Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Depresi Berat


__ADS_3

Banyak kejanggalan yang di temukan oleh polisi. Kendrick begitu lihai membuat alibi. Mengatakan bahwa sebenarnya mayat yang di temukan di apartemennya karena perlawanan Kendrick dengan seorang perampok. Bahkan Kendrick tidak mengakui kalau mengenal Duarte.


Kendrick bisa lepas dengan jaminan. Tetapi itu hanya sementara.


"Bagaimana dengan CCTV?"


"Sudah di bereskan bos." Jawab Marco.


"Sebarkan ke seluruh anak buah. Katakan pada mereka kalau tidak mengenal Duarte. Manusia tengik itu memang pantas mati."


"Petugas keamanan apartemen?" Tanya Kendrick datar.


"Saya sudah memberikan uang dan pergi ke perbatasan. Saya yang mengantarnya bos."


Marco mendengarkan semua perintah Kendrick dengan seksama.


"Ponsel." Ucap Kendrik dengan telapak tangannya menghadap ke atas.


Marco memberikan ponsel kepada Kendrick, menekan nomor kontak panggilan yang bernama Noela lalu menekan tombol OK.


Saluran ponsel langsung terhubung. Sesaat kemudian sebuah suara terdengar merdu terdengar.


"Wanitamu baik baik saja. Hanya luka di tangan dan itu sudah di jahit." Ucap Noela dengan lembut.


"Baguslah, apa dia sudah sadar? Biarkan aku berbicara dengan dia."


"Hmmm itu masalahnya. Dia belum sadar sampai sekarang."


"Apa separah itu?"


"Masalah itu masih dalam penanganan dokter lain."


"Baiklah Noe, aku ucapkan trimakasih. Aku akan melihatnya ke sana."


Kendrick mengakhiri panggilan telepon. Meremas ponsel dengan kesal.


"Bos, sebaiknya jangan ke sana. Demi keamanan nona Eli. Tentunya polisi tidak akan segampang itu mempercayai pengakuan bos."


"Brengsek."


Kendrick merasa bingung. Padahal dia puas melihat Duarte mati menggenaskan, Duarte yang membuat dirinya menjadi bulan bulan para mafia penjualan anak, mendorong dirinya menjadi penjahat jalanan.


"Sebaiknya bos kembali ke Orion saja. Itu lebih aman."

__ADS_1


Sebelum kedatangan polisi, pada saat di tempat ke jadian, Kendrick merekayasa semua bukti agar tidak memberatkan dirinya atau di jadikan tersangka. Kendrick mengakui kalau sebenarnya itu adalah perampokan. Cctv sudah di hancurkan oleh anak buah Marco. Sayangnya polisi tidak percaya begitu saja. Untunglah polisi memberikan kebebasan dengan uang jaminan. Kendrick bisa terlepas tetapi bersifat sementara. Seandainya polisi bisa menemukan bukti kuat maka pintu penjara terbuka untuk Kendrick yang telah merekayasa bukti dan Elizabeth menjadi tersangka utama. Tapi Kendrick tidak mau begitu.


Kendrick tidak bisa menemui Elizabeth, dia menahan diri untuk sementara. Dia paham polisi menjadikan dirinya target karena Kendrick adalah salah satu mafia baru yang ada di Kolombia. Sedikit saja bukti mengarah pada dirinya dan Elizabeth, semua usahanya akan musnah. Masalah semakin rumit.


Sudah satu minggu berlangsung, polisi menemukan bukti baru yang memberatkan Kendrick, bahkan bukti itu di kirimkan seseorang untuk menahan Kendrick. Semua serba kebetulan. Jaminan uang tidak ada artinya. Berita inipun terbawa hingga ke telinga Matheo.


'Brak.'


Matheo menggebrak meja yang ada di depannya. Matheo segera meninggalkan kantor kecil milik Kendrick, menuju kantor polisi tempat Kendrick di tahan.


Kesal dengan Kendrick karena sudah beberapa kali diperingatkan. Di tambah dia mendapatkan laporan dari Marco kalau kejadian ini lebih dari seminggu. Padahal sebelumnya Kendrick berjanji kepada Matheo akan meninggalkan bisnis haramnya dan menjalani hidup yang benar. Apalagi perusahaan kecil yang di rintis berdua sudah mulai berkembang pesat.


"Kamu gila merekayasa kejadian."


"Pelankan suaramu."


"Tapi sebuah bukti di temukan di apartemenmu, sialan kenapa serbuk setan di temukan di apartemenmu."


"Maka dari itu, kamu cari cara untuk membebaskanku. Ada yang menjebakku. Aku menyimpannya di club."


"Ya aku tau itu, Marco sudah menahan salah satu anak buahnya, bahkan sudah mau mati. Informasi belum di dapat. Kemungkinan dia di bayar seseorang untuk menjebakmu."


"Itu masalahnya aku harus ke luar dari sini."


"Jaga ucapanmu. Awalnya aku merekayasa bukti agar kepolisian tidak mencurigai hubunganku dengan mayat duarte. Tidak taunya seseorang malah meletakkan bukti palsu. Kamu bisa tebak sendiri. Aku malah mendekam di balik jeruji sialan ini."


"Tiga tahun."


"Apa? Aku sudah berusaha. Uang infestasi yang aku tanam di bisnis ritail aku pakai untuk membayar pengacara, itu termasuk paling ringan."


"Gila! Usahakan lebih ringan."


"Hah, sialan kamu."


"Kamu gunakan uang yang ada di D'Oreon. Ada di brankas, Marko tau."


Matheo mendengus kesal. Rencana yang di buatnya berantakan, tidak sesuai rencana. Padahal Kendrick sudah mulai mahir dalam berbisnis. Sialnya masalah yang di hadapi Kendrick bersamaan dengan pemerintah kolombia dalam memberantas narkotika dan prostitusi. Hal ini semakin menyulitkan Matheo dan pengacara.


Apalagi apartemen milik Kendrick berada di dekat kawasan The Bronx Bogota. Kawasan narkotika dan prostitusi terbesar di Kolombia. Bahkan Polisi saat menggerebek kampung narkoba dan prostitusi The Bronx di Bogota, Kolombia.


The Bronx terkenal sebagai lautan penderitaan, kemiskinan dan kecanduan, menjebak ribuan orang yang datang dan sulit untuk keluar. Sarang gangster dan bandar narkoba.


Sudah pasti hal itu menjadi sasaran empuk kepolisian. Semakin sulit Matheo membebaskan.

__ADS_1


Waktu berjalan cepat sudah hampir dua minggu Kendrick di tahan. Usaha Matheo mencari bantuan hukum banyak menemui kesulitan, bahkan Matheo mulai curiga seseorang menekan kepolisian agar Kendrick dapat di hukum berat.


"Ponsel." Ucap Kendrick ke pada Matheo. Kendrick sedang kesal karena mendengarkan ucapan Matheo tentang keringanan hukuman. Matheo memberikan ponsel Kendrick yang selalu di bawanya saat berkunjung.


"Hallo." Ucap Kendrick saat menyadari seseorang merespon panggilan teleponnya.


"Mau menanyakan wanitamu?"


"Ya Noe, bisa berbicara dengannya? Apa dia sudah baikan?"


"Keseluruhan sudah baik, luka di tangan dan memar juga sudah mulai memudar. Luka dalam juga tidak ada. Tapi traumanya belum dan masih depresi. Hanya saja..."


"Noe...Kenapa diam?"


"Keluarganya menjemput paksa."


"Apa ada sesuatu yang kamu ketahui Noe?"


"Tidak ada hanya itu."


"Baiklah Noe, trimakasih. Matheo akan mentransfer uang ke rekeningmu."


"Baiklah, trimaksih."


Kendrick mengembalikan ponselnya ke pada Matheo. Wajahnya terlihat murung. Sesuatu terjadi kepada Elizabeth, tetapi kenapa Elizabeth tidak menghubungi ponselnya paling tidak Matheo akan menerima panggilan itu.


"Carikan aku kabar mengenai Elizabeth. Dan usahakan aku bebas, ternyata penjara tidak seenak bayanganku."


"Kalau penjara seenak yang kau bayangkan, maka penjara akan penuh. Mengenai Elizabeth kamu sudah cukup berkorban."


Kendrick mendengus kesal mendengar ucapan sahabatnya. Tetapi dia sudah cukup seperti ini. Yang penting dalam pikirannya bebas dari segala tuduhan, setelah itu baru menemui Elizabeth.


Di tempat yang berbeda, Elizabeth menundukkan kepalanya di kamar kosong yang sempit dan kusam.


Trauma yang di alaminya masih membekas, tidak bisa berpikir jernih, merasa dirinya amoral karena sudah membunuh, ketakutan. Elizabeth menjadi mati rasa, sama sekali tidak bisa berpikir atau melakukan sesuatu dengan kemauannya sendiri.


Seharusnya Elizabeth mendapatkan pengobatan psikiater, tapi ternyata keluarganya membiarkan hal itu.


Elizabeth hanya duduk menghadap keluar kaca jendela kamar, dia akan melakukan seperti itu setiap hari. Tidak merubah posisi duduk dan bahkan tidak mandi ataupun makan. Untung memiliki kakak sebaik Diego, merawat dan menjaga Elizabeth dengan baik. Sayangnya Baik Diego maupun James sakit parah. Keluarga Chloe tidak mengetahui persis peristiwa apa yang sudah di alami putri bungsu mereka. Mendapati Elizabeth sudah di rawat di rumah sakit karena tanpa sengaja Diego berobat dan bertemu dengan adiknya sudah dalam keadaan seperti itu sedang berjemur di atas kursi roda. Melalui bukti yang di bawanya akhirnya Diego dapat membawa Elizabeth pulang.


"Eli, cepat sembuh. Aku akan membawamu pergi dari sini." Ucapan Diego tidak di respon sama sekali. Biasanya Elizabeth akan bergelayut manja dengan Diego. Diego menarik napas berat. Dia tidak tau apa yang akan di lakukan. Bahkan Mamanya tidak memperdulikan Elizabeth.


Bagaimana novel kali ini. Ini adalah awal kejadian yang merubah takdir Kendrick dan Elizabeth. Semoga syuka ya. Jangan lupa Like Komen and Vote. Aku cinta kalian😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2