Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Leyton dan Nina adalah anak kembar


__ADS_3

Kendrick berkali kali menghisap rokok kuba, putung rokok yang masih menyala bahkan berceceran di sekitar kakinya, beberapa kali dia menatap pintu operasi, lampu masih menyala. Belum ada tanda tanda berakhirnya masa kritis, dua orang yang paling dia sayangi berada di dalam.


Berkali kali Matheo dan Julia mengingatkan agar menghentikan kebiasaan buruknya, apalagi berada di rumah sakit. Tapi Kendrick tidak bisa menahan kecemasannya, bahkan rokok menyala itu menempel di ke dua jarinya.


Beberapa hari sebelumnya Kendrick sebenarnya mencurigai status Leyton bukan anak dari Eva, hasil laboratoriumpun baru bisa di keluarkan besok pagi.


Beruntungnya diam diam Matheo dan Julia mengambil sample rambut milik Nina dan Leyton satu minggu sebelumnya, dan hasilnya lebih cepat dari pada tes yang di lakukan oleh Kendrick.


Atas inisiatif Julia dan Matheo, mereka menghubungi dokter kuasa yang di tunjuk Kendrick, memberikan laporan hasil lab, donor tali pusar sudah di dapatkan, tentu saja ternyata Leyton adalah putri kandung Elizabeth.


Tiga jam sesaat setelah Kendrick menerima kabar dari pihak rumah sakit kalau Elizabeth terancam melahirkan prematur karena kecelakaan.


Kendaraan yang di kemudikan Marco melaju kencang, beberapa kali terdengar umpatan dari pengemudi lain karena Marco sudah merasa panas, majikannya menyuruhnya untuk mengebut.


"Kendrick ada sesuatu yang akan ku katakan padamu, tapi sebelumnya aku ingin bertanya. Apakan sudah ada hasil tes laboratorium yang kamu lakukan itu?" Tanya Matheo.


"Kamu tidak ada hak hak bertanya." Jawab Kendrick angkuh.


"Kendrick! Untuk kali ini jangan keras kepala. Aku bertanya begitu karena ada hubungannya antara Leyton dan Elizabeth!" Bujuk Matheo.


"Besok pagi!" Jawab Kendrick mulai mengalah.


"Tidakkah terlalu lama?" Ucap Matheo.


"Maksud kamu terlalu lama?" Selidik Kendrick.


"Tidak bisakah di lakukan sekarang, Elizabeth saat ini melahirkan prematur seharusnya operasi Leyton di lakukan sekarang, tidak baik menunda lagi.." Bujuk Matheo.


"Maksud kamu tali pusar bayi Elizabeth?" Kendrick mengerti arah pembicaraan Matheo.

__ADS_1


"Kendrick, sebelumnya aku minta maaf, aku sudah lancang melakukan tes DNA Leyton dan Nina." Jawab Matheo ragu, dia yakin setelah mendengar ini Kendrick akan marah bahkan menembak kepalanya. Matheo berani lancang melakukan tes DNA tanpa ijin Kendrick.


"Dan hasilnya?" Di luar perkiraan Matheo ternyata Kendrick bertanya demgan antusias.


"Mereka anak kembar." Jawab Matheo ragu.


"Brengsek!" Kendrick kesal, bukan karena kelancangan Matheo tetapi keterlambatan sahabatnya itu menyampaikan berita. Kendrick mengangkat sepatunya yang bersol hitam, kemudian mundur sedikit dan memberikan satu tendangan. Kertas bertanda gambar biru di sudutnya, merupakan kertas resmi yang di keluarkan oleh rumah sakit besar Bogota di keluarkan dari kantong celana Matheo, lalu di berikannya kepada Kendrick.


Kendrick menerima amplop itu, kemudian membukanya. Menarik isi kertas di dalamnya dan membuka lipatannya. Tulisan cetak yang rapi dan tertata tidak menarik perhatian Kendrick tapi angka dan nama yang tertera membuat Kendrick merasa bersyukur. 99% ada kecocokan. Bukankah ini kejutan menyenangkan.


Kendrick mengusap ke dua dahinya, kemudian tersenyum puas. Leytonnya bisa di selamatkan. Tapi tiba tiba dia menelan ludah kasar, Eva! Untuk apa selama ini dia menikahi Eva kalau ternyata Leyton bukan anak Eva.


"Apa seseorang ada yang mengetahui tentang tes ini selain kalian?" Tanya Kendrick, dia tidak mau orang lain membocorkan kemudian sampai pada telinga Eva, sehingga Eva dengan mudah melarikan diri.


"Tidak ada! Hanya kami berdua. Aku tidak secara sengaja mendengar pembicaraanmu dengan Eva tempo hari." Ucap Matheo.


"Yang mana?" Selidik Kendrick.


"Saat itu, tanpa sengaja aku mendengarkan kalian membicarakan inseminasi buatan, dan aku baru menyadari bagaimana Eva selama ini memujamu, kemudian saat kamu menyarankan hamil anak untuk menyelamatkan Leyton, ternyata Eva menolak Di situlah aku tau kalau Eva berusaha menutupi sesuatu." Elak Matheo, padahal dia sengaja menguping di dekat ruang makan, drama menolakan Eva benar bemar mudah di tebak." Ucap Matheo sombong.


Beberapa saat kemudian mobil yang di tumpangi mereka telah tiba di rumah sakit, dari kejauhan Kendrick dan Matheo melihat ekspresi Julia yang tidak bersahabat. Julia juga baru saja mendapatkan kabar tentang kondisi Elizanet, dari Matheo.


"Jika terjadi sesuatu pada Elizabeth, aku tidak akan bisa memaafkan kamu!" Bentak Julia, bagaimana tidak kecelakaan jatuhnya Elizabeth dari tangga di saksikan oleh seorang petugas kebersihan. Sayangnya Eva lebih cepat menghilang, pandangan mata petugas kebersihan terhalang tembok dan lagi dia tidak memikirkan apapun, hanya melihat tubuh seseorang yang menggelinding.


Genangan darah dari rahim Elizabeth begitu banyak, para dokter dan perawat bertindak cepat, sayangnya Elizabeth harus melahirkan bayi prematur.


Ketika berita itu sampai pada Kendrick dan Matheo, tentu saja mereka langsung bergegas, Julia datang beberapa saat setelah mereka tiba.


"Apa yang akan kamu lakukan pada Eva?"

__ADS_1


"Tentu saja menceraikannya, atau mengasingkan ke pulau di dekat Karibia."


"Gila! Pulau terpencil itu? Bisa mati dengan cepat." Jawab Matheo. Dia menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Membayangkan hidup di pulau terpencil membuatnya merinding. Pulau yang hanya di penuhi ular dan binatang buas.


"Yang tak habis pikir, bagaimana cara Eva menculik bayi Leyton saat itu? Tentu ada pihak ke tiga yang terlibat." Ucap Julia keheranan. Sebenarnya sejak lama Julia mencurigai hubunga Nina dan Leyton yang nampak sangat mirip, dia berpikir mungkin hanya karena masih sepupu, tetapi ternyata salah, kedelatan itu karena Leyton dan Nina adalah saudara kandung.


"Bisa di tebak, Luci dalangnya!" Jawab Matheo. Kendrick masih terdiam, selama ini dia banyak menyakiti Elizabeth, bahkan kehilangan moment kebersamaan Nina, begitu juga sebaliknya, sampai saat ini Elizabeth tidak mengetahui kalau Leyton adalah putra kandungnya. Nina dan Leyton adalah anak kembar!


"Aku tidak bisa membayangkan, kehidupan Elizabeth seperti apa? Bahkan ibu kandungnyapun membohonginya." Ucap Julia, air matanya melingkar di kelopak mata, meletakkan kepalanya di dada Matheo. Matheo mengusap kepalanya dengan lembut.


"Aku minta kalian tetap merahasiakan ini pada Elizabeth."


"Mana bisa." Tanya Julia.


"Demi kondisi kesehatannya, setidaknya sampai dia benar benar sembuh."


Matheo dan Julia mengerti, ke duanya juga paham tentang kondisi Julia.


"Lalu bagaimana jika dia bertanya tentang pendonor Leyton?"


"Katakan saja sumsum tulang belakangku."


"Aku mengerti." Jawab Julia, hingga kemudian Marco mendekati Kendrick dan menyodorkan sebuah rekaman pada ponselnya.


"Apa ini? Tanya Kendrick, membuang sisa abu rokok ke dalam parit kecil.


"Rekaman CCTV kecelakaan nyonya Elizabeth." Jawab Marco.


"Aku lihat nanti, simpan rekaman itu."

__ADS_1


"Tapi boss."


"Tunggu setelah tindakan operasi Leyton dan Eva selesai." Yakin Kendrick kepada Marco. Marco kecewa, kemudian memasukkan ponselnya ke dalam saku. Tapi dia tidak berani membantah, hanya menganggukkan kepalanya


__ADS_2