datang kemari, apa yang harus aku katakan?"
"Katakan saja seperti yang aku perintahkan. Kita kembali ke kantor." Ucap Kendrick, rupanya Marco di perintahkan Kendrick untuk menyampaikan berita kematian Juan. Marco tidak mengerti dengan bosnya. Bagaimana kalau nanti, wanita yang di cintainya malah membencinya?
Sementara itu pikiran Elizabeth masih berkecamuk.
Elizabeth mengejar ucapan Marco, percakapan ini sepertinya sia sia. Dia harus mencari kebenaran, Kendrick manusia kejam, dia pasti membunuh Juan karena cemburu. Elizabeth kembali mengambil tas selempang miliknya, dia harus cepat mencari kebenaran berita ini. Tapi baru berjalan beberapa langkah dia kembali mengingat ucapan Eva.
'Tunggu sebentar lagi akan ada kabar mengejutkanmu'.
__ADS_1
Deg, apa ini kejutannya? Apa kematian Juan ada hubungannya antara Kendrick dan Eva? Mereka bekerja sama untuk menyakiti teman temanku? Lalu untuk apa?
Elizabeth tersulut api amarah, Juan memang bukan lelaki baik, tapi Juanlah yang pernah menjadi temannya, walaupun awal pertemanan di mulai dengan tidak bagus.
Tiba di rumah sakit besar, Elizabeth sudah tidak menemukan apa apa lagi, bahkan kamar Juan sudah di tempati oleh pasien lagi, pertanyaan pada pekerja rumah sakitpun tidak ada yang bisa di pertanggung jawabkan jawabannya.
"Di mana pasien yang ada di kamar ini?" Tanya Elizabeth kepada salah satu petugas rumah sakit.
"Meninggal beberapa jam yang lalu."
"Lalu ke mana keluarganya membawa pergi jasadnya?"
"Kami tidak manyakan hal itu, karena di luar wewenang rumah sakit."
'Jawabannya seperti kaset kusut yang rusak' Batin Elizabeth.
Jarak antara kastil dan rumah sakit besar berjarak tiga puluh menit perjalanan. Kalau Elizabeth harus kembali lagi ke rumah sakit dan untuk mengerjakan hal lain hanya memakan waktu tiga jam, lalu bagaimana bisa hilang secepat ini? Apa tidak terlalu mengada ada? Kendrick benar benar kejam!
Wanita itu dengan congkak menunggu di teras kastil.
"Bagaimana? Apa kamu sudah tau kejutannya apa?" Tanya Eva.
"Eva, apakah kamu tidak ada kegiatan lain selain mengurusi kehidupanku?" Sindir Elizabeth, seharian hanya mengurusi prang lain bukankah hidup Eva benar benar konyol?
"Tidak ada! Bersikap baiklah kepadaku. Kejutannya bukankah menyenangkan? Ingat ini baru awal. Akan ada kejutan lain yang mengantre."
"Apa yang akan kamu lakukan? Kepuasan apa lagi yang kurang? Bukankah hidupmu sudah cukup sempurna?" Lagi lagi Elizabeth menyindir Eva.
"Tidak adanya kamu di muka bumi! Alias mati!" Eva menekan jari telunjuknya ke dada Elizabeth.
__ADS_1
"Apa maumu? Apa kamu mau semua orang mengelilingimu layaknya planet yang mengelilingi bumi? Kamu tak ada kecukupan untuk menjadi pusat perhatian. Bahkan suamimu pun lebih memilih bintang lain untuk mengitarinya!" Elizabeth menantang Eva. menurut Elizabeth, Eva memang cukup jahat tetapi menyingkirkan nyawa seseorang dia tidak akan berani. Padahal Eva akan melakukan apapun demi ambisinya.
Eva hendak menampar pipi Elizabeth, sebelum tangannya sampai, gerakannya sudah terbaca Elizabeth, dan menahannya dengan satu tangan.
"Tidak usah mengancamku! Jika terbukti kamu dan kendrick bekerja sama menyakiti orang terdekatku aku yang akan membalasnya."
"Uh takut." Ejek Eva, ke dua tangan menekan dadanya. Seolah menyerupai orang yang ketakutan.
"Apa kamu tidak heran? Saat keberangkatanmu ke rumah sakit, tidak ada satu penjagapun yang ada di pintu gerbang, dan di rumah sakit juga begitu. Ketauhilah bahwa aku yang memerintahkan mereka agar memberikan keleluasaan bagimu. Dan itu atas perintah Kendrick. Bukankah cukup alasan buat Kendrick menyingkirkan pacar gelapmu itu? Kamu memakan umpan yang aku dan Kendrick pasang. Bukankah aku berlian?" Ucap Eva dengan tertawa sumbangnya.
Elizabeth berlalu tanpa menghiraukan lagi Eva. Tetapi yang di yakini adalah Kendrick sudah menyingkirkan Juan. Elizabeth mengepalkan tangannya.
Sore harinya Julia bertandang ke kastil tanpa Matheo, Julia harus sering berkunjung ke kastil demi menutupi identitas Nina. Status Nina harus di sembunyikan dari Kendrick dan Eva.
"Aku hendak pergi meninggalkan semua ini bersama Nina." Ucap Elizabeth kepada Julia dan Noela, ketiganya menikmati secangkir teh jahe buatan Maria.
"Untuk apa? Bukankah sudah ku jelaskan ke padamu kalau Kendrick benar benar mencintaimu tidak denganku dan Eva!" Ucap Noela.
"Dokter Noela, bagiku Kendrick tidak cukup baik untuk aku dan Nina."
"Biarkan Eva pergi, dia juga berhak bahagia." Ucap Julia menengahi, ucapannya di tujukan kepada Noela.
Ketiganya terdiam, mereka tau peristiwa hilangnya Juan, bahkan mereka curiga kalau Juan sudah di buang oleh Kendrick.
"Tapi terlebih dahulu aku akan menemui Jade, menurut Kendrick dia yang menahan Carlos dan mamaku, untuk sementara aku titipkan Nina kepadamu." Ucap Elizabeth kepada Julia. Dia tidak mungkin pergi membawa Nina, dia akan menjemput Nina kembali setelah keadaan tenang.
"Tapi apa ada kabar dari Jade? Dia lebih berbisa dari Kendrick!" Ucap Julia antusias.
"Terakhir bertemu, dia akan menculikku di rumah sakit. Kali ini aku yang akan menemuinya." Jawab Elizabeth lesu.
__ADS_1
"Lalu jika sudah bertemu, apa yang akan kamu lakukan?" Dokter Noela penasaran dengan niat kepergian Elizabeth.
"Banyak!"