Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Rumah Sakit Narotama


__ADS_3

Langit cerah awan putih bergumpal layaknya kapas putih yang bergerombol, udara musim gugur ini tahun ini sedikit lebih hangat. Banyak wisatawan asing mulai berdatangan walaupun tak sebanyak di musim semi. Penduduk Jepang terkenal dengan keramahan, bahkan tidak perlu berkenalan jika berpapasan mereka akan memberikan senyuman, angka kriminal atau kejahatan sangat minim sekali di sana.


Kendrick menginap di hotel tidak jauh dari rumah sakit Narotama Jepang, hotel dengan vasilitas super lengkap.


Dokter pendamping dari Kolombia sudah di pulangkan, saat ini pemulihan kesehatan di serahkan langsung kepada dokter ahli dari Jepang yaitu dokter Artur dan tim. Dokter Artur bukanlah satu satunya dokter yang merawat Noela, ada lagi dokter lain yang di tugaskan.


Pagi ini Kendrick dan Marco juga beberapa pengawal sarapan di rumah makan yang berada di lantai bawah hotel itu. Pandangan langsung menghadap ke arah rumah sakit, cukup lama Kendrick melihat layar tablet yang di sodorkan oleh Marco, perkembangan wilayah kota selatan mulai di tata. Foto foto yang di lihatnya di layar tablet adalah proyek pembenahan infrastruktur dan fasilitas umum. Kendrick banyak membangun taman untuk anak dan keluarga, sesuai keinginan Elizabeth. Kendrick juga merenovasi rumah sakit agar layak huni, karena di bawah kekuasaan Jade, sangat sulit jika mereka ingin berkembang atau maju.


Kendrick mengembalikan tablet itu ke tangan Marco, ada kepuasan di wajahnya. Kendrick menyalakan rokok dan menghisapnya dalam dalam. Sudah lama dia menghilangkan kebiasaan ini dan sekarang kembali melakukannya.


Di rumah sakit Narotama, tepatnya di kamar Noela, seseorang mengganti bunga mawar merah yang ada di atas nakas. Membuang airnya dan menukarnya dengan yang baru. Noela masih tertidur lelap, semalam Noela sama sekali tidak memejamkan mata, luapan perasaan senang karena kedatangan Kendrick. Noela memang tidak bisa berbicara, ataupun menggerakkan tangannya dengan bebas. Tetapi jarinya bisa bergerak, isyarat mata memudahkan orang lain berkomunikasi dengan Noela.


Wanita itu membuka korden dan mengikatnya, membuka kaca jendela, sinar matahari menembus sisi kamar. Di depan jendela kamar terdapat taman privasi yang luas. Kemudian memeriksa apakah popok yang di pakai pasien Noela masih cukup kering. Seperti di ketahui Noela adalah pasien lumpuh maka dia tidak akan bisa pergi ke kamar mandi.


Noela terbangun, lagi lagi dia menatap mata wanita yang ada di depannya. Wanita asing itu menggunakan masker dengan jaket houdy yang menutup kepalanya. Hanya tersisa matanya, bahkan dia mengenakan sarung tangan karet warna hitam.


Wanita itu mengganti pakaian Noela dengan hening. Gerakannya sangat halus. Sesekali matanya saling bertatapan dengan Noela, tapi wanita itu selalu menghindar. Noela memberikan senyuman pada wanita itu, lagi lagi tidak membalas dan kemudian menghindari tatapan Noela.


Seorang perawat menyuapi Noela dengan bubur tepung, sementara itu Wanita yang ada di depannya tengah mengotak atik ponselnya.


Karena semua di rasa sudah selesai, perawat undur diri begitupun wanita itu.


Saat akan meninggalkan kamar Noela, suara langkah kaki mendekati kamar Noela, wanita itu yakin kalau yang akan datang adalah suaminya dan tim, sesuai dengan pembicaraannya tadi pagi. Bahwa akan ada jadwal kunjungan ke kamar pasien Noela.


Tersengar pembicaraan antara dua laki laki, nada suaranya seperti dia kenal. Karena panik wanita itu buru buru melangkahkan kakinya hendak meninggalkan kamar atau bersembunyi. Sialnya ujung gaunnya berhasil di jambak oleh Noela, cengkraman Noela sangat erat, bahkan dia kesulitan untuk melepaskannya.


Wanita itu sangat panik.

__ADS_1


Seseorang mendorong pintu dan memasuki kamar Noela. Melihat Noela mencengkeram baju seorang wanita yang tidak di kenalnya apalagi di negara asing. Pikiran Kendrick bekerja cepat, menganggap wanita itu hendak berbuat jahat. Tentu saja Kendrick marah dan akan memukul wanita itu. Satu tangannya terangkat, kurang beberapa centi lagi telapak tangan Kendrick mengenai kepala wanita itu.


Seseorang berjalan cepat dan menahan tangan Kendrick.


"Apa yang anda lakukan! Dia istriku!" Teriak dokter Artur tak suka, dokter Artur memeluk kepala istrinya yang masih gemetar ketakutan. Sialnya tangan Noela masih mencengkeram unljung pakaian wanita itu.


'Sial kenapa cengkraman pasien Noela kuat begini padahal dia sakit!' Umpat wanita itu.


Kendrick meminta maaf dan membantu Noela melepaskan cengramannya. Dokter Artur memeluk istrinya dan mengajaknya pergi.


"Hei, dokter. Anda belum memeriksa istri saya!" Protes Kendrick menyesal.


"Ada tim ku dan akan membantu anda. Aku berjanji akan membantu istri anda agar lebih baik. Tapi tidak hari ini, anda membuat istriku ketakutan." Ucap Arturo tak senang melihat sikap Kendrick. Dokter Arturo meninggalkan kamar, pelukan pada istrinya seakan menenggelamkan wanita itu masuk ke dalam tubuhnya.


Pandangan Kendrick beralih pada Noela, Noela menangis. Matanya mengeluarkan cairan kristal bening. Bibirnya bergerak tidak karuan namun tak bersuara sedikitpun, jari jarinya bergerak acak, seolah memberi isyarat.


"Apa kamu lapar?" Noela tidak bisa menggerakkan kepalanya, hanya membalasnya dengan kedipan, yang artinya 'Tidak.'


Tim dokter di bawah kepengawasan dokter Artur masih memeriksa kondisi Noela. Wajah yang datar, tapi bersikap profesional. Tidak seperti dokter Artur!


Setelah dokter selesai memeriksa kemudian memohon diri untuk pergi, tapi Kendrick mengikuti. Hingga ke duanya berdiri di balik pintu.


"Bagaimana kondisi istri saya? Apa ada kemajuan?"


"Sejauh ini ya! Tetapi kasus seperti istri anda sudah banyak yang bisa sembuh karena di tangani oleh dokter Artur, tingkat kesembuhan hampir seratus persen."


"Dokter yang kasar itu ternyata punya kehebatan?"

__ADS_1


"Anda jangan menyalahkan dokter Artur, tindakannya karena demi melindungi istrinya. Apa lagi dalam kondisi hamil besar. Tentunya itu wajar."


"Ya aku tau, tapi aku juga melindungi istriku!"


"Dari apa? Tidak mungkin nyonya dokter menyakiti istri anda karena dari awal istri anda di rawat di rumah sakit ini, nyonya dokterlah yang melakukan segalanya!"


"Maksud anda?"


"Nyonya dokter mengganti bunga tiap hari, memijat kaki untuk membantu terapis. Bahkan mengganti pakaian dalam istri anda."


"Oh, aku berhutang maaf padanya." Ucap Kendrick menyesal. Sikapnya yang kasar bukan seperti biasa. Kendrick sekarang lebih penyabar. Hanya saja kehilangan Elizabeth membuat tekanan yang hebat, dan mempengaruhi prilakunya.


"Tentunya begitu jika tidak terlambat."


"Maksud anda?"


"Dokter Artur mengundurkan diri, dia ingin melahirkan anaknya di tempat yang tenang. Itu permintaan istrinya.''


"Lalu bagaimana dengan istriku? Dia belum sembuh!" Ucapan Kendrick kesal.


"Jangan kuwatir, kami sudah mendapat pelatihan langsung dari dokter Artur."


Tim dokter pergi meninggalkan kamar Noela. Noela mendengar pembicaraan Kendrick dengan tim dokter dengan perasaan tak puas.


Mata Noela bergerak liar, jari telunjuknya mulai bergerak acak. Jika jari Noela sedikit saja lebih kuat. Kendrick sempat bingung, berbicara dengan orang gagu sungguh merepotkan.


Hingga akhirnya Noela menunjuk meja kecil yang ada di sudut kamar. Kendrick mengerti dan menarik laci meja. Hanya ada peralatan make up dan masih baru!

__ADS_1


"Apa kamu butuh ini?" Tanya Kendrick menunjukkan pemerah bibir. Melalui lirikan mata Kendrick tau kalau Noela menolak. Lalu kembali menunjukkan ponsel yang tergeletak di laci.


"Ponsel ini?"


__ADS_2