Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Anak Yang Hilang


__ADS_3

Baik, kamu ternyata tidak membutuhkan penjelasanku. Dan satu yang perlu kamu ketahui, aku tidak mungkin menikahi Elizabeth karena dia...."


"Carlos!"


Carlos seakan tersadar, dia baru saja akan melakukan kesalahan. Kepuasan telah menemukan wanita yang di cintainya ternyata tidak berhenti begitu saja, Luci mengarahkan dirinya melakukan kesalahn lain. Mengorbankan putri semata wayang bagi Carlos.


Sayangnya Kendrick tidak memperdulikan ucapan Carlos.


Kalau bisa memilih, Carlos ingin memperbaiki semuanya. Menikahkan putrinya dengan lelaki yang mungkin saja tepat, menurut pemikirannya. Ditambah Jade dan Luci bekerja sama dengan semua rencana ini. Memberikan obat depresi bagi penderita yang sehat dan tidak bermasalah tentu saja memiliki efek yang tidak terduga.


Elizabeth lupa akan dirinya. Di tambah wajahnya benar benar berubah.


Tiba saatnya Kendrick meninggalkan peta ini, sebagai tuan rumah yang baik tentu saja Jade beramah tamah dengan semua tamu undangan termasuk Kendrick. Kendrick menerima jabatan tangan Jade dan wanitanya.


"Trimakasih sudah hadir."


"Sebenarnya aku tidak tertarik untuk hadir di sini. Hanya saja saat ini kita mitra. Paham?"


"Hahaha, akhirnya aku bisa sejajar denganmu, bahkan kamu datang ke acaraku, kamu akan melihat hasilnya besok pagi. Yang akan mendapat keuntungan banyak adalah aku. Seluruh dunia saat ini akan mengenalku, itu karena kamu." Ucap Jade sambil membisikkan di telinga Kendrick, dia sangat puas dengan tekanan di wajah Kendrick.


Kedatangan Kendrick sangat menguntungkan Jade. Pasar dagang mulai ramai. Bahkan saham di perusahaan Jade wilayah selatan meningkat pesat.


"Ya! Nikmati saja dulu. Tunggu saja tanggal mainnya, bukan perusahaanmu saja yang raib, wilayah kekuasaanmu juga akan jatuh ke tangan kita. Ingat kejadian yang menimpa Carlos, habis tak berbekas." Ucap Matheo menyindir.


Kendrick tidak menggubris ocehan ke dua lelaki itu.


Dan Jade masih memanas manasi Kendrick.


"Bagaimana wanitaku? Apa kamu tertarik? Lihat yang terjadi pada kakinya, aku terpaksa mematahkannya agar dia tetap berada di sampingku."


Lagi lagi Kendrick tidak perduli.


"Apa yang kamu lakukan pada wanitamu, tidak ada hubungannya dengan Kendrick" Balas Matheo.


"Benarkah? Bahkan aku rela membuat wanita depresi, demi melupakan pria pujaannya." Ucap Jade Eman.


"Psikopath." Ucap Matheo.


"Hei, juru bicara, atau pantas di sebut anjing piaraan! Bukankah yang di lakukan majikanmu sama juga dengan apa yang ku lakukan pada wanitaku? Menyiksanya! Masih ingat ini?"


Tanya Jade, sambil memperlihatkan rekaman yang ada di ponselnya. Beberapa rekaman penyiksaan Kendrick kepada Elizabeth, termasuk saat kepergian Elizabeth dengan cara merangkak.


Melihat rekaman ada di tangan Jade, Kendrick langsung memukul pipi kanan Jade, lelaki itu terpental ke belakang. Para tamu undangan menghentikan kegiatan. Semuanya teriak bersamaan.

__ADS_1


Bibir Jade berdarah, lengan Kendrick di tahan Matheo, saat Jade akan membalas pukulan Kendrick, Marco sudah menekan dadanya. Tunangan jade mendekat di bantu Carlos dan Luci mendorong kursi roda.


"Ada apa Jade?"


Suara itu! Kenapa benar benar sama dengan suara Elizabeth.


Jade tersenyum, ekspresi wajahnya berubah ramah, sedikit membungkukkan badannya, dengan penuh kesabaran wanita itu mengusap bibir Jade yang berdarah.


"Jangan seperti ini, sebaiknya kita sudahi pesta ini kita pulang."


"Baik." Ucap Jade menurut.


Kemudian Jade mencium bibir tunangannya dengan lembut, wanita itu menutup matanya, seolah meresapi. Lalu Jade mengangkatnya dari kursi roda dan menggendongnya ke luar gedung.


Tetapi sebelumnya Jade mengucapkan sesuatu kalimat.


"Kamu belum mengenal calon istriku bukan? Sebaiknya tidak usah." Ucap Jade tangannya mengusap lembut pipi Elizabeth. Lagi lagi Jade mencium wanitanya di depan mata Kendrick, tetapi kali ini ciumannya lebih dalam dan lama. Para tamu undangan terkesima di buatnya.


Kendrick mengepalkan tangannya, bagaimana dia bisa cemburu?


Wanita itu bukan Elizabeth, tapi mengapa dia merasa hawa lain saat Jade menciumnya. Sangat sakit!


Kendrick sudah di dalam mobil menuju hotel bersama Matheo dan Marco, sementara itu para pengawal menaiki mobil yang lain di belakangnya.


Di dalam layar tertulis CEO Jade tertindas oleh penguasa barat dan utara. Bahkan beberapa foto juga di posting, rekaman saat Kendrick membuli Jade.


"Ini sangat merugikan kamu."


"Tutup mulutmu, tak bisakah kali ini membuat bos Kendrick tenang." Ucap Marco, dia tau suasana hati bosnya kurang baik.


"Selidiki siapa wanita itu sebenarnya! Bahkan dia belum memperkenalkan namanya. Sepertinya ada sesuatu yang tidak beres."


"Kamu berpikir dia siapa? Elizabethmu? Hei...bukan berarti setiap yang mirip Elizabeth adalah Elimu. Bangun dari tidur siang!"


"Aku tidak memperdulikan dia Elizabeth ataupun bukan, hanya saja... pandangan matanya seakan minta tolong padaku."


"Kamu bermimpi! Nalurimu benar benar seorang Don Juan! Dia memang cantik, bahkan terlewat cantik untuk lelaki brengsek seperti Jade." Ucap Matheo.


Lelaki brengsek! Lalu apa kabar dengan Kendrick, tidak hanya brengsek, tapi lebih lengkap dari itu.


Untung saja kedatangan Kendrick di hotel langsung di sambut Roberto. Seperti seorang penjilat yang mengharap pujian majikannya. Menawarkan berbagai kenikmatan dan surga dunia.


"Kamu pura pura bodoh atau benar benar bodoh? Kendrick tidak dalam suasana hati yang baik. Bisa tutup mulut?" Bisik Matheo di telinga Roberto, sayangnya Kendrick mendengar dengan jelas.

__ADS_1


"Ada club terbaik di kota ini?" Tanya Kendrick, Matheo yang mendengar itu langsung berubah senang.


"Ada." Jawab Roberto kemudian dia memerintah anak buahnya, agar mempersiapkan club malam yang di maksud. Ternyata club malam tidak jauh dari hotel, bahkan berada di lokasi yang sama.


Dari luar sudah terlihat bangunan dengan ciri khas kehidupan malam.


Setibanya di dalam tampak club malam sudah di kosongkan, sengaja di persiapkan Roberto khusus untuk Kendrick dan rombongan.


"Merasa seperti di rumah sendiri." Celetuk Matheo, sebaliknya Marco menunjukkan wajah tak sukanya.


Beberapa wanita cantik, bahkan sebagian di datangkan dari agenci model, semua adalah pilihan yang di hadiahkan buat Kendrick.


"Keluarkan minuman terbaik kalian." Ucap Roberto kepada bartender.


Ternyata club malam ini adalah salah satu aset terbaik keluarga Roberto.


Anggur langka yang berumur lebih dari lima puluh tahun di keluarkan. Semua di suguhkan untuk Kendrick dan seluruh anak buahnya. Tetapi tidak ada yang berani menyentuh minuman itu, pengawal tetap waspada, tidak menutup kemungkinan ini adalah jebakan. Roberto juga ikut menikmati pesta dadakan itu.


Beberapa wanita bergelayut manja, sayangnya baik Kendrick ataupun Matheo tidak tergoda akan rayuan wanita. Beberapa wanita lebih banyak yang mendekati Kendrick, ambisi untuk tidur dengan penguasa bagian barat adalah kebanggan.


"Apa kamu mengetahui rahasia tentang wanita tunangan Jade Eman?" Tanya Kendrick kepada Robeto yang tengah mabuk. Ternyata air fermentasi itu sangat tajam.


"Tidak banyak, hanya sedikit." Jawab Roberto dengan memperagangan jarinya.


Roberto mulai banyak bicara. Kendrick menuangkan lagi anggur merah itu ke dalam gelas Roberto.


"Sebenarnya ini hanya rumor atau bukan. Aku tidak perduli dan tidak ingin tau." Ucap Roberto.


"Yang aku tau, tiba tiba anak Carlos yang sudah lama hilang di temukan dalam keadaan luka parah."


Matheo baru mengerti arah tujuan Kendrick, ternyata clubing ke club malam hanya bertujuan mengorek keterangan dari Roberto.


"Apa lagi yang kamu tau? Bagaimana dengan wanita Carlos?" Yang di maksud Kendrick adalah Luci.


"Dia! Dia? Emmm yang aku tau dia istri baru Carlos." Ucap Roberto, kemudian dia menjatuhkan kepalanya di atas meja lalu mendengkur. Beberapa anak buahnya mengucapkan kata maaf kepada Kendrick kemudian membawanya pergi.


"Carlos memang brengsek! Setelah menikahi putrinya sekarang menikahi mamanya. Kerjasama yang baik." Ucap Matheo. Sebuah tendangan kecil mendarat di kakinya.


"Aduh." Matheo merasakan tendangan Marco.


"Lama lama aku sumpal mulutmu dengan pistol." Ucap Kendrick. Matheo menelan ludah dengan kasar. Tidak berani berulah lagi.


Trimakasih untuk yang selalu menunggu novelku. Jangan lupa Like komen and Vote. Gracias.

__ADS_1


__ADS_2