Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Pertemuan Diego dan Kendrick


__ADS_3

"Apa!" Teriak Kendrick. Elizabeth hamil? Dengan siapa, apa itu darah dagingnya. Pada saat itu ada keraguan tentang perkosaan Duarte, entah sudah terjadi ataukah belum, kini mulai muncul kembali.


"Tidak itu saja. Elizabeth terkena luka tembak di bagian pinggang sebelah....." Diego mencoba mengingat tapi dia lupa bagian pinggang sebelah mana.


"Ya, aku pernah melihatnya. Luka tembak di dapat dari mana?" Tanya Kendrick antusias. Dia mulai tidak sabar mendengar semua jawaban Diego. Berbanding terbalik dengan Matheo, dia hanya menyimak saja.


"Kamu yang menembak Elizabeth." Ucap Diego tenang. Mendengar itu jantung Kendrick seakan di hantam bola api, dia menjatuhkan cangkir berisi cairan teh. Menganggap ucapan Diego fitnah belaka.


"Kapan, bagaimana bisa?" Bantah Kendrick mulai tak tenang.


"Apa kamu melepaskan tembakan di hari pernikahannya? Jangan pura pura amnesia." Sindir Diego geram.


"Elizabeth harus membesarkan bayi dalam perutnya dalam keadaan luka tembak. Dapat kamu bayangkan betapa tersiksanya, di tambah saat itu keluargaku tercerai berai, semua melarikan diri darimu." Diego menundukkan kepalanya, mengingat tragedi saat itu dia merasa sedih.


"Saat pernikahan berapa usia dalam kandungannya?" Tanya Kendrick tak sabar.


"Tiga bulan, sebenarnya dari awal kehamilan Elizabeth, mamaku tau tapi tidak perduli. Dia memberikan Elizabeth pada Carlos." Imbuh Diego, ada rasa sesal di wajahnya karena tidak bisa melindungi adiknya.


"Tiga bulan? Kendrick, kamu memang benar benar bukan manusia! Dia hamil anakmu. Peristiwa perkosaan dan pernikahan itu hanya berjeda satu bulan. Wah wah." Sindir Matheo, Matheo kembali menutup mulutnya karena tatapan tajam mata Kendrick tertuju padanya.


"Diam!" Bentak Kendrick dan Diego bersamaan. Matheo merubah ekpresinya mirip seperti kutu tertindas.


"Di mana anaknya sekarang?" Tanya Kendrick penasaran.

__ADS_1


"Mana aku tau? Bukankah kamu menahanku sudah sejak lama?" Ucap Diego jujur.


"Aku sudah terbiasa di sandera seperti ini demi Elizabeth. Dulu aku, Julia dan putri Elizabeth di tawan oleh Juan." Ucap Diego.


"Di tawan juan? Maksud kamu? Untuk apa toh Kendrick dan Juan tidak saling kenal." Sangkal Matheo dengan nada ketus.


"Tidak saling kenal ataukah lepas tangan?" Bentak Diego kepada Matheo.


"Kamu bicara apa, Kendrick benar benar tidak mengenal Juan." Imbuh Matheo.


"Tutup mulutmu, apa kamu yakin Kendrick tidak mengenal atau amnesia. Bagaimana seorang laki laki yang tertusuk dadanya lupa dengan sang penusuk. Kalian bohong!" Teriak Diego, dia benci nasib sial adiknya hanya karena sudah menolong Kendrick. Diego berdiri dari kursi dengan kasar dan hendak meninggalkan lokasi. Tapi tangan pengawal dan Matheo menahannya.


"Untuk apa aku menjelaskan kalau kalian tidak percaya." Bentak Diego tak mau mengalah.


"Pria berambut biru! Juan merubah rambutnya. Brengsek! Sial dia sekarang koma." Umpat Kendrick menyesali kebodohannya. Kemudian dia mengusap wajahnya kasar dengan ke dua telapak tangannya. Kali ini Kendrick benar benar menyesal, Elizabeth melindunginya dari awal kenal hingga sekarang, tapi Kendrick malah memandang sebelah mata. Lalu siksaan yang di berikan kepada Elizabeth bertahun tahun itu apa? Malu! Sebagai laki laki Kendrick malu. Tapi mengapa Elizabeth tidak berterus terang padanya?


"Mau berterus terang bagaimana kalau putrinya di tawan. Kenapa pertanyaan kalian berputar putar? Sakit kepalaku." Diego merasa di atas angin, ingin balas dendam pada Kendrick yang telah memporak porandakan keluarganya. Tapi apa daya dia tidak memiliki apa apa.


"O iya tadi kalian bilang Juan koma? Di mana dia, kebetulan sekali, aku akan membunuhnya! Bertahun tahun dia menahan putri Elizabeth dan memisahkannya." Ucap Diego berapi api. Ke dua tangannya meremas ujung pegangan kursi.


"Jangan! Karena dia kunci utama hilangnya Elizabeth." Sela Kendrick dengan cepat.


"Elizabeth hilang?" Tanya Diego heran, lagi lagi berpisah dengan Elizabeth.

__ADS_1


"Ya, aku mencurigai Carlos dan Jade terlibat." Jawab Kendrick.


"Dan wanita Carlos sekarang ada di tangan Kendrick." Imbuh Matheo merasa menang. Bahkan sampai sekarang Carlos tidak berani menampakkan diri padahal kabar berita ini terdengar hingga ke luar negri.


"Lalu maksud semua ini apa? Tidak ada untungnya bagi Elizabeth jika kembali bersama kamu, kamu sudah menikah. Dan lagi tunggu si brengsek Juan terbangun, mungkin dia dapat menunjukkan di mana Elizabeth." Ucapan sinis Diego benar benar menusuk hati Kendrick. Perkataan Diego benar, di tambah lagi Kendrick sudah memiliki dua wanita yang ada di kastilnya. Ke duanya sama sekali tidak di cintai tetapi tanggung jawab moril untuk darah dagingnya adalah yang utama. Kendrick tidak mau anaknya bernasib buruk seperti dirinya. Dia harus menata masa depan anak anaknya sebaik mungkin.


"Sepertinya sampai di sini saja. Terlalu lama aku menghirup udara yang sama bersama kalian, paru paruku belum terlalu kuat. Dan terima kasih sudah menolongku, masalah pengobatan, aku berhutang banyak padamu. Karena fisikku sudah sedikit membaik lebih baik kamu tidak meletakkan pengawal untuk mengawasiku, aku yakin Elizabeth tidak akan pernah menemuiku karena sebagai kakak tertua aku tidak bisa melindunginya." Diego sudah jengah dengan keadaan, dia tidak mau lagi berurusan dengan Kendrick. Diego akan memilih pergi dari negara ini. Demi merubah nasibnya.


Kendrick menganggukkan kepala, memberikan satu lembar cek kepada Diego. Diego menerimanya, baginya uang di dalam cek ini akan cukup memulai hidup baru.


"Oh iya karena kebaikanmu, akan ku berikan bonus informasi. Elizabeth bukanlah anak papaku, tapi dia lahir dari hasil perselingkuhan mamaku dengan laki laki lain." Ucap Diego tanpa perasaan malu atas perbuatan mamanya.


"Siapa laki laki itu?" Tanya Kendrick antusias tapi tetap tenang.


"Carlos Eman!" Jawab Diego, keadaan masih tenang.


"Aku sudah tau, tapi kalau Elizabeth adalah anak hasil perselingkuhan mamamu dengan Carlos aku baru tau itu." Ucap Kendrick sambil berpikir.


"Tenang saja, Elizabeth tidak jadi menikahi Carlos, seharusnya kamu berterima kasih padaku karena sudah menggagalkan pernikahan itu. Dan satu lagi Jade Eman hanyalah anak angkat Carlos."


"Matheo! Eliana adalah anak kandung Carlos dan menurut Diego Elizabeth adalah anak hasil perselingkuhan Luci dengan Carlos. Berarti yang berada di D'Oreon?"


"Brengsek kita kembali ke Kolombia sekarang! Wanita yang aku cari sekian lama ternyata ada di sampingku. Pantas saja dalam keadaan tidak sadar dia melarikan diri ke D'Oreon" Ucapan Kendrick begitu lantang, hingga beberapa pengunjung kedai mewah itu menatap kepada Kendrick.

__ADS_1


"Hei siapa Eliana?" Bisakah salah satu dari kalian menjelaskan padaku?" Teriak Diego mencoba bertanya, tapi Kendrick sudah tidak menghiraukannya. Kendrick bersama satu pengawalnya pergi ke luar menuju pintu hotel dan hendak ke bandara.


"Ini semua karena mulut besarmu! Kamu tau tidak Eliana adalah Elizabeth, tetapi secara lahiriah bukanlah dia. Berdoalah adikmu akan baik baik saja. Dan sekarang kamu sudah mengantongi cek dengan jumlah besar, Kendrick juga sudah membebaskanmu, jadi kamu jangan mengikuti kami." Bentak Matheo kemudian dia berjalan cepat menyusul Kendrick. Tapi terlebih dahulu dia menghubungi Julia untuk mengabarkan kejadian di sini.


__ADS_2