Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Surat Nikah Palsu


__ADS_3

Dekorasi rumah makan yang sederhana dengan bilik kecil sebagai penyekat, ada lukisan pohon bambu dan pajangan aquarium berisi ikan hias yang cantik. Cat ruangan di dominasi warna coklat muda, dengan lantai yang terbuat dari batu pualam. Suasana benar benar natural dan asri.


Bebarap pelayan rumah makan mengenakan pakaian khas adat daerah asal, bahkan rambut mereka di sanggul sedikit ke atas.


Para pengunjung memiliki privasi karena bilik bilik kecil itu memang di kususkan untuk tamu pemesan.


Rumah makan berada tidak jauh dari rumah sakit, dan siang ini sedikit ramai. Bahkan banyak sekali pegawai rumah sakit yang menunduk hirmat kepada Artur jika berpapasan.


Artur duduk berhadapan dengan Elizabeth, dia tidak bisa lagi menganggap Elizabeth adalah istrinya. Surat pernikahan palsu itu sudah di ketahui oleh Kendrick. Artur akan menggunakan alasan ini untuk menjauhi Elizabeth, dan bukan sebagai dokter yang mencuri organ dalam pasiennya. Setidaknya Elizabeth membenci dirinya hanya karena alasan yang tidak terlalu parah.


Artur juga sudah mengatakan kepada Kendrick kalau pada saat dia menyelamatkan Elizabeth, Elizabeth sangat depresi. Untung saja kehamilan lumayan membantunya. Di samping itu Artur adalah dokter, tentunya berkat bantuan teman teman sesama dokter Artur bisa mengobati depresi Elizabeth tanpa membahayakan kehamilan.


"Eli, sebelum aku mengatakan sesuatu, hanya satu yang harus kamu ketahui, kamu adalah cinta pertamaku. Dan aku benar benar menyayangi kamu. Jadi jika nanti kamu mendengar sesuatu yang buruk tentang aku, percayalah aku tidak bermaksud seperti itu."


"Kamu ngomong apa? Aku sama sekali tidak mengerti."


Artur mengeluarkan kertas warna merah dari saku jasnya. Menariknya perlahan lahan dan menyodorkannya pada Elizabeth. Artur menarik napas berat.


"Bukankah ini surat nikah kita?" Tanya Elizabeth heran.


"Ya, kamu benar."


"Lalu untuk apa kamu membawanya?" Tanya Elizabeth, kemudian dia memasukkan nasi ketan yang di gulung berisi ikan laut mentah ke dalam mulutnya.


Ekspresi Elizabeth yang seperti itu benar benar membuat perasaan Artur tak rela.


"Pernikahan kita tidak sah di mata hukum."


"Bercanda ya?"

__ADS_1


"Eli, ini benar. Maafkan aku sudah mempermainkan kamu."


"Maksud kamu apa jelaskan!" Ucap Elizabeth lagi kemudian meletakkan dua batang kayu sebagai alat makan itu ke atas meja dengan keras.


"Tentang identitasmu yang aku palsukan demi meloloskan pernikahan kita, dan aku juga memalsukan kematianmu. Ini..."


"Apa kamu di ancam Kendrick? Hingga kamu harus membuat pengakuan bohong?" Tanya Elizabeth tak percaya.


"Bukan! Kendrick tidak ada sangkut pautnya dengan ini. Dan kamu bisa merobek surat nikah ini. Karena sebenarnya pernikahan kita cacat di mata hukum." Elizabeth menundukkan kepalanya, dia juga tau usaha Artur untuk mengejar cinta Elizabeth, dengan begitu Elizabeth tidak seberapa menyalahkannya. Tapi tetap saja Elizabeth kecewa. Akhirnya lagi lagi kembali pada Kendrick. Tetapi untungnya Artur sama sekali tidak pernah menyentuhnya.


Apapun itu Elizabeth yakin, sikap Artur yang seperti ini karena tekanan dari Kendrick. Hanya saja Artur tidak jujur. Artur menyobek surat nikah itu menjadi beberapa bagian kecil. Penyesalan benar benar di alami saat ini, melihat foto dirinya bersanding dengan foto Elizabeth berubah menjadi serpihan kecil.


Elizabeth berdiri meninggalkan Artur yang masih duduk termenung, kekecewaan Elizabeth pada sikap Artur yang mencurigakan. Hanya masalah ini saja yang mampu mendorong Artur menyerah. Elizabeth memang tidak mencintai Artur tetapi dia bisa belajar untuk hal itu.


*******


Beberapa kali Elizabeth mencari keberadaan Artur, bagaimanapun juga Artur yang sudah menyelamatkannya. Hingga sesampai di Kolombiapun Elizabeth masih berharap semoga saja dia bisa menemukan Artur walaupun itu tidak mungkin.


Jarak negara asal dan Kolombia benar benar membutuhkan waktu sangat panjang dan lama, sehingga Elizabeth dengan perut besar sangat kepayahan. Sehingga Kendrick membawa kendaraan besar untuk membuat nyaman Elizabeth, sedangkan Noela di bawa dengan mobil ambulan.


Noela berada di atas kasur brankar yang di bawanya dari negri Jepang. Untung saja Kendrick memiliki pesawat jet pribadi sehingga semua bisa di lakukan dengan mudah.


Kedatangan Elizabeth tentu saja menjadi kejutan buat Julia, Eva dan tentu saja Noela. Sambutan semua penghuni para pelayan dan para pekerja lainnya juga senang. Mereka tau bagaimana kesedihan bos Kendrick setelah kepergian Elizabet. Tapi berbanding terbalik dengan Elizabeth. Dia benci harus kembali ke pada Kendrick.


Tapi setelah menemui putri kesayangannya, Elizabeth sangat senang. Bahkan dia berlinang air mata.


Elizabeth menerangkan kepada Julia bahwa rekayasa kematiannya adalah demi kebaikan dirinya juga Eva. Elizabeth berprinsip tidak mau berbagi suami dengan saudara kandung. Apalagi tragedi jatuhnya dia ke air laut di karenakan Kendrick lebih menyelamatakan Ke dua istrinya dan bukan dirinya.


Julia dan Nina menangis bahagia. Semua yang terjadi seperti mimpi. Tapi sikap Elizabeth terhadap Kendrick benar benar terbalik. Elizabeth menjadi dingin.

__ADS_1


Saat ke tiganya masih menikmati kebahagiaan di kamar Nina, seseorang mendorong pintu dari luar dengan kasar bahkan mengeluarkan suara hentakan sangat keras.


Ke tiganya menoleh bersamaan. Betapa terkejutnya ternyata yang memasuki pintu kamar Nina adalah Eva.


Nina ketakutan dan bersembunyi di balik tubuh Elizabeth.


"Ternyata kamu masih hidup?"


"Kecewa karena Elizabeth tidak mati?" Jawab Julia mencemooh.


"Bisa kamu tutup mulut? Aku hanya berbicara dengan adik kesayanganku!"


"Adik kesayangan dari mananya? Cemooh Julia. Elizabeth menghela Julia agar membawa Nina untuk makan malam. Julia menuruti dan dia akhirny ke luar dari kamar Nina.


"Aku dengar kamu sudah menikah dengan memalsukan identitas, bukankah begitu? Laluanak dalam perutmu bukan anak Kendrick bukan?"


"Oh tentang bayi dalam perutku? Ini anak Kendrick. Awalnya aku menutupi siapa ayah biologis sebenarnya, sayangnya Kendrick tidak percaya dan dia melakukan tes DNA sendiri. Apa kamu tau ekspresi Kendrick saat tau benih siapa yang ada dalam perutku? Dia tentu senang. Padahal aku sudah menolak, bahkan suami kita bilang. Tidak masalah benih siapa yang aku kandung, asal aku kembali padanya dia akan bertanggung jawab."


Eva mengepalkan tangannya. Dia berbalik badan dan keluar dari pintu kemudian membanting dengan keras.


Belum juga Elizabeth merebahkan tubuhnya di kasur empuk. Suara pintu yang di dorong dari luar kembali terdengar bahkan sangat halus. Sebuah wajah kecil yang tampan berjalan mendekati Elizabeth kemudian memeluknya.


"Bibi Eli, aku senang kamu baik baik saja." Kemudian Elizabeth membuka pelukan dan merangkulnya lama.


"Benarkah?"


"Kenapa kamu memilih mati? Apa kamu tidak menyukaiku? Apa aku terlalu nakal?"


"Tentu tidak. Aku menyayangimu dan Nina. Untuk masalah ini tentu suatu saat kamu akan mengerti. Ini masalah orang dewasa."

__ADS_1


__ADS_2