
"Apa tidak ada tempat lain untuk mengatur siasat? Minggir! Menghalangi jalanku saja." Ucap ketus Julia. Di awal perkenalan Eva dengan Julia, mereka memang saling membenci. Apalagi status Eva sebagai istri Kendrick. Padahal dulu dengan kedua mata kepala, Julia pernah menyaksikan bagaimana Eva menghina Kendrick, tapi sekarang seperti seekor nyamuk penghisap darah kerbau, menempel tidak mau menyingkir terbang.
"Kalau kamu bukan wanita Matheo pasti aku sudah...."
"Sudah apa? Membunuhku seperti primadona D'Oreon? Atau gigolo kamu si Duarte? Jika saja kamu bukan nyonya Kendrick yang terhormat, pemilik Kend Grup, pasti kamu sudah mendekam di penjara. Jadi saat ini nikmati saja peranmu. Dan satu lagi, kembalinya Elizabeth adalah pertanda peranmu segera akan tergusur!" Ucap Julia sambil memajukan bibirnya, kemudian dia pergi meninggalkan ke duanya yang masih terbengong, Julia menabrakkan pundaknya ke pundak Eva dan Luci. Keduanya terpental beberapa langkah ke belakang. Eva memendam Emosi, Julua banyak tau rahasianya, bertambah satu orang lagi yang ingin di lenyapkannya selain mamanya dan Elizabeth.
"Lihat! Kamu tau kan? Sebagian rahasiamu bahkan sudah terbongkar, wanita Matheo berkata benar. Nikmati saja peranmu sebelum mereka melangkah lebih jauh." Ucap Luci mencibir.
"Bahkan sekarang mama mendukung mereka dan tidak berpihak lagi denganku? Hanya karena mama menjadi gundik bajingan Carlos?" Ejek Eva, wajahnya memerah. Dulu dia selalu mendapat dukungan Eva, tapi sekarang semua memusuhinya. Carlos masih memiliki harta tetapi tentu saja semua akan di wariskan kepada Elizabeh, Luci mengambil keuntungan itu, bukankah salah satu jalan teraman?
"Tutup mulutmu! Aku tidak mendukung siapa siapa, mama hanya mau bermain aman. Setidaknya pikirkan posisimu! Mama tidak mau memancing kemarahan Kendrick, bahkan Jade pun di injaknya dengan satu kaki!"
"Omong kosong, hanya karena anak hasil perselingkuhanmu dengan Carlos, mama tidak mendukungku lagi? Siapa yang sekarang menikmati peran? Aku atau mama?"
'Plak, plak!'
Suara tamparan itu benar benar nyaring. Tanda lima jari kemerahan tertinggal di pipi Eva. Luci terkejut dan menyesal, berusaha mengusap pipi Eva bentuk penyesalan.
Tapi Eva semakin tersulut emosinya, dia berteriak sekencang kencangnya seperti wanita depresi.
__ADS_1
"Tekan emosimu, kamu mau semua orang menganggap kamu gila?" Ucap Luci, untung saja kamar kecil jauh dari ruang makan VIP, bahkan suara itu tersamar oleh derasnya air hujan yang turun di luaran sana. Tapi beberapa orang sempat melihat mereka, walaupun hanya di anggap sebagai wanita gila Tidak bisa mengontrol emosi!
"Jika kamu tidak bisa menekan emosimu, kamu akan kehilangan Kendrick, cam kan itu. Rahasiamu aman selama kamu tidak bertingkah! Nikmati peranmu, aku tidak mau kehilangan Carlos.
Eva mencibir, ternyata mamanya tidak sebaik dulu, bahkan kini lebih mementingkan lelakinya, si bajingan Carlos! Luci meninggalkan Eva kembali ke ruang VIP, sejujurnya dia sangat mendukung Eva, tetapi jika dia memberikan dukungan terhadap Eva, maka dia siap kehilangan Carlos di tambah dukungan Kendrick juga akan hilang. Ibu macam apa yang selalu memanfaatkan anaknya. Walaupun sedikit lebih baik perlakuannya tehadap Elizabeth.
Seperginya Luci, Eva merasa kesal Di depan kaca westafel dia menatap wajahnya yang cantik, polesan bedak yang sedikit tebal. Tidak sanggup menutupi lima jari yang di tinggalkan mama di pipinya.
Eva membasuh wajahnya, kali ini dia benar benar murka, rahasia itu benar benar di manfaatkan Luci untuk menekannya.
Eva benci mamanya yang bermain di dua kaki, dia mulai berpikir cara menyingkirkan Elizabeth selamanya. Kali ini tidak mau gagal.
Tapi tiba tiba terlintas dalam pikirannya, jika terlebih dahulu dia akan menyingkirkan Carlos, dengan begitu mamanya akan mendukungnya. Eva mengepalkan tangannya, dia tidak mau terlihat bodoh lagi. Tapi Eva cukup malu untuk bertemu keluarga besarnya, dia harus pergi sekarang lewat pintu samping. Tanda lima jari berubah warna biru.
"Aku berpapasan dengan Eva dan bibi Luci, mereka terlihat bertengkar." Ucap Julia berbisik tepat di telinga Matheo.
"Hussst, mana mungkin mereka bertengkar. Dua orang dalam satu paket yang sama." Balas Matheo, mengatakan bahawa Luci dan Eva adalah manusia dengan jenis yang sama. Sama sama saling melengkapi jadi tidak mungkin bertengkar.
Kendrick sama sekali tidak merasa kehilangan istrinya, baginya tanpa ada istrinya jamuan makan malam akan semakin baik.
__ADS_1
Kendrick juga menyampaikan kepada Carlos kalau tidak mungkin menempatkan mereka di kastil barat karena Jade masih belum tertangkap.
Suasana masih sedikit kaku. Pertemuana Elizabeth dengan Carlos masih masih menjadi pembatas antara keduanya karena mereka hampir saja menikah. Walaupun semuanya tak luput dari sebuah rencana busuk yang di susun Luci dan Eva.
Kendrick merasa terpuaskan, kehidupannya sangatlah sempurna, tapi sebenarnya itu hanyalah sebagian luarnya saja. Karena bagaimanapun juga Elizabeth masih merasa sebagai wanita perebut suami orang.
Sangat asing bagi Elizabeth tinggal di kastil milik Kendrick. Selain ada Nina, apalagi yang bisa di banggakan. Hingga perasaan ingin berpisah dari sisi Kendrick semakin membuncah. Elizabeth harus menutup wajah penuh kepalsuan. Kini dirinya tidak bisa berbuat banyak selain menuruti saja perintah Kendrick. Walaupun Leyton tak henti hentinya memuji dirinya dan menyebut Elizabeth dengan panggilan mama Eli. Tetap saja Elizabeth tidak mau, bahkan merasa terbebani dengan kebaikan Leyton. Tapi di hati kecilnya dia merasa kalau kedekatannya dengan Leyton seperti bongkahan benda yang menyinari hidupnya. Elizabeth tak tau terbuat dari apa bongkahan batu itu. Apakah berlian ataukah matahari yang bersinar?
Acara jamuan makan malam sudah selesai, Luci dan Carlos sudah di antarkan kembali ke apartemen milik Kendrick. Karena ada sesuatu yang harus di bahas mengenai pekerjaan kantor, Kendrick dan Matheo mendatangi Kend Grup pusat. Sementara itu Elizabeth dan Julia meninggalkan D'Arturo bersama Leyton dan Nina. Di perjalanan menuju kastil milik Kendrick Julia membahas temuannya tentang pertengkaran Eva dan Luci saat di depan kamar mandi. Bahkan Julia juga sempat mendengar ancaman Luci terhadap Eva walaupun tanpa kejelasan mengenai ancaman tersebut.
"Tapi aku juga sempat mendengar Luci bicara kepada Eva mengenai sesuatu."
"Sesuatu apa itu?" Tanya Elizabeth, jujur saja dia sudah tidak percaya dengan kakak dan Mamanya.
"Akan mengembalikan semua pada tempatnya."
"Kira kira apa?"
"Mana aku tau? Apa Eva mencuri sesuatu milik Kendrick dan Luci yang mengetahui tentang itu? Sehingga mereka bertengkar?" Tanya Julia.
__ADS_1
"Lalu barang apa?" Elizabeth menoleh ke dua bocah itu, tapi ke duanya tengah tertidur lelap.
"Kalau begitu aku akan mencari tau, siapa tau mereka sudah mencuri sesuatu barang berharga milik Kendrick Dan aku harus mengembalikannya." Ucap Elizabeth, untung saja supir yang mengantar mereka bujan Marco, sehingga rahasia ini tetap terjaga, toh ada penyekat di antara posisi kursi mereka.