Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Bibi Aise


__ADS_3

Elizabeth hanya sendiri, duduk di bangku besi yang dingin hanya di temani oleh seorang pelayan tua bernama Aise, wanita peranakan timur berpenampilan tertutup. Rumah sakit besar Bogota adalah rumah sakit di bawah naungan Kend Grup, bangunan yang di dirikan oleh Kendrick demi dedikasinya untuk mama tercinta.


Kesalahpahaman yang dulu terjadi antara dirinya dan Kendrick tentang tiga tragedi sudah terselesaikan, tetapi kini di saat dirinya tinggal menikmati kebahagiaan bersama anak anaknya tiba tiba hubungan ke duanya kembali merenggang. Tidak ada keterbukaan pada Kendrick, dia selalu menyimpan masalah dan menyelesaikannyanya sendiri dengan cara yang di anggapnya paling benar.


Bibi Aise sama sekali tidak menghiburnya terlihat kaku dan tidak perduli. Tentu saja karena ke duanya tidak terlalu dekat bahkan jarang sekali bertemu. Tapi bibi Aise memang di pekerjakan di bagian taman belakang, sehingga jarang ada komunikasi antara ke duanya.


Aise di pilih Marco untuk menemani Elizabeth ke rumah sakit, bukan sengaja, karena pada saat itu hanya ada Aise yang di lihatnya.


Sesekali Elizabeth melihat ponselnya kemudian beralih menatap lampu yang berada di atas pintu ruang darurat. Kendrick sama sekali tidak menghubunginya. Entah dia tidak perduli atau karena tertahan karena suara teriakan itu. Elizabeth sudah menghubungi seorang pelayan untuk menanyakan kejadian sesungguhnya. Tapi jawabannya tidaklah memuaskan, mereka mengatakan kalau Noela terluka karena terkena serpihan. Elizabeth tidak menguwatirkan sesuatu yang buruk terjadi pada Noela, tapi firasatnya berkata lain, di tambah sampai detik ini Kendrick belum juga menanyakan keadaan Eva.


Tiba tiba ponselnya menyala, dengan cepat Elizabeth menggeser tombol berwarna hijau ke kanan, telepon seketika tersambung.


"Kend?" Panggil Elizabeth, tapi suaranya tercekat di ujung lidah.


Berta "....."


"Kamu? Ada apa menghubungiku? Apa kamu menanyakan keadaan nyonya Eva?" Tanya Elizabeth, dia berbicara seperti itu karena Elizabeth tau kalau Berta adalah pelayan terdekat Eva.


Hening sesaat, Elizabeth tidak sabar apa yang akan di ucapkan Berta.


Tanpa kalimat penutup Elizabeth mengakhiri telepon itu, bertepatan dengan terbukanya pintu ruang darurat. Beberapa dokter dan perawat keluar, seorang dokter menghampirinya. Wajah dokter itu tidak terlihat baik.


Dokter itu mengatakan kalau kondisi Eva sudah stabil pasca operasi. Tapi kalimat dokter yang membuatnya sedih adalah kondisi Eva akan menjadi pasien vegetatif, kalaupun dia tersadar akan mengalami kebutaan dan kelumpuhan. Elizabeth bahkan tidak bisa mengatakan apa apa.

__ADS_1


Hukuman bagi Eva teramat sangat berat, dia memang pantas di hukum. Berapa kejahatan yang sudah di rencanakan baik pada Elizabeth atau yang lain. Tapi kejahatan itu masih tertutup dengan rapi.


Sebagai adik, Elizabeth tentu merasa sedih. Jika saja dia bisa membujuk Kendrick agar memafkan kakaknya dan memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri mungkin tidak seperti ini.


Elizabeth sangat naif! Dia belum tau kejahatan apa saja yang di lakukan Eva. Elizabeth mencoba menghubungi Kendrick namun beberapa kali panggilan itu sama sekali tidak di jawab. Ada perasaan takut sesuatu akan terjadi.


"Bibi Aise bisakah kamu menggantikanku sebentar, aku membutuhkanmu di sini, sesuatu mungkin terjadi di kastil. Sampai sekarang tidak ada satupun yang menghubungiku untuk menanyakan keadaan Eva." Ucap Elizabeth, dia merasa tidak enak hati, karena bagaimanapun juga saat ini sudah menjelang pagi.


Bibi Aise hanya menganggukkan kepalanya, sikapnya sangat kaku.


"Baik." Jawab Aise singkat.


"Jika sesuatu terjadi bibi Aise dapat menghubungiku." Ucap Elizabeth, melangkahkan kakinya meninggalkan rumah sakit. Elizabeth berjalan menuju gerbang rumah sakit, untuk mencari taxi yang akan mengantarnya ke kastil Park House Bogota. Waktu masih menunjukkan jam 2 malam. Waktu yang sulit untuk mencari taxi. Dia berdiri selama hampir 60 menit.


"Hallo ada apa?" Ucap Elizabeth datar, ini terlalu pagi Julia menghubunginya. Elizabeth merekatkan satu tangannya dan menyilangkan ke dada, gaun pesta tipis tidak menahan udara dingin yang menyapu kulitnya, rambutnya sudah tidak serapi tadi bahkan tergerai menutupi sebagian wajahnya.


"Kamu di mana? Apa masih di rumah sakit? Beberapa kali aku menghubungimu, sepertinya ponselmu bermasalah" Ucap Julia sedikit nada tinggi, Elizabeth mengerutkan dahinya, selama berteman dengan Julia tidak pernah dia menggunakan nada tinggi. Tapi kali ini Julia membentaknya.


"Ya, tadi sinyal sedikit bermasalah, sekarang harus kembali ke kastil. Perasaanku tidak enak. Kendrick belum menghubungiku untuk menanyakan kondisi Eva, apa sesuatu terjadi di kastil? Tapi aku belum menemukan taxi." Ucap Elizabeth merasa bersalah. Beberapa kali Elizabeth membuang pandangannya mencari kendaraan umum yang lewat.


"Kamu jangan kemana mana aku akan menjemputmu bersama Matheo." Potong Julia tegas.


Elizabeth "....."

__ADS_1


Dia ingin menolak tapi Julia sudah mengakhiri panggilan itu.


Elizabeth memutuskan duduk di kursi besi yang ada di halte rumah sakit, dia menyandarkan kepalanya di papan iklan. Mengingat pesta yang gagal dia sedikit kecewa, tetapi perasaan itu tertutup kesedihan karena kecelakaan Eva.


Baru saja Elizabeth duduk di kursi halte, mobil sedan memasuki pelataran rumah sakit, dia sangat hapal siapa pemilik mobil itu, mobil sedan yang biasa di kendarai oleh Marco, Elizabeth berdiri dan tersenyum, dia sangat senang akhirnya Kendrick datang untuk melihat kondisi Eva, Elizabeth hendak mendekati mobil itu. Tapi kesenangannya tiba tiba berakhir, nampak Kendrick keluar dari mobil kemudian dia menggendong tubuh wanita yang sangat di kenalnya, Noela! Wajah Kendrick terlihat panik, Kendrick bahkan berlari tanpa memikirkan kerikil yang di pijaknya, Kendrick tidak menggunakan alas kaki!


Keterkejutan Elizabeth tidak terbantah, bukankah saat dia meninggalkan kastil, Noela tidak mengalami celaka? Mengapa dia berdarah, terlihat dari kemeja putih Kendrick, meninggalkan bercak darah.


Ada ini? Batin Elizabeth, apa dia melewatkan sesuatu?


Elizabeth melangkahkan kakinya hendak mengejar ke duanya, namun tiba tiba dia di hadang oleh laki laki suruhan Kendrick yaitu Marco.


"Sebaiknya anda tidak usah mengejar mereka, bos mengantar nyonya ke dua untuk mengobati lukanya." Ucap Marco.


Elizabeth berpikir maksud ucapan Marco? Tapi apa salahnya. Elizabeth tidak mengindahkan Marco, dia hendak mengejar, tetapi tiba tiba sebuah cekalan tangan menghentikannya.


"Ayo pulang, ada yang lebih penting dari pada mereka berdua!" Julia dan Matheo sudah berdiri di belakangnya. Elizabeth masih dalam keadaan bingung, dia dilema. Menyusul Kendrick yang tengah menggendong Noela ataukah mengikuti Julia. Tapi tarikan tangan Julia tidak lebih kuat, Elizabeth meloloskan diri, dengan langkah besar mengejar suaminya.


Beberapa kali Marco dan Julia mengumpat. Tapi mereka harus segera mengejar Elizabeth. Antara Marco dan Julia memiliki tujuan berbeda saat menahan Elizabeth.


Elizabeth melihat Noela yabg tengah membenamkan wajahnya di dada bidang Kendrick, tampak air matanya yang terus mengalir.


"Kendrick, kenapa dokter Noela?" Kendrick tidak menjawab tapi matanya tertuju pada Elizabeth, tatapan itu membunuh.

__ADS_1


"Elizabeth! Saat ini Nina membutuhkanmu!" Teriak Julia.


__ADS_2