
Satu hari sejak acara makan malam, makan malam yang benar benar membosankan. Eva tidak berani mendekati kastil barat sesuai perintah Kendrick. Kaki dan tangannya sudah mulai gatal, ingin rasanya mencekik Elizabeth. Pagi ini Eva berdiri di balik kusen jendela kamar, matanya terus memandang keluar, di mana Elzabeth yang tengah bercengkrama bersama Nina, Julia dan Noela juga beberapa orang pelayan. Ada senyum kebahagiaan di sana.
Masih terbayang dalam ingatannya, sesaat setelah makan malam, Mereka berkumpul di ruang keluarga, ruangan itu minim perabotan. Sofa berbentuk L dan meja pendek berbentuk potongan batang kayu berlapis kaca warna emas, di bawahnya terbentang karpet Persia dengan kwalitas nomor satu. Ada kesan sederhana namun elegan. Kendrick duduk di sudut sofa sedangkan Julia Matheo juga Eva duduk di bagian sofa lainnya. Acara televisi dengan film kegemaran Nina. Elizabeth masuk ruangan itu beberapa saat setelah dia ke kamar kecil dan juga mengantarkan Noela masuk ke dalam kamar. Tidak ada satupun di situ menginginkan kehadiran Eva. Tetapi dia berhak hadir karena sama persis seperti yang di lakukan Kendrick saat Noela memasuki rumah ini
Ketika Elizabeth baru saja keluar menyusul ke ruang keluarga, sofa sudah penuh terisi. Apalagi Nina tidur dengan meletakkan kepalanya di pangkuan Matheo.
Elizabeth menolehkan kepalanya beberapa kali, meminta bantuan agar salah satu bisa menggeserkan tubuhnya. Sebenarnya masih ada sisa tempat yaitu di samping tempat duduk Kendrick. Tetapi Elizabeth merasa enggan, dia tidak mau membuat masalah. Identitasnya sudah di ketahui semua orang, rasanya risih jika berdekatan dengan lelaki yang sudah beristri.
"Tunggu apa lagi, duduk aja di situ." Perintah Julia, wajah Eva berubah kesal, awalnya dia yang akan bergeser tempat duduk tapi karena Kendrick tak merespon Eva akhirnya membatalkan niatnya.
Wajah Elizabeth pias, ada perasaan malu dan ragu.
"Tunggu apa lagi, duduk saja." Tambah Matheo, dia akan mendukung apapun tindakan dan usul Julia. Wajah Eva semakin kesal. Tidak hanya perubahan Elizabeth yang membuatnya kesal tapi perlakuan terhadap adiknya benar benar membuatnya muak, ini terlalu tiba tiba. Kehidupannya yang tenang, pendekatannya terhadap Kendrick malah berujung kecemburuan.
Elizabeth menuruti perkataan Julia, sedikit canggung dan terpaksa. Tapi tanpa di sadari Julia berdiri kemudian menjatuhkan tubuhnya lalu duduk di samping Elizabeth, Elizabeth terhimpit mau tidak mau tubuhnya di jatuhkan ke arah pangkuan Kendrick, bercandaan Julia benar benar kelewatan. Kendrick yang merasa terhimpit berusaha menopang tubuh Elizabeth, ada kecanggungan di antara ke duanya. Perasaan Eva seperti terpukul.
"Cukup! Kalian tidak tau malu. Kendrick kamu benar benar tidak memiliki perasaan." Teriak Eva, keluguannya tiba tiba hilang. Eva berdiri mencoba menarik rambut Elizabeth tetapi di halangi oleh Julia.
"apa! Harusnya aku yang kamu salahkan bukan Elizabeth!" Sindir Julia, perlakuan Eva benar benar tidak bisa di kendalikan lagi.
Eva masih berusaha mencakar wajah Elizabeth namun berhasil di patahkan oleh Kendrick.
__ADS_1
"Jaga sikapmu!" Bisik Kendrick di telinga istrinya. Dia merasa wajib menjaga perasaan Elizabeth.
"Ingat apa yang sudah aku katakan padamu! Yang di maksud Kendrick penjelasan mengenai perasaannya hanya nama Elizabeth, kalaupun menikahinya hanya karena adanya Leyton.
Sekarang sehari sejak kejadian itu, Eva benar benar menjauh dari Elizabeth. Ancaman Kendrick membuat takut tetapi sekarang keadaan mulai tak terkendali, emosi yang membuncah dan panas di kepalanya.
Embre bodoh! Membunuh satu ekor lalat saja susah. Brengsek!
Batin Eva benar benar terpacu, amarah dan rasa emosi. Perasaan cintanya belum juga terbalaskan sekarang datang lagi adik yang merupakan saingannya.
Tapi menurut informasi yang di tutupi kepolisian tentang kematian Embre, ternyata kematian Embre tidak sendiri. Siapa pihak lain yang menginginkan kematian Elizabeth.
Elizabeth benar benar hilang akal. Memandang dua orang wanita yang di cintai Kendrick tengah bercengkrama, ingin rasanya Eva merusak pertemanan ke tiganya. Agar di akhir Evalah yang menjadi pemenangnya.
"Ada petunjuk lain?" Tanya Kendrick kepada Marco.
"Tidak ada bos selain luka tembak. Tapi sepertinya kematian ini belum lama, karena kondisi mayat yang masih hangat."
"Berapa peti kemas yang hilang?" Tanya Kendrick dengan berteriak.
"Semua bos! Seratus peti kemas. Milik kita hanya sebagian saja tetapi sisanya milik perusahaan yang di percayakan pengawasannya kepada kita.
__ADS_1
"Sial! Umpat Kendrick, kepalanya seakan pecah. Bukan uang yang di kuwatirkannya, kepercayaan perusahaan lain yang akan hilang dan harga diri. Dia sudah membangun citranya sejak lama demi memghapus nama jeleknya di saat masih aktif di kehidupan mafia.
Kendrick menaiki kapal tanker pengankut peti kemas. Di atas kapal tanker yang biasanya berjajar beberapa peti kemas itu sekarang kosong hanya terlihat jejaknya saja.
Perampokan yang tidak biasa, jika seseorang mencuri satu peti kemas saja, akan sangat merepotkan untuk menyembunyikannya, lalu bagaimana seratus peti kemas, akan di sembunyikan damana? dan bagaimana cara membawanya?
Marco juga paham kegalauan hati Kendrick, tetapi pemikirannya juga tidak jauh berbeda. Bagaimana cara membawa peti kemas itu.
"Sisir semua pelabuhan cari dalang di balik ini, dan selidiki CCTV sejauh satu kilo pada satu titik, sekarang!" Perintah Kendrick kepada anak buah Marco. Semua yang ada di situ menyebar, mencari petunjuk. Secara resmi polisi masih belum di libatkan. Tetapi untuk memudahkan Kendrick tetap mendatangkan beberapa orang dalam.
"Bos!" Teriak Marco. Kemudian dia menyerahkan senjata api, senjata api itu masih hangat. Tetapi dari bentuk dan ciri khasnya hanya di miliki oleh mafia timur.
Kendrick menerima senjata api itu, menimang nimang kemudian membolak balikkan senjata api itu.
Ada ciri tersendiri di bagian kayunya. Yaitu tulisan huruf O.
Huruf O yang artinya 'Ost' atau timur. Senjata api sudah terlihat dari bentuk dan ciri yaitu milik mafia bagian timur, tapi Kendrick tidak mau gegabah, mungkin saja ada keterkaitan pihak lain.
"Selidiki, jangan gegabah. Jika kita salah sedikit saja, mungkin terulang perang mafia seperti tujuh tahun yang lalu. Paham?
Tujuh tahun yang lalu terjadi perang mafia, perang akibat kelicikan pihak mafia selatan. Mereka mengadu domba mafia dari timur dengan kekuasaan Kendrick. Untung saja terbongkar dan mengakibatkan terusirnya keluarga Carlos juga di rampasnya bisnis retail milik Carlos. Carlos menjadi pembelot apalagi dia juga bermasalah dengan Kendrick, menikahi Elizabethnya!
__ADS_1
Marco menganggukkan kepalanya. Dia mengerahkan anak buahnya untuk mengubur mayat mayat itu. Karena kebanyakan dari buruh migran dan keluarganya yang menetap di daerah sekitar, mereka tidak berani banyak menuntut. Mayat di kuburkan dengan cepat dan masal. Kemudian Kendrick menyantuni keluarganya.
Perampokan ini membutuhkan kekuasaan yang besar! Siapa dalangnya? Jika mafia timur, mereka terlalu berani dan nekat!