Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Kesadaran Noela, Sleeping Beauty


__ADS_3

Jade hilang dan Moro tersandra di dalam ruang bawah tanah yang tak jauh dari kastil. Saat ini Kendrick sudah menguasai wilayah Kolombia. Kendrick mulai melakukan perombakan di bantu Matheo dan Marco, masa transisi lebih menguras tenaga. Kekacauan dan perekrutan mulai di kerjakan. Satu minggu bukanlah waktu yang cukup untuk melakukan semua itu. Tentu nantinya akan di butuhkan waktu yang lama. Ada perasaan sedih di hati Kendrick jika mengingat masa masa bersama Elizabeth, kematian di depan matanya, menguburkan wanita yang paling di cintai. Tanpa ada yang tau, Kendrick sering menangis sendiri. Di dalam kamar yang gelap. Tidak ada yang tau bahwa kesedihan itu mulai menggerogoti kesehatannya. Menjadi pecandu rokok dan minuman keras tentunya sangat merusak organ dalam. Tubuh Kendrick yang dulunya tinggi dengan otot ototnya yang menonjol kini tidak ada lagi, tubuhnya mengurus, tapi sisa sisa ketampanannya masih terlihat. Dagunya banyak di tumbuhi rambut halus, tidak terlihat rapi, tapi dia masih bersahaja. Ada satu baris guratan di dahinya, matanya terlihat kuyu seperti tak terawat.


Kebaikan Eva masih di ingat Kendrick, menyembunyikan keluarganya dari serangan anak buah Jade adalah tindakan yang tepat, tapi siasat buruk Eva tidak bisa terbantahkan, Kendrick sama sekali tidak bisa menerima Eva sekalipun Eva mengorbankan nyawanya, entah apa yang membatasi hati Kendrick sehingga sulit menerima Eva.


Eva tidak jadi di pindahkan ke rumah lain milik Kendrick, dengan alasan masih trauma tentang kerusuhan itu, akhirnya Kendrick mengijinkan Eva tinggal di kastil barat. Ada kepuasan di wajah Eva, baginya tidak masalah Kendrick mengabaikannya yang penting dirinya bisa mengatur siasat supaya Kendrick bisa jatuh cinta pada dirinya.


Ada seseorang yang tidak menyukai keputusan Kendrick yaitu Julia, entah apa dia merasa ada sesuatu yang buruk jika dia berdekatan dengan Eva. Tetapi apa boleh buat, rumah yang di tinggalinya saat ini adalah Milik Kendrick, dengan berat hati dia akhirnya menyetujuinya. Yang penting baginya bisa melindungi Nina, buah hati sahabatnya.


Pengobatan Noela sudah memasuki masa satu bulan, tidak ada perkembangan berarti pada Noela selain tersadar dari komanya. Noela memang tersadar hanya saja tubuhnya tidak merespon apapun, dengan kata lain Noela lumpuh dan bisu.Mata dan Otaknya masih bisa di pergunakan. Dokter yang merawatnya cukup senang.


Selama di jepang dan belum tersadar, Noela tak ubahnya putri tidur, mata selalu tertutup. Banyak perawat yang menjulukinya dengan sebutan 'Sleeping Beauty.' Semua menyukai pasien Noela karena kecantikannya, pipinya akan memerah jika seseorang memujinya padahal dia belum tersadar.


Noela pasien koma dia masih bisa bereaksi jika ada suara melalui respon kelopak matanya yang masih tertutup.


Noela akhirnya membuka matanya, otaknya bahkan bisa bekerja dengan baik. Kemajuan yang cukup menggembirakan. Dokter Artur mendapatkan tepuk tangan dan sanjungan dari dokter lain, terutama tim dokter dari Kolombia yang membawa Noela untuk berobat ke Jepang. Ada manik kepuasan di mata dokter Artur, terutama kerja keras istrinya, istrinya yang mendorong dirinya, dan menyemangatinya dalam proses penyembuhan pasien Noela. Kebaikan istri dokter Artur begitu menarik perhatian, para pegawai rumah sakit banyak yang memuji istri dokter Artur. Tiap pagi dia akan datang mengganti bunga yang ada di atas nakas, memijat kaki pasien Noela, dan bahkan memotong kuku agar terlihat rapi dan bersih. Bahkan mengganti pakaian dalam tanpa perasaan jijik.


Dokter Artur sempat berdebat dengan istrinya, mengapa istrinya begitu menginginkan kesembuhan Noela. Bahkan dia ikut terlibat merawatnya. Tentunya sudah di bicarakan pihak rumah sakit kalau istrinya punya ikatan emosional dengan pasien Noela.


Ikatan emosional seperti apa jelasnya, istrinya tidak bisa mengatakan.

__ADS_1


Sebelum Noela tersadar dari komanya, istri dokter itu merawat Noela dengan tulus. Dia selalu mengenakan masker dan menggunakan kaos lengan panjang dan krah leher yang tinggi sehingga menutupi sebagian wajahnya. Wajahnya tidak terlihat, hanya memperlihatkan sedikit matanya. Istri dokter melakukan semuanya dengan cepat, seperti memandikan Noela atau mengajaknya berjemur di bawah sinar matahari dengan kursi roda.


Istri dokter selalu melakukan interaksi dengan Noela, mengajak berbicara satu arah dan bercanda. Tetapi sejak kesadaran Noela pulih walaupun tidak sampai normal, istri dokter itu mendadak pendiam. Dia hanya melakukan pekerjaan yang penting saja.


Pandangan mata Noela tak lepas dari manik mata istri dokter. Sayangnya Noela tidak bisa mengeluarkan suara.


Mendengar kabar itu Kendrick cukup senang, Kendrick berharap jika Noela benar benar sembuh dia akan mencoba menerimanya sesuai permintaan Elizabeth padanya. Kendrick Menatap wajah putri kecil yang cantik buah cinta Noela, wajah bayi itu sanagt mirip dengan Noela dari mata, hidung hingga bibirnya. Tangan halus Kendrick mengusap pipi Eliana dengan lembut, seolah mengerti, bayi Eliana tertawa terbahak bahak.


'Bayi kecil ini membutuhkan ibunya'!


Kendrick sangat puas dan senang, ada senyum tipis di sudut bibirnya, bersamaan ada gurat kekecewaan yang nampak pada wajahnya. Dia ingin menerima Noela walaupun bertentangan dengan hatinya.


Kebetulan Matheo saat ini juga tinggal di kastil barat sehingga diapun ikut bergabung.


"Persiapkan pesawat, aku akan berangkat ke jepang menemui Noela." Ucap Kendrick datar. Dia dusuk di kursi kebesarannya yang berwarna hitam. Susunan berkas dan file berserakan di atas meja kerjanya.


"Baik bos." Jawab Marco, dia berdiri di depan pintu, ke dua tangannya saling menyilang di belakang pinggangnya.


"Oh itu bagus, aku dengar dia sudah tersadar? Sampaikan salamku padanya." Ucap Matheo.

__ADS_1


"Ya itu kabar yang bagus, hanya saja masih lumpuh, dan tidak bisa mengeluarkan suara sama sekali. Oleh sebab itu aku akan melihatnya. Semoga kabar baik." Ucapan Kendrick seperti harapan dan doa.


Hubungan Kendrick dan Noela hanya karena ingin menebus perasaan bersalahnya tidak lebih dari itu. Tetapi paling tidak pilihan itu lebih baik dari pada Eva, posisi Noela setidaknya lebih punya tempat di hatinya.


Terkadang temperamen Kendrick merasa di luar kendali, sakit kepala bahkan di luar batas kewajaran, kepalanya seakan meledak. Semua tak lain karena kematian Elizabeth di depan matanya. Dia bahkan seperti gila.


Kendrick lelaki normal, terkadang tak sedikit wanita yang ingin mendekatinya. Rumor konflik hubungan rumah tangganya bahkan sudah menjadi konsumsi umum. Tapi Kendrick menahannya dan memilih melakukan olah raga atau bekerja.


Sebelum keberangkatannya malam ini Kendrick menemui anak anaknya yang tengah tertidur di kamarnya, dia menciumi satu persatu. Tak lupa berpesan kepada para pelayan dan pengawal agar memperlakukan putra putrinya dengan baik. Tak ubahnya seorang ayah yang bertanggung jawab.


Setelah itu Kendrick dan Marco menuju ruang bawah tanah, menurut salah satu pelayan, kondisi Moro memprihatinkan, karena kurangnya oksigen dan sinar matahari, tubuhnya tidak bertenaga, makanan yang di berikan oleh pelayanpun tak di sentuhnya. Moro yang dulu berpenampilan seperti algojo, kini kurus dan kering.


"Marco, bawa dia ke rumah sakit. Sembuhkan dia. Aku masih membutuhkannya."


"Tapi bos!"


Kendrick tidak melanjutkan ucapannya, dengan lirikan matanya, Marco tau kalau Kendrick tidak suka.


"Baik saya laksanakan!" Ucap Marco, lalu memanggil dua temannya untuk mengangkat tubuh Moro dan di bawah ke rumah sakit.

__ADS_1


__ADS_2