Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Aku tak pantas


__ADS_3

Benar benar terjadi, surat kabar dan media yang lain baik cetak atau elektronik memposting foto nyonya Kendrick yang asli, semua media memberitakan dengan berita yang sangat baik. Tidak ada kalimat buruk dalam tulisan itu.


Elizabeth tidak bisa berkutik, dia seperti seorang sandera, diam di dalam kamar yang terkunci. Semua pelayan sangat senang, kembalinya nyonya ke tiga membuat suasana kastil kembali pulih.


Berita kemunculan Elizabeth di barengi berita kamatian Noela dengan sangat menggenaskan. Kendrick tampil dengan emosi yang di buat buat.


Suasana pemakaman begitu cepat, bahkan sedikit sekali yang melayat.


Suadah dua hari sejak Elizabeth tinggal di kastil barat, hari harinya di sibukkan dengan merawat putri Noela yaitu Eliana kecil. Elizabeth tampak telaten dan menyayangi Eliana. Saat Elizabeth tengah menidurkan Eliana kecil di kamar anak, suara barang jatuh mengejutkannya.


'Brak'


Jendala kaca terdorong, kepala seseorang menyembul dengan tatanan dan rambut sangat aneh.


"Juan! Untuk apa kamu datang! Kendrick akan membunuhmu!" Teriak Elizabeth, untung saja Eliana kecil tak terbangun.


Juan memasuki kamar dari kaca jendela yang di congkelnya kemudian melompat memasuki kamar.


"Juan! Keluar!"


"Susah payah aku melarikan diri dari sekapan, sekarang kamu mengusirku." Ucap Juan kesal.


"Aku menjemputmu atas perintah Diego, tidak bisakah kamu menghargaiku?" Ucap Juan memelas. Wajahnya tampak kuyu.


Langkah kaki terdengar mendekati kamar Eliana, Elizabeth panik. Mendorong punggung Juan agar keluar dan melompat dari jendela, tapi sia sia. Juan menolak melompat, Elizabeth semakin panik. Akhirnya Elizabeth menuruti kemauan Juan.


Tapi semua terlambat, pintu sudah di dorong. Karena ketakutan Elizabeth mengikuti ajakan Juan untuk melarikan diri. Mereka berdua berlari mendekati jendela kemudian melompat. Bahkan Elizabeth tak memikirkan lagi keberadaan Eliana kecil, yang ada di dalam pikirannya, Eliana sudah tertidur tenang. Di lubuk hatinya yang paling dalam dia tak tega tapi dia harus bertindak cepat, sekaranglah saatnya untuk melarikan diri.


"Elizabeth!" Teriak seorang wanita, suara yang di kenali oleh Elizabeth. Elizabeth hendak mengurungkan niatnya, tapi tangan Juan lebih kuat dan menariknya. Beruntung kamar Eliana kecil di pindahkan ke bawah.


Ke duanya terjerembab bermandikan tanah. Pemandangan yang tidak bagus, lutut dan telapak tangan Elizabeth terkena kotoran tanah. Kepala Elizabeth menunduk, matanya menangkap sepasang sepatu mengkilap warna hitam. Di sampingnya juga terdapat sepasang sepatu yang sama tetapi dari jenisnya jelas berbeda kelas.


Elizabeth menengadahkan kepalanya ke atas, sosok laki laki yang tinggi dengan aura yang menakutkan, tidak ada ekspresi di wajahnya, datar dan mendominasi.


Demikian juga Juan, dia menatap sosok yang seharusnya dia hindari. Tetapi malah tertangkap basah di sini.

__ADS_1


Ke duanya terjerembab ke belakang. Bahkan dalam keadaan masih duduk, Elizabeth merangkak mundur.


Laki laki yang ternyata Kendrick bersama Marco.


Kendrick tidak banyak bicara menurunkan tubuhnya dan membantu Elizabeth berdiri.


Berbeda dengan Juan, Marco dan pengawal menangkapnya kembali, dia di tarik paksa dan di lemparkan ke dalam kandang kosong yang ada di belakang kastil.


"Lepaskan, sakit!"


Kendrick tetap menarik pergelangan tangan Elizabeth dan di bawanya ke dalam kamar. Kemudian Kendrick mendorong tubuh Elizabeth ke dalam bak mandi, lalu dia mengguyur tubuh Elizabeth tanpa membuka palaiannya.


"Diam! Kamu lebih memilih Juan, laki laki yang tidak jelas, laki laki yang pernah berusaha membunuh aku."


Elizabeth tidak membantah, dia mencuci lutut dan telapak tangannya.


"Buka!" Perintah Kendrick tegas.


"Tidak mau, kamu keluar dulu." Elak Elizabeth.


"Sudah, aku sudah selesai. Biarkan aku menyelesaikannya sendiri." Ucap Elizabeth menundukkan pandangannya.


Elizabeth mengganti pakaiannya, pakaian di dalam lemari yang masih utuh.


Kendrick membimbingnya untuk duduk di atas sofa yang ada di dalam kamar.


Elizabeth merasa ketakutan, apa yang akan di lakukan Kendrick.


"Tidak usah takut. Aku tidak akan memakanmu. Aku hanya ingin berbicara dari hati ke hati." Ucap Kendrick, Elizabeth merasa tak percaya apa yang di ucapkan Kendrick. Mengapa laki laki seangkuh Kendrick bisa luluh?


Elizabeth menuruti Kendrick dan duduk di sampingnya. Kendrick membantu Elizabeth mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk kecil.


"Tidak bisakah kamu diam di sisiku dan tidak kabur lagi? Maafkan aku sudah mengacaukan hidupmu."


Elizabeth tidak menjawab. Diam dengan seribu bahasa.

__ADS_1


"Kamu wanita satu satunya yang aku inginkan, jika kamu bertanya tentang hubunganku dengan Eva, kamu tau sendiri jawabannya. Aku sama sekali tidak pernah menyentuh Eva. Kamu percaya padaku bukan?"


Elizabeth menganggukkan kepalanya, dia tau semua kebenaran dari Diego, bagaimana Eva menggunakan Leyton untuk menjebak Kendrick.


"Lalu bagaimana dengan Noela? Kamu sudah..."


"Sudah apanya? Aku melakukannya hanya sekali, dan itu akibat kelicikan Eva. Lagi pula Noela hanya tinggal cerita. Maafkan aku membuat hidupmu hancur, maka dari itu biarkan aku menebusnya. Aku tau apa yang Noela lakukan padamu dan anak anak, itu membuatku marah, aku tau kamu masih hidup. Aku mencarimu siang dan malam."


"Tapi aku sudah tidak mencintaimu."


"Tidak masalah, biarkan aku yang berusaha untuk mendapatkan kembali cintamu. Aku hanya butuh kamu di sisiku menjadi nyonya besar senator."


"Tapi aku merasa tidak pantas."


"Aku tidak membutuhkan orang lain menilaimu apalagi memandangmu. Kamu hanya membutuhkan pendapatku. Dan kamu wanita tercantik."


Elizabeth semakin menundukkan kepalanya, tak di pungkiri cintanya hanyalah untuk Kendrick, dia hanya berusaha menutupi perasaannya saja.


"Aku turut berduka atas meninggalnya Noela."


"Trima kasih. Bagaimanapun dia juga berjasa untukku. Hanya saja di saat terakhir hidupnya dia berubah jahat Aku menitipkan Eliana kecil kepadamu. Itu permintaan Noela di saat saat terakhirnya."


"Aku akan menyayanginya seperti anakku sendiri."


"Itu artinya kamu sudah memaafkan aku dan menerimaku bukan?" Tanya Kendrick antusias.


"Tidak begitu." Ucap Elizabeth malu namun tegas.


Belum selesai ucapan Elizabeth, Kendrick sudah mengangkat Elizabeth dan memindahkan tubuhnya ke atas kasur besar. Elizabeth berusaha melepaskan diri.


Elizabeth menolak, dia belum sepenuhnya memaafkan Kendrick. Untuk apa bersama jika kemudian Elizabeth akan di sakiti lagi dan lagi. Kendrick tampak kecewa, tapi untuk saat ini dia harus mengalah.


Tanpa di sadari ke duanya, di luar kamar tepatnya di depan pintu, Julia tengah kesal. Kembalinya Elizabeth benar benar mengejutkan. Awalnya dia menemui Elizabeth di lamar Eliana, tapi dengan mata kepalanya sendiri dia melihat kalau Elizabeth melompat melarikan diri karena kedatangannya.


Kesalnya semakin bertambah karena Kendrick sudah menahan Elizabeth di dalam kamar.

__ADS_1


"Sialan Elizabeth! Dasar dua manusia sejenis." Umpat Julia. Beruntung Matheo dan Marco berdiri di sampingnya, dia menahan emosi. Julia salah sangka, menganggap Elizabeth dengan mudah memaafkan Kendrick.


__ADS_2