Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Memberikan Saham


__ADS_3

Matheo tak kalah kesalnya menghadapi kearoganan Kendrick, berapa kali Matheo memperingatkan untuk tidak terlibat kejahatan seperti ini. Tetapi kehidupan mafia memang tidak semudah itu. Jika Kendrick menyerahkan kepemimpinan nyawa menjadi taruhannya. Saat ini semua dedengkot tahluk kepada Kendrick karena memang Kendrick memiliki kekuasaan tertinggi, di samping uangnya yang sangat berlimpah.


Mengatasnamakan pimpinan Mafia, tentunya menguntungkan bukan hanya dirinya sendiri tetapi orang di sekitarnya termasuk Matheo. Tidak menemukan bukti keterkaitan antara hilangnya Elizabeth dan siapapun itu sangat merepotkan.


Bahkan Detektif Vito kesulitan, karena lelaki yang di curigai sekarang terbaring lemah dan koma di rumah sakit besar.


Sekretaris He kembali memasuki ruang kantor milik Kendrick, sekretaris He membawa beberapa kertas file yang di masukkan ke dalam map sampul hitam berlogo lambang perusahaan Kend Grup.


Sekretaris He menyerahkan amplop itu kepada Matheo. Menyadiri sekretaris He memberikan map hitam kepadanya, tentu saja dia terkejut. Karena sama sekali tidak mengerti yang di maksud sekretaris He.


"Apa ini?" Tanya Matheo sambil memegang map hitam berlogo.


"Silahkan anda baca dan tolong di selesaikan secepatnya." Jawab sekretaris He.


Matheo membuka map hitam itu, sambil bibirnya tak berhenti mengucapkan kalimat kesal yang di tujukan pada Kendrick.


Apa apaan ini? Kamu menyerahkan sahammu pada wanita yang tidak ada hubungan sama sekali denganmu, apalagi saham ini dua puluh persen. Kamu hanya memiliki saham enam puluh lima persen dan sudah kamu hadiahkan kepada Leyton lima persen, apa kamu tidak takut miskin?


"Tutup mulutmu, bukankah seharusnya aku memanjakan wanitaku? Biarkan saja aku miskin yang penting aku hidup dengannya."


"Hidup dengannya, setelah kamu menyiksanya, kamu akan mendapatkan dampak lebih buruk dari itu. Kamu tidak akan tau yang akan terjadi kedepannya. Sebaiknya tunggu saat dia kembali! Dan ingat kamu sudah memiliki kakak ipar. Camkan itu."


"Kenapa kamu cerewet, bahkan lebih pantas seperti mulut perempuan saja."


"Ya, aku pantas di samakan mulut perempuan! Kalau tidak ada mulut perempuan ini kamu tidak akan menjadi seperti sekarang. Apa kamu ingin melihat wanitamu mati di tangan kakak ipar seperti yang menimpa primadona itu? Atau jangan jangan istrimu yang menculik wanitamu. Dan aku kembali membereskan kasus istrimu? Mengesalkan! Suami mencari masalah, istri menambah masalah."


"Sembarangan! Sudah, selesaikan saja surat surat itu, kedepannya tidak akan menjadi masalah. Aku akan menjaga wanitaku dengan baik."


Ucapan Kendrick dengan tenang. Sebagai laki laki pantang baginya menunjukkan ketakutan jika wanitanya tengah menghilang. Walaupun dia sedikit kawatir apa mungkin istrinya yang menculik Elizabeth.


Bahkan sampai saat ini belum menemukan titik terang. Sebaliknya yang ada di pikiran Matheo, jika saja Elizabeth menghilang dan lebih memilih meninggalkan Kendrick, tidak tau lagi yang akan menimpa sahabat dekatnya itu. Sahabat yang pantas di sebut saudara.

__ADS_1


Kendrick tidak memiliki keahlian untuk menahan emosi, dia terbiasa hidup dalam kekerasan, jika sedikit saja terprofokasi dia akan mudah tersulut emosi.


Matheo menyadari hal itu, untuk sementara dia akan menahan berkas itu. Dan akan menunda dengan alasan dia sibuk karena baru saja di angkat sebagai jaksa wilayah.


Kendrick menarik napas panjang, mengangkat ke dua tangannya ke atas, menahan kepalanya yang tengah bersandar di kursi kebesaran.


Kasus ini masih buntu, dia juga mendengar dari asisten Juan kalau dia tidak mengerti masalah tentang Juan dan Elizabeth.


Dia hanya mengatakan kalau Juan memaksa untuk masuk ke dalam kehidupan Kendrick, tanpa memberi tahu soal penyanderaan Nina. Pengawal itu tentu masih setia dengan bosnya walaupun Juan dalam keadaan koma, sungguh anak buah yang memiliki loyalitas tinggi.


Untuk sementara perusahaan milik Juan bergabung dengan Kend Grup, hal itu untuk mengantisipasi pergolakan saham di perusahaan milik Juan. Kendrick masih berbaik hati menolong agar perusahaan Juan tidak kolaps.


Detektif Vito memasuki ruangan Kendrick, semua memandang dan menunggu ada kabar apa yang di bawa oleh Vito.


Vito memandang semua yang ada di situ. Dia merasa seperti terdakwa yang baru saja mengakui bersalah, Vito kembali menatap wajah semua yang ada di situ kecuali Kendrick


"..." Vito.


"..." Vito, pertanyaan Matheo seolah dia yang berhak bertanya.


Antara detektif Vito, jaksa Matheo, dan pengawal Marco memang tidak pernah akur, mereka selalu mengambil hati Kendrick dengan caranya masing masing. Berbeda dengan sekretaris He, hanya dia yang bersikap tenang.


"Kabar yang kita minta?" Tanya Matheo lagi. Sikapnya yang seperti itu sudah membuat Marco geram, jika saja tidak di depan bosnya tentu dia sudah memukul kepala jaksa satu ini.


"Kamu meminta padaku? Hanya bos Kendrick yang berhak menanyakan kabarku, karena dia yang membayarku." Ucap Vito.


"Ya, tetapi kami belum bisa tenang, semua tidak bisa bekerja dengan maksimal sama sekali, jika saja kamu belum mendapatkan berita apapun tentang masalah ini."


Vito berjalan mendekati Kendrick, berdiri di samping Kendrick. Memasukkan sebuah flash disk di laptop milik Kendrick. Sebuah gambar muncul. Nampak laki laki menggunakan jas abu abu membelakangi kamera.


"Siapa dia?"

__ADS_1


"Dia pengusaha berinisial JE, pemilik perusahaan JE di Kolombia selatan, ini foto terbagus yang saya dapat, karena pengawalnya sangat protektif dan melindungi privasi bosnya."


"Lalu?"


"Tapi bos, saya mendapatkan kabar kalau sebenarnya dia berasal dari Bogota. Apa bos mengenalinya?"


"Aku membayarmu buat mencari informasi, lalu untuk apa kamu malah bertanya balik padaku."


"Maksud saya hanya untuk memastikan saja."


"Tapi aku sama sekali tidak mengetahui siapa dia. Kalau pengusaha Bogota sih sebenarnya banyak, tetapi mereka masih dalam kekuasaan Kend Grup. Bahkan saham tiga puluh lima persen adalah saham gabungan milik pengusaha kecil. Tidak mungkin mereka berani macam macam kepadaku.''


Saham Kendrick enam puluh lima persen, sisanya tiga puluh lima pesen di miliki banyak perusahan kecil. Perusahaan yang paling maju di Kend grup adalah bisnis retail dan komunikasi, dua bisnis itu sangat menguntungkan bagi pemegang saham bahkan menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit. Tidak ada lagi human trafic king, karena Kendrick langsung membuka lapangan kerja yang benar. Dan hal itu di benci oleh penguasa dari selatan, menganggap kartel yang di pimpin Kendrick sudah keluar dari jalur.


"Ada informasi apa lagi?" Tanya Kendrick tangan kanannya mengusap dagu yang di tumbuhi bulu halus.


"Menurut sumber saya, dia akan mengadakan pertunangan dengan kekasihnya minggu depan."


"Minggu depan. Kamu ikut bersamaku minggu depan."


"Tapi Kend, itu berbahaya. Sebaiknya kamu mengutus seseorang untuk menyelinap." Ucapan Matheo dengan penuh semangat.


"Diam!" Ucapan Kendrick di arahkan pada Matheo. Kendrick sedikit kesal dengan Matheo yang selalu cerewet, di tambah Matheo hanya bisa membantu di balik meja, jika ada kekerasan Matheo akan melarikan diri di barisan terdepan.


Beda dengan Marco, teman di saat hidup sesama gelandangan, lebih berani mati. Bahkan beberapa kali Marco memasang badan demi keselamatan Kendrick.


Pernah pada saat mobil yang di kendarainya bersama Kendrick di hadang oleh kawanan pengedar obat obatan terlarang, Marco bersikap agresip dan cekatan. Target menembaknya sangat jitu dan tepat. Sembilan orang kawanan pengedar narkoba itu mati dengan luka tembak tepat di organ vital.


Marco tidak akan sanggup menghianati Kendrick, karena di dalam diri Marco mengalir darah Kendrick.


Di masa remaja Kendrick pernah menyumbangkan darahnya ke pada Marco, saat Marco mengalami luka tusuk di dadanya dan hampir mengenai jantungnya. Sejak itu Marco dan Kendrick semakin terikat, bahkan lebih dari saudara. Baik Kendrick ataupun Marco tidak memiliki siapapun di dunia ini, keduanya sama sama saling membutuhkan, walaupun sikap Marco ke pada Kendrick seolah menjaga jarak, sejatinya dia masih memiliki perasaan segan dan hormat.

__ADS_1


Aku minta banyakin Likenya ya sobat setiaku, kalau bisa komen and Vote. Karena dengan itu aku semakin bersemangat menulis.


__ADS_2