Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Kerja Sama Dengan Mafia Lain


__ADS_3

Leyton mulai membaik, kondisi tubuhnya mulai stabil. Suhu badannya kembali normal. Dokter juga sudah menyarankan agar Leyton tetap beristirahat di kamar.


Walaupun begitu Leyton masih di anjurkan dokter untuk beristirahat, tangan kirinya terdapat cairan putih bening pengganti makanan.


Mata Leyton terlihat sayu, ada gurat kecewa di wajahnya.


"Papa aku tidak mau makan." Rengeknya.


Dia masih terbaring di atas ranjang besar berwarna putih, ruangan yang terbesar nomor dua dari kamar utama berkesan mirip kamar seorang pangeran. Ranjang besar utu menenggelamkan kaki kecil Leyton hingga tak terlihat sama sekali.


Badannya masih kecil tetapi ketampanannya mewarisi wajah sang penguasa barat yaitu Kendrick. Wajah yang oval dengan garis pipi yang tajam. Setiap gerakan Leyton terus meresap hingga ke dalam tulang sehingga yang melihatnya tak akan sanggup untuk mengalihkan pandangannya. Terutama mata dan bentuk bibirnya benar benar cetakan yang sama. Bahkan cara bernafas merekapun sama. Tidak di ragukan lagi Leyton adalah putra Kendrick. Mana mungkin Kendrick tidak mempercayai Eva.


"Jika kamu tidak mau makan sama sekali, jarum dan selang itu akan membelit tubuhmu seumur hidup." Kalimat Kendrick terkesan menakuti, tapi harapannya dengan ucapannya putra kesayangannya akan mematuhinya.


"Maria buang bubur ini." Perintah Kendrick kepada Maria, Maria hendak melangkahkan kakinya untuk menuruti ucapan sang mafia tapi kalimat Leyton menahannya.


"Papa aku mau makan." Ucapan Leyton menghiba, dia berubah menjadi anak patuh.


"Bagus! Habiskan dengan begini besok pagi kamu bisa terbebas dari cairan itu." Kendrick merasa puas melihat prilaku anaknya, dulunya saat Leyton tinggal di kastil barat, Leyton adalah anak penurut. Tetapi setelah Eva memindahkannya untuk tinggal di kastil timur perubahan itu sangat terlihat, Leyton berubah tabiat dan mudah tersulut emosi.


"Papa maafkan aku." Leyton mengucapkannya lirih, mulutnya penuh bubur yang hangat, bubur buatan Eliana.


"Ya." Jawab Kendrick singkat.

__ADS_1


Sebenarnya bukan itu yang di harapkan Kendrick, permintamaafan Leyton yang di tujukan padanya sebetulnya salah alamat, seharusnya Leyton meminta maaf kepada Eliana tetapi untuk saat ini Kendrick masih mengalah. Kendrick menganggukkan kepalanya, kemudian mengusap pipi kanan Leyton.


Kendrick meninggalkan kamar Leyton, makan malam yang di rencanakan tidak benar benar batal. Masakan sudah tersaji di meja, kesibukan Eliana dan Julia di bantu beberapa pelayan berhasil membuat menu sederhana tapi berpenampilan mewah. Sayangnya Leyton tidak mengikuti acara makan malam.


"Bagaimana kondisi Leyto?" Tanya Eva saat berpapasan di anak tangga teratas. Kali ini Eva berpenampilan sangat cantik sesuai undangan Kendrick makan malam bersama, dia di janjikan akan di pertemukan dengan Elizabeth.


Sejujurnya Eva sangatlah malas, hanya saja dia ingin menunjukkan kepada adik kesayangannya kalau akhirnya Evalah yang menjadi pemenangnya.


"Kamu ibunya, dan masih bisa bertanya?" Sindir Kendrick. Karena seorang ibu tidak akan sanggup merias wajahnya jika anak satu satunya tengah terbaring kesakitan.


"....." Eva


"Makan malam akan di mulai."


Kendrick memberitahukan kepada Eva, tapi dia tidak berhenti sedikitpun. Sebenarnya dia pernah mencoba untuk menerima Eva sebagai istrinya, tetapi sangat sulit, apalagi dia tau betapa jahatnya perlakuannya dulu kepada Elizabeth. Dan sampai sekarangpun Kendrick tidak ingat sama sekali kapan pernah tidur dengan Eva hingga mereka menghasilkan Leyton, dia bahkan mencoba menepis perasaannya mungkin saja dirinya tidak mengingat moment itu karena begitu banyaknya wanita yang tidur dengannya. Kadang perbuatan itu seperti kebodohan, bahkan sekarang untuk tergoda wanita selain Elizabethpun sangat sulit. Perbuatannya dengan dokter Noela adalah bukan kehendaknya.


Melihat kedatangan mereka Eliana dan Julia saling bertatapan, seolah menghindari dari pandangan buruk, keduanya bersamaan memalingkan muka.


Eva melihat satu persatu yang duduk di kursi makan itu. Selain ada dokter Nina, Matheo, Julia dan anak mereka, ada satu lagi wanita asing yang mengacaukan kamar Leyton. Siapa wanita itu yang berani duduk di antara mereka, apa perempuan baru Kendrick, ada rasa pahit di tenggorokan Eva. Kejutan apa lagi ini, dan mana Elizabeth? Dan wanita itu mengambil kursinya!


Kendrick duduk di kursi bagian kepala meja makan. Eva tidak langsung menempati kursinya dia masih menunggu reaksi Kendrick, memang Eva sangat jarang makan malam bersama di kastil barat hanya saat saat tertentu, perjamuan tamu penting atau undangan makan malam dari Leyton, dan di situlah letak tempat duduknya.


Kendrick tidak bereaksi wajahnya tetap datar dan dingin. Akhirnya dengan terpaksa Eva duduk sedikit menjauh dari Kendrick, bersebrangan dengan Matheo dan wanitanya. Sementara Nina duduk di samping Eliana.

__ADS_1


Makan malam di mulai, semua sangat menyukai masakan Eliana terkecuali Eva, rasa hambar dan pahit! Bola api seakan bersarang di kepalanya seakan hendak meledak kapan saja.


"Eli tambahkan sup pedas pada mangkukku." Ucapan Kendrick memecah suasana kesunyian di ruang makan.


Kalimat Eliku tentu tidak asing bagi telinga Eva apalagi bagi yang lainnya. Saat menelan potongan sosis ikan tuna, Sosis tuna itu terasa menyangkut di tenggorokan, apa duri durinya belum terlepas? Untung saja sosis tidak melompat dari mulutnya. Ditambah sensasi kuah pedas itu membuat kuah panas masuk ke dalam hidungnya, seketika matanya berair.


"Uhuk uhuk." Eliana terbatuk, Julia memiringkan sebaris bibirnya, ada senyum mencemooh di sana. Siapa yang di panggil Eliku? Apa Kendrick sudah gila? Begitu tinggi opsesinya terhadap Elizabeth hingga tanpa sadar menyebut orang asing sebagai 'Eli.'


Eva mencibir aneh.


Sebaliknya dengan Elizabeth. Dia merasa takut jika Nina akan memanggilnya mama, tapi untung sebelumnya Julia sudah mengatakan sejujur jujurnya kalau bibi Eliana adalah bibi Elizabeth, dan Nina sangat senang sekaligus sedih, jika memang wanita itu benar mamanya kenapa tidak membawaku pergi, dan tidak di perkenankan memanggil mama? Batin Nina.


Nina hanyalah anak kecil, ketika sudah lelah untuk berpura pura dia akan mengatakan kebenaran. Untung dia duduk di samping Julia, masih bisa di kendalikan.


Eliana pernah mengatakan kekuatirannya jika Kendrick tau Nina adalah putri Eliana. Eliana belum yakin kalau Nina adalah benar benar anak Kendrick dan bukan Duarte. Depresinya saat itu sangat menyusahkan.


"Kend, siapa yang kamu panggil dengan sebutan Eli?" Tanya Eva, bahkan di ruangan ini Elizabeth tidak nampak sama sekali.


Kendrick tidak menjawab pertanyaan Eva, dia masih menikmati sup pedas buatan Elizabeth.


Eva merasa kesal di diamkan, apalagi tatapan Kendrick lebih intenst menatap wanita cantik yang ada di sampingnya.


"Eva, sepertinya Kendrick sudah memberitahumu kalau Elizabeth akan kembali bersama Kendrick."

__ADS_1


"Jadi dia....?" Tanya Eva tidak percaya, berapa kali sudah mencoba menyingkirkan Elizabeth baik membayar Embre ataupun bos mafia dari wilayah lain. Kenapa bisa kembali? Dengan wajah yang berbeda. Sialan!


Elizabeth! Kamu boleh memiliki seribu cadangan nyawa tapi tidak kali ini! Batin Eva. Kali ini dia akan mempersiapkan bagaimana cara melenyapkan Elizabeth dengan matang.


__ADS_2