Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Ayah Biologis


__ADS_3

Artur berada di kastil barat merawat Noela yang masih terbaring lemah, dua minggu sejak kembalinya Elizabeth ke negri tempat kelahiran. Noela berbaring di kamar yang di desain senyaman mungkin, peralatan kedokteran di bawa dari jepang, dengan beberapa perawat yang membantu Artur dalam melakukan terapi. Kondisi Noela semakin membaik, bahkan gerak motorik sudah bisa merespon. Seperti yang di katakan oleh dokter Kolombia dan Jepang bahwa Artur adalah ahli saraf yang kompeten.


Artur tidak berkutik lagi, demi Elizabeth agar tidak membencinya, dia benar benar menjauhi Elizabeth. Bahkan Elizabeth kini sudah terbiasa, karena dia mulai terhibur dengan adanya Noela dan Leyton, apalagi bayi Eliana di serahkan kepada Elizabeth tentu tak ada waktu lagi untuk memikirkan yang lainnya.


Pelayan Xa dan Maria begitu menghormati Elizabeth begitu juga dengan pelayan lainnya.


Elizabeth tengah menidurkan bayi Eliana di kamarnya. Pastinya Elizabeth masih menolak ajakan Kendrick untuk tidur bersama. Kendrick memasuki kamar Eliana, membuka pintu perlahan dan melangkah memasuki kamar tanpa menimbulkan suara. Tangannya memegang secarik amplop polos berwarna coklat.


Karena Elizabeth belum benar benar tidur, dengan cepat dirinya membalikkan kepalanya, reaksinya sangat cepat.


"Kamu?" Tanya Elizabeth sambil tangannya membetulkan rok pendeknya yang sedikit tersingkap. Jantung Kendrick berdesir, pandangannya tiba tiba di suguhi kulit keramat yang halus dan tanpa cacat.


"Ya aku, bangunlah." Ucap Kendrick, kemudian dia duduk di atas sofa berwarna merah.


Elizabeth mengangkat tubuhnya dan kemudian berdiri tak jauh dari Kendrick.


"Duduklah, aku tidak akan menggigitmu." Ucap Kendrick, seketika Elizabeth mengingat ucapan Kendrick di masa lalu. Memang Kendrick tidak akan menggigitnya tapi malah menyiksanya. Elizabeth duduk di samping Kendrick.


"Ini surat cerai yang kamu tandatangani." Elizabeth menerima secarik kertas bercap stempel negara, tetapi kolom pada sisi nama Kendrick masih kosong. Elizabeth menatap wajah Kendrick tak mengerti.


"Kamu masih berstatus istriku, karena aku belum mendaftarkan perceraian kita di catatan sipil." Kemudian Kendrick menarik kertas itu dan merobeknya.


Tidak ada respon dari Elizabeth, menarik nafas berat dan menghembuskannya, menyelipkan rambutnya yang tergerai di belakang telinganya.


'Akhirnya Elizabeth kembali berlabuh ke dermaga milik Kendrick.'


"Kenapa kamu merobeknya? Seharusnya kamu bisa mendaftarkannya sekarang." Ucap Elizabeth menyesal. Memandang serpihan kertas itu berhamburan di atas lantai.


"Walaupun begitu aku tidak bisa kembali padamu, kekejamanmu benar benar menakutkan." Lagi lagi Elizabeth membela diri.


"Bukankah kamu tau aku sudah berubah, bahkan berubah sangat jauh dari Kendrick yang dulu. Lihatlah wajahku, bahkan saat ini aku berjuang menyembuhkan Noela hanya demi kamu."


"Demi aku? Dia istrimu, apa hubungannya dengan keberadaanku."


"Sebelum Noela koma, dia sudah meminta padaku untuk bercerai baik baik. Bahkan akan menitipkan bayi Eliana kepadamu."


"Mana bisa begitu? Dia ibu dari bayi Eliana. Tidak bisa! Dia tidak boleh pergi jauh. Ibu macam apa menitipkan bayinya pada orang lain. Apa dia berniat senang senang?"


"Bisa! Kamu juga meninggalkan Nina demi kebahagiaanmu sendiri. Apakah itu ibu yang baik?" Elizabeth menelan ludah kasar, sindiran Kendrick betul adanya dan Elizabeth menyadari kekeliruannya.

__ADS_1


"Tapi, aku tetap harus menyembuhkan Noela, karena dia sangat berharap banyak kepadamu." Ucap Kemdrick meyakinkan, Elizabeth merenung sejenak.


"Aku masih belum bisa memaafkanmu, bukan karena peristiwa itu saja, tapi kekejamannmu pada Juan...."


"Juan si brengsek? Yang menculik Nina?" Kendrick mencibir.


"Tapi bagaimanapun juga dia yang menolong aku, dengan adanya Nina di tangannya, setidaknya tumbuh dengan baik. Dari pada hidup di jalanan denganku."


"Ya tentu saja dan kenapa kamu tidak menitipkan Nina pada ayah biologisnya?" Elizabeth menunduk tak menjawab, ayah biologis apa? Bahkan dia tidak tau siapa itu.


Kemudian Kendrick menekan daftar nama pada ponselnya dan kemudian tampak menghubungi seseorang.


Saat ponselnya tersambung Kendrick memberikan ponsel itu pada Elizabeth, ada nama 'Si brengsek' Saat Elizabeth menanyakan siapa penerima telepon yang ada di sana. Suara yang sangat di kenalnya menyebut kalimat 'Hallo.'


"Juan!"


Sayangnya sebelum kalimat lain keluar dari mulut istrinya, Kendrick kembali merampas ponsel itu. Kemudian Kendrick berdiri menuju pintu dan pergi entah kemana.


Elizabeth mengikutinya dari belakang, pada saat dia menuruni tangga melingkar, Elizabeth sudah tidak lagi menemukan keberadaan Kendrick, Elizabeth berjalan menuju teras, belum lama Elizabeth duduk di bangku putih, seseorang berjalan mendekat. Ternyata dia Marco, Marco berjalan menunduk.


Marco menyapa Elizabeth dengan baik dan sopan, berbeda dengan Marco yang dulu. Bagaimana Marco akan menganggap Elizabeth gadis club malam kalau di dalam perutnya sudah ada benih bosnya.


"Tentang apa?"


"Kemari, duduklah."


Marco ragu, bagaimanpun juga Elizabeth adalah majikannya.


"Tidak masalah, aku hanya ingin bertanya kepadamu."


"Ya, tentang apa?"


"Apa benar Juan masih hidup?"


Marco tidak menjawab, karena dirinya belum tau arah pembicaraan Elizabeth.


" Kendrick yang memberitahukannya padaku, bahkan aku sempat berbicara dengannya sayangnya Kendrick langsung merebut ponsel itu."


Sikap Kendrick yang seperti itu di anggap Elizabet sebuah kebohongan. Tetapi berbeda yang terjadi pada Kendrick. Kendrick cemburu!

__ADS_1


Elizabeth memandang wajah Marco, kepala Marco menolah ke kanan dan ke kiri. Memastikan tidak ada yang mendengar pembicaraan mereka.


"Benar Juan masih hidup, emmm bahkan bos Kendrick yang membantu memegang perusahaannya sekarang, menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan. Bersikap baiklah pada bos Kendrick, karena dia banyak melakukan sesuatu untuk membuat anda senang. Termasuk menyelamatkan tuan Carlos dan Luci."


"Dengan membunuh orang orang yang dekat denganku?"


"Suatu saat anda akan mengerti. Dan usahakan menerima kebaikan bos Kendrick, sebelum anda menyesal. Satu lagi, anda tidak bisa bergerak bebas karena Jade belum tertangkap. Jangan menambah masalah buat bos Kendrick."


"Ich siapa juga yang mau membuat masalah?" Elizabeth memiringkan bibirnya, dulu pertama kali mengenal Marco tidak sedingin ini. Enam bulan membuat semuanya berubah!


Elizabeth berdiri dengan cepat, baru saja hendak melangkahkan kakinya, Julia memanggilnya. Elizabeth membalikkan kepala dan memastikan siapa yang datang.


"Kenapa wajahmu kusut?" Tanya Julia.


"Kendrick dan Marco dua manusia yang menyebalkan, kemudian ke duanya duduk di kursi taman warna putih.


Elizabeth menceritakan semua tentang Juan, Marco dan Kendrick.


Tapi respon Julia benar benar mengejutkan.


"Bukannya aku membela Kendrick dan Marco, tapi yang di katakan mereka adalah benar adanya."


"Julia!"


Enam bulan semuanya berubah bahkan sahabatnya membela Kendrick. Elizabeth benar benar kesal hendak meninggalkan Julia. Tetapi Julia menghentikannya.


"Tunggu, selain itu apa lagi yang dia ceritakan, selain masalah Juan?"


"Tidak ada!"


"Mengenai status Nina?" Elizabeth menghentikan langkahnya. Kembali duduk mendekati Julia.


"Maksud kamu apa?" Tanya Elizabeth, sementara itu Julia menampar mulutnya yang lancang.


"Julia!" Lagi lagi Elizabeth membentak Julia.


"Apa dia tidak mengatakan telah melakukan tes DNA Nina?"


Elizabeth menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2