Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Observasi Eva


__ADS_3

"Di rumah sakit besar Bogota, beberapa perawat nampak sibuk. Nyonya Kendrick memasuki kamar observasi, ruangan yang begitu dingin dengan lampu penerangan yang besar, aroma karbol memenuhi semua kamar. Perabotan serba putih dan steril, beberapa alat penunjang kesehatan juga tersebar di seluruh sudut ruangan.


Para perawat dan dokter mengenakan baju kebesaran berwarna hijau di lengkapi dengan penutup kepala dan masker.


Tidak ada yang tau gejolak yang terjadi pada diri Eva. Keringat dingin dan gemetar, suhu tubuh yang tidak normal. Tanpa mengenakan kain sehelai benangpun, Eva tidur di atas bed partus atau verlos, bed atau ranjang yang dipakai para dokter spesialis kadungan, dalam pemeriksaan dan tindakan untuk pasien. Dengan dua penyangga kaki untuk meletakkan ke dua paha pasien.


Awalnya Eva sangat menolak pemeriksaan ini. Tetapi karena desakan Kendrick untuk melahirkan anak demi mengobati Leyton akhirnya Eva tidak lagi dapat mundur. Eva harus menjalani pemeriksaan kandungan dan kebersihan pada jalan lahir, selanjutnya menjalani inseminasi buatan.


Eva mengepalkan ke dua tangannya, saat besi dingin masuk ke dalam perutnya, pemeriksaan oleh dokter kandungan benar benar terasa berat dan lama. Aroma betadin dan alkohol semakin menusuk kesadarannya. Antara ketakutan dan kekuwatiran.


'Bagaimana jika Kendrick tau kebenaran yang sesungguhnya?' Batin Eva.


"Nyonya, jangan tegang. Rileks, lemaskan otot bagian perut. Kalau tidak pemeriksaan ini akan berlangsung lama. Bantu kami agar pemeriksaan cepat selesai." Ucap Salah satu dokter ahli, beberapa perawat mulai menarik nafas kesal. Sikap nyonya besar Kendrick sangat menyebalkan dan arogan. Berbeda pada istri ke dua dan ke tiga!


"Eh kamu! Ya kamu, enak saja kamu bicara. Dari pada kamu memainkan milikku sangat lama, lebih baik cepat buat laporan yang indah indah, toh hasilnya juga tetap baik! Brengsek!" Bentak Eva pada salah satu dokter.


'Hasil baik apa, kalau nanti anaknya cacat karena mamanya yang tidak bersih? Siapa yang tidak mengenal nyonya Kendrick? Perempuan penggila kaum muda!' Batin salah seorang perawat.


Sudah dua jam para dokter memainkan benda di bawah sana, bukan memainkan tepatnya memeriksa!


Eva semakin mengeraskan gerakan otot pada perut, tanganya mengepal, giginya gemeletuk, Eva sangat marah mengingat Elizabeth yang sudah membuat Leyton sakit. Jika saja Leyton tidak sakit tentu masalah ini tidak semenakutkan sekarang. Jika saja bukan para pengawal Kendrick yang memaksanya menjalani ini! Walaupun atas perintah Kendrick.


Di tambah saat ini para pengawal berdiri untuk berjaga di depan pintu, Eva mungkin akan melarikan diri.


Masih melekat dalam ingatan Eva saat mengetahui penyakit yang di derita Leyton, apalagi penyebabnya adalah Elizabeth. Dia mengetahui kabar itu dari Berta dan bukan dari Kendrick!


Beberapa saat setelah turun dari pesawat terbang, Elizabeth langsung menuju ke rumah sakit besar Bogota, yang di jumpainya saat itu adalah Elizabeyh tengah berdiri di depan pintu. Elizabeth menangis meringkuk di atas bangku besi, dia menangis sesunggukan, perutnya yang membuncit seakan menguras tenaganya ketika berdiri. Jika tidak karena Elizabeth, Leyton tidak akan mengalami seperti ini, dan dia tidak harus mengalami masalah yang pelik.

__ADS_1


Saat Eva berdiri tepat di depan Elizabeth, Elizabeth sangat terkejut, matanya terlihat membesar karena begitu lamanya dia menangis.


Dengan kekuatan penuh Eva menampar wajah Elizabeth. Karena tanpa persiapan Elizabeth terpelanting ke kanan, kemudian kembali terjatuh di atas bangku besi itu, untung saja perutnya aman dari benturan. Tanda lima jari membekas di pipi kirinya.


Saat itu Elizabeth merasa bersalah pada kakaknya, Elizabeth sudah merebut suaminya di tambah sudah mencelakai putra semata wayang kakaknya. Jika saja saat itu dia tidak cemburu pada Leyton atas perlakuan Kendrick, dia tidak perlu di salahkan!


"Perempuan brengsek, kenapa kamu tidak mati saja! Gara gara Nina, Leyton hampir saja di penjara. Dan sekarang kamu sudah mencelakai anakku! Ingat jika sesuatu terjadi pada Leyton, kamu harus menggantinya dengan ini!" Ucap Eva sambil menunjuk ke arah perut Elizabeth.


Elizabeth bergegas berdiri, dan menjauh dari Eva, tidak ada seorangpun yang menolong Elizabeth. Bagaimana mungkin dia harus menggantikan bayi dalam perutnya untuk menggantikan Leyton. Leyton akan selamat! Tidak harus ada yang di korbankan.


"Maafkan aku! Bukan maksudku mencelakai Leyton!"


"Jangan mengeluarkan kalimat sedikitpun, kalau tidak aku robek mulutmu!" Ucap Eva sambil membentak.


Eva kembali melayangkan tangannya, hingga kembali meninggalkan tanda lima jari.


*******


"Bagaimana hasilnya?" Tanya Kendeick pada tim dokter yang tengah memasuki ruangan. Ruang besar milik direktur rumah sakit itu sekarang di gunakan oleh Kendrick untuk mengumpulkan para tim dokter.


"Kandungan kurang bagus, apalagi jalan lahir, terdapat kerusakan di tiap dindingnya, dan trauma karena seringnya melakukan aborsi."


Kendrick mengusap ke dua dahinya dengan jari, sakit kepala yang menyerang akhir akhir ini semakin intens. Kejutan besar dari istri pertamanya. Dia sudah tau keburukan Eva, tapi tidak menyangka sampai seperti ini.


"Lalu tidak adakah jalan lain?" Tanya Kendrick.


Seorang dokter menyerahkan hasil tes laboratorium pemeriksaan sunsum tulang belakang Kendrick. Hasilnya sama persis dan cocok, tetapi dengan kwalitas kurang bagus karena gaya hidup Kendrick yang tidak baik, yaitu meminum alkohol.

__ADS_1


"Tapi hasil pemeriksaan kandungan nyonya besar ada kejanggalan."


"Katakan!"


Salah satu dokter muda menjelaskan kalau kandungan yang milik nyonya besar sama sekali belum pernah di tumbuhi janin hingga membesar, dengan kata lain rahim sama sekali belum pernah terpakai untuk tumbuhnya janin.


Dokter senior sangat cemas, dokter muda itu begitu lancang mengatakan itu tanpa berbicara kepadanya.


"Diam! Tarik ucapanmu!" Bentak dokter senior, perasaan takut alan kemarahan Kendrick.


"Tapi..."


Kendrick melirikkan matanya, memberi peringatan agar dokter muda itu melanjutkan analisanya.


"Maaf mungkin saya salah, tolong anggap saya tidak berbicara apa apa." Ucap dokter muda.


"Tidak kamu tidak salah, kalau memang kamu mengatakan begitu, berikan aku bukti kuat bahwa yang kamu ucapkan adalah benar."


Dokter muda itu bingung, bagaimana menjelaskan analisa kedokteran pada orang awam?


"Saya..." Dokter muda itu tidak bisa menjawab, tetapi dia menyodorkan berkas hasil pemeriksaan pada kandungan Eva. Kertas putih hanya berupa tulisan latin dan angka angka.


"Ok, aku mengerti yang kamu pikirkan, kalian bisa pergi. Dan hasil pemeriksaan pada istriku jangan sampai ada yang tau. Tau sendiri akibatnya?"


Semua dokter ke luar ruangan dan mengangguk hormat.


"Marco, cari catatan medis nyonya Eva, dan rumah sakit saat dia melahirkan Leyton, siapa dokter yang menanganinya. Dan cocokkan DNA Leyton dan Eva. Aku mau berkas itu sampai di hadapanku besok pagi!" Ucap Kendrick tegas, Marco menganggukkan kepala tanda mengerti.

__ADS_1


__ADS_2