
Elizabeth duduk termenung di samping brankar Eva, dia menatap wajah Eva. Ada perasaan marah bercampur kesedihan. Jika saja Eva tidak mengalami koma, Elizabeth bisa mencari jawaban yang sebenarnya atau kejelasan, tapi apakah mungkin? Sedangkan Eva selalu berbuat culas, Eva tidak akan mengakuinya. Keterlibatan Kendrick dalam masalah ini sangat mengecewakannya. Saat Elizabeth merenung tiba tiba terbersit dalam ingatannya, Diego kakak laki lakinya. Miris sekali nasib Elizabeth, keluarganya tercerai berai. Bahkan dia sama sekali tidak mengetahui keberadaan Diego.
'Hanya Kendrick yang mengetahui keberadaan Diego, tapi dia tidak mempercayai laki laki itu lagi.'
Tapi Elizabeth membutuhkan jawaban, bagaimana Eva bisa mencuri buah hatinya.
"Eva, kamu adalah saudara perempuanku satu satunya, kamu tega memisahkan aku dengan buah hatiku. Sampai kiamat aku tidak akan memaafkanmu." Ucap Elizabeth tepat di telinga Eva, Elizabeth tidak perduli, apakah Eva mendengar atau tidak.
Elizabeth menarik tas selempangnya dan berjalan menuju ke kastil. Saat kepulangannya Elizabeth sempat melihat Kendrick setia menemani Noela. Elizabeth sama sekali tidak merasakan perhatian Kendrick yang seperti itu, cemburu? Tentu saja, hanya kepada Noela. Tapi yang membuat Elizabeth tenang adalah Kendrick sudah tidak se arogan seperti sebelumnya.
Elizabeth turun dari kendaraan yang di kendarai oleh supir Kendrick.
Dalam kendaraan Elizabeth masih mengingat bagaimana perlakuan Kendrick pada Noela, dia mempercayai ucapan Noela namun sama sekali tidak mempercayainya.
Kendrick mengatakan bahwa semua ucapan Noela benar adanya.
Elizabeth kecewa, menyerah mencari jawaban.Kalimat ucapan Kendrick sudah mewakili semua, bahkan Kendrick tidak membatah sama sekali ucapan Noela. Elizabeth meninggalkan Kendrick dengan perasaan kecewa. Bodohnya Elizabeth tidak menanyakan alasan apa Eva mendorongnya dari tangga hingga melahirkan prematur, dia hanya terfokus tentang status Leyton.
Elizabeth tiba di kastil barat, dia menaiki tangga dan memasuki kamar utama yang biasa di tempatinya bersama Kendrick. Elizabeth berjalan sambil menunduk tanpa di sadari langkah kakinya menuntunnya memasuki kamar Leyton.
Elizabeth memasuki kamar Leyton, mendorong pintu dengan perlahan. Bocah lelaki itu tidur dengan meringkuk, selimut tebal menutupinya menyerupai sebuah kepompong. Nafasnya terdengar teratur, pipinya mulai terisi dan sedikit tembem, kepala botaknya sudah mulai di tumbuhi rambut. Elizabeth mengingat bagaimana dulu dia sempat kesal atas perlakuan Kendrick karena sangat menyayangi Leyton di banding Nina, bahkan dia sangat cemburu. Tapi sekarang Elizabeth merasa beruntung, satu satunya penyesalnnya adalah dia tidak memeluk dan merawat ketika Leyton di lahirkan. Elizabeth mengusap pipi Leyton. Air matanya keluar menetes jatuh di atas dahi putra yang di abaikannya.
Leyton merasakan dingin di dahinya, dia terbangun mengerjapkan matanya. Elizabeth gugup dan membenahi ekspresinya. Ada perasaan bersalah. Leyton terbangun dari tempat tidur, dia duduk dengan tatapan tak percaya.
__ADS_1
"Bibi Eli?" Ucap Leyton seakan menunggu jawaban. Dia menurunkan selimut dan tangannya terulur, jarinya menghapus sisa air mata.
"Mulai sekarang kamu tidak boleh merubah panggilan itu, panggil aku mama." Elizabeth merengkuh Leyton, memasukkan dalam pelukannya.
"Maafkan mama sudah mengabaikanmu."
"Jadi benar tentang surat itu? Bagaimana bisa?" Tanya Leyton menuntut kejelasan. Dahinya mengkerut, menekuk kakinya, meletakkan dagunya di atas lutut, seolah ketakutan.
"Dengarkan mama, mama akan menyelidiki hal ini. Tapi percaya, mama benar benar tidak tau. Mama akan menebus waktu mama yang hilang, waktu bersamamu. Nina adalah saudara kembarmu."
Leyton tetap diam, sama sekali tidak mau menatap wajah Elizabeth, merasa terbuang dan menyedihkan. Bahkan Leyton menyesali pernah berbuat kasar terhadap Nina atas perintah Eva yang di anggapnya ibu yang sangat menyayanginya. Leyton hanyalah bocah kecil tapi dia sangat pintar.
"Bawa aku pergi mama." Ucap Leyton sedih, dia sangat kecewa pada Eva sekaligus menyayangi. Tapi saat dia melihat bagaimana Eva melompat dari balkon, Leyton kecewa. Kekecewaan itu bahkan di tujukan pada Elizabeth karena sehari sebelumnya Leyton melihat bagaimana mereka bersitegang.
Leyton menganggukkan kepalanya tanda menurut. Elizabeth tidak mungkin membiarkan lagi ke tiga anaknya tinggal di rumah ini, karena kotoran iblis Noela akan memprofokasi Kendrick, sebelum itu terjadi Elizabeth harus pindah. Elizabeth kembali menidurkan Leyton, memeluknya dan mengusap kepalanya penuh kehangatan.
Elizabeth masih harus memikirkan kondisi David karena lahir prematur.
Eva memaksa Elizabeth untuk melahirkan lebih cepat semata mata karena dia tidak mau rahasianya terbongkar, rahasia tentang Leyton bukan anak kandungnya.
Tapi sebenarnya hal itu bisa di cegah jika saja Kendrick dengan cepat membongkar kebusukan Eva, tapi dia malah menahannya. Entah apa yang di pikirkan Kendrick.
Elizabeth sudah menenangkan Leyton, kemudian dia pergi ke lamar David, bayi kecil itu tak kalah menyedihkan, walaupun lahir prematur tapi David cukup sehat tapi seorang ibu tidak akan rela menyadari proses lahir putranya dengan cara yang sangat tragis.
__ADS_1
Elizabeth mengambil sebuah langkah yang mungkin akan menentukan ke mana nasib pernikahannya. Hubungannya dengan Kendrick sudah tidak sehat. Trik maupun intrik yang di lakukan oleh Noela sangat menekannya.
Satu bulan berlalu tanpa sekalipun Kendrick menemuinya, lelaki itu tidak menuntaskan masalah yang di hadapi bahkan terkesan menghindar. Noela di tempatkan di kastil timur, bahkan wanita itu masih menikmati sandiwaranya sebagai perempuan lumpuh. Noela sukses menjauhkan Kendrick dari Elizabeth.
Hingga saat minggu kemaren Elizabeth mendapat kabar kalau di kantor pusat Kend Grup muncul seorang pria misterius, pemegang saham tertinggi di bawah Kendrick. Pria itu ternyata adalah Jade.
Jade Eman yang selama ini menjadi buronan Kendrick ternyata berhasil membalikkan keadaan secara sembunyi sembunyi.
Rumor beredar cepat, kubu terpecah menjadi dua. Media bahkan menyebarkan berita itu. Kendrick tidak merasa terancam karena saham gabungan milik Leyton dan dirinya masih menduduki tempat teratas. Masalah muncul, ternyata saham keci milik Eva sudah di beli oleh Jade sebelum Eva jatuh dari balkon. Tentu hal itu membuat Kendrick was was. Saham terakhir yang menjadi incaran adalah saham Elizabeth dan Noela. Mendengar itu, dengan senang hati Elizabeth membantu. Mengembalikan sahamnya kepada Kendrick.
Awalnya Kendrick mengira saham Noela akan di dapatkannya dengan mudah, karena yakin kalau Noela mencintainya tanpa syarat. Ternyata dugaannya salah besar.
Noela memberikan syarat yang tidak masuk akal. Noela meminta Kendrick menceraikan ke dua istrinya. Tentu usulan itu di tolak Kendrick mentah mentah, Kendrick menyadari hubungannya dan Noela sudah di luar kendali, Noela mulai menunjukkan taringnya.
"Lalu kamu menyerah? Membiarkan harta milikmu pindah ke tangan Jade? Setelah perjuanganmu sampai seperti ini?" Ucap Noela memanas manasi, ini adalah saatnya untuk dia merebut cinta Kendrick.
Marco juga mendapatkan bukti yang mencengangkan, transfer ke bank lain yang di lakukan Eva ternyata di kirim ke nomor rekening milik Jade.
Nomor itu adalah nomor fiktif tapi dengan kepintaran Marco dan Matheo, ke duanya dapat membongkar bagaimana kejahatan Jade lakukan.
Jade adalah salah satu kekasih gelap nyonya pertama.
Kendrick tertawa menyadari kebodohannya. Kendrick memberikan kebebasan kepada ke tiga istrinya tapi ternyata Eva menghabiskan uangnya kemudian mengirimkan pada musuh bebuyutannya.
__ADS_1