
Eliana menjerit histeris, saat terbangun di ruangan yang sama sekali tidak dia kenal. Suasana kamar yang sangat berbeda, tidak ada Kendrick di sampingnya. Halusinasi kecelakaan dan penculikan saat bersama Juan seketika muncul kembali. Perasaan takut di lecehkan oleh Duarte dan perlakuan Luci terhadap dirinya seketika muncul.
Eliana histeris, dia terbangun dari atas kasur dan melompat mencari seseorang yang di kenalnya. Membanting setiap benda yang ada di dekatnya.
Pada saat itu baru saja Kendrick masuk bersama Matheo guna menemui Julia demi menanyakan hubungan dirinya dan Elizabeth.
Tentu saja teriakan itu mengagetkan ke tiga orang penghuni apartemen itu, tak terkecuali Nina. Nina tak kalah terkejutnya. Terbangun karena teriakan Eliana. Nina berlari ke luar kamar mencari Julia, dia juga menangis karena ketakutan. Untung saja Julia langsung menangkap tubuh Nina dan langsung menggendongnya.
"Sstttt sudah jangan menangis. Tidak ada apa apa."
Bujuk Julia, Nina menangis di pundak Julia hingga sesunggukan.
Ironisnya ke dua laki laki itu berlari menuju kamar tamu, mendengar teriakan Elizabeth dan bantingan barang di dalam kamar membuat ke duanya terkejut. Suasana apartemen yang luas namun banyak memiliki perabotan besar dan berharga sedikit menyulitkan saat berlari. Kendrick membuka pintu kamar dan mendapati Eliana meringkuk di sudut ruangan. Kendrick menghentikan langkah kakinya dan mendekat secara perlahan.
"Jangan takut, ada aku di sini." Ucap Kendrick lirih. Eliana mengenal suara itu dan kemudian memeluk Kendrick.
Tubuh Kendrick yang begitu besar dengan otot otot yang menonjol, mengangkat tubuh Eliana dengan satu tarikan nafas saja.
"Kamu bawa kemana?" Tanya Matheo di belakang Kendrick.
"Aku akan memindahkan dia ke apartemenku." Jawab Kendrick sekenanya. Saat dia bertemu Julia Kendrick sempat berucap agar Julia menemani Eliana ketika Kendrick berada di kantor.
Julia hanya membuang wajah, sebenarnya dia enggan menyanggupi. Tetapi setelah di menyadari yang berada di gendongan Kendrick adalah Elizabeth tentunya dengan senang hati akan melakukannya.
Setelah Nina tenang dan Julia memberi pengertian akhirnya dia tidak menangis lagi, bahkan berkali kali mencari paman tampan Kendrick.
Masakan sederhana yaitu sup sancocho sudah di buat Julia. Sancocho merupakan sup ayam yang juga bisa dibuat dengan menggunakan ikan, pisang raja, daging sapi. Sup berisi kentang, jagung, dan pisang raja.
Sup sancocho ini umumnya disajikan berdampingan dengan nasi putih, saus pedas, dan irisan alpukat. Cita rasa sup bisa ditambahkan dengan daun ketumbar segar, bawang bombai, dan jeruk peras.
__ADS_1
Setelah sarapan bersama Nina dan Matheo, mereka mengantarkan sup itu ke apartemen milik Kendrick, aparteman yang berjarak hanya beberapa langkah dari apartemen milik Matheo.
Julia mengetuk pintu sambil menggandeng tangan Nina dan Matheo membawa satu nampan berisi dua mangkok sup dan nasi.
Pintu terbuka, pertama kali yang di lihat ke duanya adalah wajah Kendrick yang sudah segar, rupanya baru saja dia mandi.
"Selamat pagi paman tampan." Ucap Nina penuh antusias, tanpa di persilahkan masuk Nina menerobos masuk ke dalam apartemen milik Kendrick. Kendrick tersenyum, senang dan sekaligus merasa terhibur. Tapi dia menguwatirkan Eliana yang saat ini berada di dalam kamar. Terlambat! Eliana sudah melihat Nina.
Aneh tapi terjadi, Eliana sama sekali tidak merasa takut, mendekat pelan pelan. Kondisi kakinya mulai membaik, cara berjalan sedikit lebih normal, tetapi dia harus bertumpu pada sesuatu.
Ada sedikit keraguan di hati Nina untuk mendekat, Kendrick membantu Eliana untuk duduk bersama.
"Paman tampan, siapa dia?" Tanya Nina merajuk.
"Teman paman Kendrick."
Antara Nina dan Eliana cepat terjadi interaksi dan akrab.
Mendengar kesaksian Embre dan Berta tentang wanita lain Kendrick. Emosinya tidak tertahan lagi, kemarahannya begitu memuncak.
Sementara itu dokter Noela bersama Maria berdiri di balkon atas kastil barat. Ke duanya menyaksikan sambil tertawa.
"Dokter Noe, sepertinya nyonya besar marah karena tuan besar Kendrick." Ucapan Maria memecah suasana, membuyarkan lamunan dokter Noela.
"Memangnya ada apa dengan Kendrick?" Selidik Noela. Dia menggeser tempat duduknya sedikit mendekati maria yang tengah berdiri sambil melihat taman di bawah.
"Tuan besar Kendrick tidak pulang beberapa hari." Ucap Maria dengan ekspresi berlebih.
"Itu aku tau." Jawab Noela singkat, ada perasaan cemburu di dadanya. Walaupun dia tau kalau sebenarnya Kendrick tidur di D'Oreon.
__ADS_1
"Masalahnya menurut Embre, tuan besar Kendrick juga tidak menginap di club." Penjelasan Maria membuat dokter Noela terkejut.
"Oh ya?" Noela semakin penasaran, siapa wanita yang membuat Kendrick berpaling dari Eliana. Noela menarik napas panjang, seandainya ada wanita lain selain Eliana berarti dia sudah tidak ada harapan lagi. Apalagi sampai sekarang Kendrick sama sekali belum membicarakan masalah pernikahan. Noela harus bersabar, tidak masalah dia menjadi yang ke berapa asalkan selalu di samping Kendrick, cinta Noela begitu besar dan berharga.
"Iya dokter Noe. Apa sebaiknya kita mendekati mereka saja?" Ajak Maria, dia sangat suka memprofokasi Berta. Sejak pengawasan Leyton sekarang langsung di bawah kuasa mamanya. Segala kebutuhan Leyton di layani oleh Berta dan pelayan di kastil timur. Kala itu Maria sudah di tawarkan menjadi pelayan nyonya besar, tapi dia menolak, menganggap nyonya besar mengerikan dan tidak baik.
"Tidak usah. Sebaiknya kita tidak membuat masalah." Jawab Noela, kemudian menyandarkan punggungnya.
"Tapi biar nyonya besar sadar kalau wanita tuan besar Kendrick bukan dia saja. Jadi ke depannya dia tidak akan mengganggu dokter Noela lagi." Ucapan Maria menarik perhatian Noela, ucapan itu ada benarnya, dia harus melindungi kandungannya dengan cara seperti ini.
Dokter Noela menuruti ucapan Maria, bereka berjalan beriringan. Perut dokter Noela semakin membesar, sedikit kesulitan saat melangkah.
Dokter Noela dan Maria tiba di taman, nyonya Kendrick dan Embre menghentikan percakapannya, sementara itu Berta menunjukkan wajah tak sukanya saat melihat Maria mendapati junjungan baru. Harusnya dia yang menemani dokter Noela karena bagaimanapun juga Berta sudah bosan dengan majikan yang sekarang.
"Dokter Noela, senang bertemu dengan anda. Bagaimana kabar bayi dalam perut?" Tanya nyonya besar Kendrick. Dia menjulurkan tangannya hendak mengusap perut Noela yang membuncit, tapi dengan cepat Noela mengibaskannya.
"Baik dia sangat aktif." Jawab Noela santai. Noela Menarik perutnya, melindungi dari tangan nyonya besar.
"Sayang sekali sampai detik ini aku belum mendengar berita pernikahan. Sepertinya tidak akan terjadi." Ejek nyonya Besar. Senang sekaligus sombong karena hanya dia wanita yang sudah di nikahi Kendrick.
"Kakak terlalu baik, berapa kali harus aku katakan, tidak masalah belum di nikahi, itu hanya masalah waktu. Apa kakak tidak mempersilahkan aku duduk? Bayi Kendrick begitu aktif, gerakannya sedikit membuatku kecapekan."
"Jangan panggil aku kakak, aku bukan kakakmu."
Noela tertawa penuh kemenangan begitu juga Maria.
"Aku dengar, Kendrick tidak tidur di club malam lagi. Apa itu benar? Ternyata memiliki anak tidak menjamin di cintai kendrick." Tanya Noela bukankah itu sama saja memancing kemarahan wanita itu?
Emosi nyonya Kendrick benar benar terpancing. Sebelum kemarahan berlanjut Noela langsung mengajak Maria pergi.
__ADS_1
"Maria, kita pergi."
"Baik." Maria mencibir Berta, kemudian berjalan mengikuti majikannya.