
Nyonya Kendrick murka, membanting seluruh barang yang ada di depannya. Bahkan seperti biasa Leyton juga menjadi sasaran utamanya.
"Tutup semua pintu!" Bentak nyonya Kendrick kepada Berta. Wanita itu ingin sekali melampiaskan kemarahannya.
Leyton berdiri di tengah ruangan, menggigil ketakutan.
"Mama, biarkan aku ke kastil barat, papa menungguku di sana." Ucap Leyton sambil menundukkan kepala, tidak berani menatap wajah mamanya.
"Ke kastil barat? Bukankah selama ini kamu sering menghabiskan waktumu di sini! Demi bisa mendekatiku! Anak gak guna, buat apa aku menghabiskan waktu membesarkanmu, tapi ternyata tidak ada untungnya sama sekali!" Ucap nyonya Kendrick, dia menghardik putra semata wayangnya. Dia tak perduli dengan anak hasil hubungan terlarangnya dengan Kendrick.
"Mati saja kamu!" Teriak wanita itu lagi. Wajahnya memerah penuh dendam.
"Mama, tapi aku kan anakmu?" Ucap Leyton sambil berlinang air mata.
"Ya kamu memang anakku, tapi sama sekali tidak membantuku. Tidak membelaku." Ucap Nyonya Kendrick.
"Leyton mau membantu mama." Ucap Leyton di sela isak tangisnya. Anak sekecil Leyton bisa berbuat apapun karena perlakuan orang dewasa. Leyton menjadi pendendam dan arogan. Sikapnya kepada pembantu juga kasar.
"Benarkah, apa ucapan Leyton itu benar?" Emosi mamanya berubah dengan cepat, wanita ular berbisa itu terlihat lembut, pantas di samakan sebagai artis.
"Iya mama, apapun akan Leyton lakukan demi mama." Leyton mengatakannya penuh perasaan takut. Seolah terintimidasi, bahkan Berta merasa kasihan.
"Baik, mama hanya meminta satu hal, dekati bibi Noela, kasian dia kesepian."
"Cuma itu ma?" Tanya Leyton tidak percaya, persyaratan seperti apa itu, mendekati dokter keluarga, apalagi dokter Noela sangat baik.
"Ya cuma itu, atau kamu meminta lebih?" Tanya wanita itu kepada Leyton. Wanita itu mendorong kepala Leyton dengan ujung jari, tidak sakit tapi memalukan.
Pagi tadi saat dia menemui Noela, dalam waktu bersamaan Kendrick memasuki ruangan yang sama, di bagian pintu lainnya, padahal nyonya Kendrick butuh seseorang sebagai sasaran kemarahannya. Tapi baru saja dia mendekati Noela, Kendrick melihat gelagat aneh. Kendrick duduk dan mendekati Noela tanpa menghiraukan istrinya.
__ADS_1
"Kita menikah besok pagi." Ucap Kendrick kepada Noela, Noela belum siap apa apa Bahkan dia langsung terdiam.
Ekspresi nyonya Kendrick benar benar buruk, selain keberadaannya tak di anggap Kendrick. Bahkan Kendrick memasuki kastil dan hanya melewatinya saja. Tangannya mengepal, kuku kukunya menancap hingga menembus kulit. Ingin rasanya mencekik leher dokter Noela.
"Tapi, bukankah terlalu cepat, sebaiknya menunggu aku melahirkan." Ucap Noela.
"Aku harus memberikan status yang jelas pada anak yang kau kandung." Jawab Kendrick.
"Kendrick kamu bisa memberikan status yang jelas tanpa menikah dengan dia." Sela nyonya Kendrick. Wanita itu benar benar cemburu, selama menikah dengan Kendrick tidak pernah sekalipun dia di sentuh, dan sekarang Kendrick malah menghamili wanita lain bahkan mengandung.
Kendrick diam, tapi mengalihkan pandangan ke wajah istrinya, kemudian memelototkan matanya. Gerakan itu begitu mengintimidasi nyonya Kendrick. Nyonya Kendrick diam tidak berani membantah.
"Ya kalau kamu menikahi dokter Noela ya menikah saja. Aku tidak menghalangi. Tapi... Aku mau bertanya siapa yang akan tinggal di sini? Aku lihat kesibukan para pelayan. Seperti akan ada tamu besar."
"Duduk!" Perintah Kendrick kepada istrinya.
Dia tidak langsung menjawab, meletakkan tangannya di atas perut Noela dan mengusapnya. Gerakan itu sangat menyakiti istrinya. Tidak itu saja, Noela seperti di himpit dua beton baja, dirinya merasa tidak enak hati.
Perubahan wajah istrinya terlihat jelas, tapi dia tidak perduli. Kendrick menikahi wanita itu karena mengaku telah melahirkan anak yang bernama Leyton.
Awal mula nyonya Kendrick membawa bayi yang masih merah, usia bayi itu masih satu bulan.
Bayi bernama Leyton itu sangatlah kurus bahkan kulitnya tampak keriput. Awalnya Kendrick tidak mempercayainya tapi setelah melakukan tes DNA dan hasilnya cocok , Kendrick lansung bertanggung jawab. Dari sekian wanita yang tidur dengannya, hanya nyonya Kendrick inilah yang melahirkan anaknya.
"Kendrick, kamu jangan keterlaluan." Protes istrinya.
"Keterlaluan bagian mana? Aku tidak akan membawa Noela dan wanitaku ke kastil ini, jika keselamatannya tidak terjamin!" Kendrick berdiri dari sofa yang di dudukinya. Dia mendekati istrinya. Dia paham kalau yang melakukan teror adalah istrinya.
"Satu lagi, orang suruhanmu mati. Apa kamu tidak merasa kehilangan?" Pancing Kendrick, dia menekan istrinya hingga ke sudut tembok.
__ADS_1
"Maksudnya?" Jawab nyonya Kendrick pura pura bingung.
"Jangan berlagak bodoh! Kamu sudah membayar dua orang untuk membunuh wanitaku. Tapi sayang sekali orang suruhanmu sangat bodoh. Bahkan dua duanya menemui ajal." Ucap Kendrick sambil mengatupkan dua geraham menahan marah.
Seketika nyonya Kendrick terkejut. Embre menemui ajal? Tidak mungkin Embre sebodoh itu, bahkan dia gagal.
"Maksudnya apa?" Tanya wanita itu.
"Jangan berlagak tidak tau!" Bentak Lendrick. Padahal yang diaksud satu orang lagi selain Embre adalah suruhan dari wilayah selatan. Kendrick mengatakan itu demi memancing istrinya.
"Pergi dari hadapnku! Jika bukan karena Leyton, aku sudah menendangmu!" Bentak Kendrick, wanita itu sangat kesal apalagi dirinya di usir di depan mata Noela.
Saat ini di kastil barat, tepatnya di ruang tamu. Hanya tinggal Kendrick dan dokter Noela. Keduanya seperti orang asing, duduk bersebelahan tapi tidak ada kalimat sedikitpun.
"Bagaimana juniorku di dalam sana? Apa dia baik baik saja?" Tanya Kendrick memulai pembicaraan.
"Cukup pintar, tapi tiap hari membuatku lelelahan, dia berputar setiap kali mendengar suaramu. Emmm maksudku jika kamu berada di dekatnya."
"Benarkah? Boleh aku mengusapnya? Tanya Kendrick memastikan, sambil mendekatkan tangannya ke perut Noela, Noela meremas tangan Kendrick meletakkannya di atasnya, Perut Noela bergerak hebat, seolah ada bayi dinosaurus di dalam sana. Wajah Kendrick berubah jadi berseri, baru kali ini dia merasa sebahagia ini.
Apa dulu Leyton juga seperti ini?
Batin Kendrick merasa menyesal. Sementara itu Noela merasa terharu, gerakan Kendrick begitu halus dan lembut.
"Besok pagi aku akan ke luar negri, ada sesuatu yang akan aku kerjakan. Jaga dirimu, walaupun banyak pengawal yang berjaga tapi kamu tetap harus hati hati. Kamu jaga dia." Ucap Kendrick, besok dia akan ke luar negri menjemput Diego, sesuai arahan Julia, selama ini dia sudah mengabaikan Diego, walaupun sesungguhnya Kendrick sudah menempatkan Diego di rumah sakit yang mahal. Tetapi sampai detik ini dia tidak terpikirkan untuk menanyakan sebuah rahasia besar yang akan mengungkap jati diri Elizabeth.
Ada rasa kecewa di wajah Noela, baru saja Kendrick berjanji akan menikahinya bahkan berkata di depan iatrinya. Tapi sekarang Kendrick ingkar janji, Noela menghela napas berat, perasaannya akan masa depannya bersama Kendrick bagaikan layar abu abu, tidak pasti dan seperti harapan palsu.
Beda cerita dengan nyonya Kendrick, kemarahannya di lampiaskan kepada Berta. Dia tidak menyangka kematian Embre, tetapi saat mendengar ucapan Kendrick kalau sebenarnya kematian Embre tidaklah sendirian, ada orang lain di waktu kejadian yang sama.
__ADS_1
"Berta cari tau seseorang yang mati bersama Embre! Tidak perduli bagaimanabcaranya."