Cinta Wanita Kumal

Cinta Wanita Kumal
Jangan Cemaskan Kehamilanku


__ADS_3

Usia kandungan Noela delapan minggu, sebagai seorang dokter, Noela paham akan sebuah resiko jika menggugurkan kandungannya, jadi dia tetap mempertahankannya. Tidak perduli pandangan miring rekan seprofesinya.


Awal di sadari kehamilannya tentu Noela merasa ketakutan, malu dan bimbang. Berjalannya waktu Noela akhirnya berdamai dengan keadaan.


Resiko jika kehamilannya di ketahui Kendrick tentu sangat di takutkan. Kendrick tidak akan mengakui kehamilannya, karena dari awal Kendrick mengatakan padanya kalau sebaiknya melupakan kegiatan intim saat itu.


Ternyata takdir berkehendak lain, benih tumbuh di rahimnya.


Ceroboh! Itu kata kata yang pantas untuk dokter Noela. Memanfaatkan keadaan Kendrick saat di bawah pengaruh obat afrodisiak. Sebagai dokter seharusnya dia bisa mengobati dengan jalan yang benar. Bukan malah melibatkan perasaan.


Tetapi jika harus mengulang waktu yang sama, Noela tetap akan melakukan itu.


Lagi lagi ceroboh! Ternyata pembicaraan dirinya dengan Matheo di pergoki oleh Kendrick. Lelaki tampan dengan penampilan bak dewa tengah menguping di balik pintu.


Kendrick mengabaikan tatapan keduanya, dia menarik kursi dan duduk di samping Matheo. Persis seorang pasien yang tengah berkonsultasi dengan dokternya.


Noela yang awalnya terkejut dan membelalakkan mata tiba tiba merubah ekspresi. Mencoba tenang dan seolah olah tidak terjadi apa apa.


Kendrick menghempaskan tubuhnya, menyilangkan ke dua tangannya. Sedikit memejamkan mata. Menunggu apa yang akan di ucapkan ke dua sahabatnya.


Kemudian mengeluarkan suara serak dan berat tanpa membuka matanya. Nada suaranya seperti tekanan.


"Lahirkan anak itu dan aku akan membesarkannya, tapi kamu juga tau, aku tidak bisa menikahimu. Karena kamu juga tau siapa sebenarnya wanita yang paling aku cintai."


"Silahkan kalian bicara, aku harus pergi. Kalian sudah cukup dewasa." Ucap Matheo. Dia tidak mungkin ikut campur, jika saja hal ini terjadi saat dirinya jatuh cinta pada Noela mungkin lain cerita. Menepuk pundak Kendrick dengan pelan, Matheo segera berdiri meninggalkan ke duanya.


"Matheo tunggu." Ucap Kendrick dan Noela bersamaan.


Noela sadar perasaan cinta Matheo padanya.


"Ya?"


"Aku minta maaf."


"Untuk?"


"Semuanya."


Matheo mengerti akan maksud ucapan Noela, dan berusaha menarik sikap yang bijaksana.


Merelakan adalah sesuatu yang amat sulit untuk dilakukan.


Sekarang hati Matheo mulai tertarik pada sisi wanita lain, wanita yang sudah di percayakan Elizabeth padanya dan dia berjanji akan melindunginya.


Matheo merelakan akan sesuatu yang berharga, yang akan hilang di kehidupan, sekarang atau nanti.

__ADS_1


Memang sulit untuk Matheo merelakan Noela, segala hal yang dia sayangi memilih untuk pergi dan lebih mencintai Kendrick. Kali ini Matheo sadar dia selalu di kalahkan Kendrick.


Awalnya ketika Noela menolaknya dan jujur mengatakan suka pada Kendrick, batin Matheo terluka. Tapi bagaimana lagi? Hati seseorang tidak bisa di bohongi.


Sayangnya sampai detik ini Noela tidak pernah menyampaikannya pada Kendrick. Perasaan cinta Noela terpendam begitu saja. Kendrick menganggap sebaliknya.


Permintaan maaf Noela pada Matheo di lihat berbeda oleh Kendrick.


"Matheo, maaf. Aku akan membereskan semuanya. Yang kami lakukan bukan atas perasaan cinta. Saat itu keadaan benar benar di luar kendaliku."


Orang sekelas Kendrick meminta maaf, bukannya hal yang langka. Matheo tetap diam, menunggu maksud ucapan Kendrick.


"Setelah Noela melahirkan, dia bisa kembali padamu."


"Apa? Maksud kamu?" Tanya Matheo dan Noela.


"Tentang kehamilan Noela, aku bisa menjamin keselamatannya. Dan anaknya biar aku juga yang urus."


Matheo sudah mulai mengerti arah pembicaraan Kendrick begitu juga Noela.


"Sempit sekali pikiranmu." Ucap Matheo. Ingin rasanya mencekik leher sahabatnya, sahabat yang selalu beruntung.


"Aku tidak meminta pertanggung jawaban kamu jadi stop kehamilanku menjadi beban buatmu, toh tidak ada yang tau siapa ayah dari anakku." Sela Noela. Merasa malu karena ucapan Kendrick. Tetapi Noela berusaha menahan emosi.


"Masalahnya yang menjebakku saat itu adalah istriku sendiri. Jadi keselamatan bayi dalam kandunganmu yang terpenting.


"Brengsek! Kamu kira Noela apa? Barang yang bisa kamu oper oper?" Ucap Matheo, merasa heran dengan cara berpikir sahabatnya.


"Siapa yang menganggap Noela sebagai barang? Ini yang terbaik buat kita bertiga. Akhirnya kamu bisa mendapatkan Noela. Noela akan berada di tangan yang tepat lelaki baik sepertimu."


"Ya aku memang lelaki baik. Dan kita sangat akrab bahkan pantas di sebut saudara. Tapi aku tak serendah itu, berbagi wanita di tempat tidur."


"Cukup! Sela Noela. Merasa malu dan di rendahkan.


Noela hanya diam, perasaan cinta Kendrick kepada Elizabeth begitu mendalam, bahkan kisah Kendrick penuh polemik dan intrik, tapi menyangkut harga dirinya, Noela menelan semua emosinya, menggigit bibir bawah dan bersikap biasa saja.


"Ada apa dengan kalian, kita bertiga sahabat baik. Untuk apa mengurusi kehamilanku."


Noela berdiri melepas jas putih yang di kenakannya kemudian menggantungnya dengan kapstok berbahan kayu. Rasa jengah melihat perlakuan Kendrick. Sikap Kendrick melukai perasaannya. Noela merapikan sedikit penampilannya.


"Tenang saja istrimu tidak akan tau. Adanya kehamilanku tidak akan merubah semuanya, Ok."


Noela terlihat santai tanpa beban. Baginya percuma memaksa Kendrick untuk bertanggung jawab kalau tidak ada cinta di hati laki laki itu. Noela pergi meninggalkan ke dua sahabatnya menuju kantin rumah sakit. Sementara itu Kendrick lebih memilih meninggalkan rumah sakit besar miliknya lalu menuju kantor Kend Grup.


Matheo mengikuti Noela dari belakang.

__ADS_1


Sebuah cekalan di lengan Noela, tidak terasa sakit tetapi gerakan itu membuatnya terkejut, membalikkan wajahnya dan melihat sipa yang menahan dirinya.


"Makan di The Arturo, jangan di kantin. Masih banyak yang ingin aku tanyakan."


Noela mencoba melepaskan cekalan tangan Matheo, namun sia sia.


Rumah makan The Arturo tidaklah jauh dari rumah sakit besar, hanya terhalang sungai kecil yang membelah lokasinya.


Sesaat setelah memasuki rumah makan, Matheo mempersilahkan Noela untuk duduk. Pelayan juga hapal menu apa yang akan di pesan oleh dua orang itu, karena mereka sahabat dari bosnya.


"Ada apa kamu menarikku ke sini?"


"Kandunganmu! Anak Kendrick yang ada di perutmu!"


"Kenapa?"


"Bukankah alasan sudah jelas, kamu bisa mendapatkan perhatiannya."


"Percuma, aku tidak mau dia bertanggung jawab hanya karena anak ini."


Noela berhenti sejenak saat pelayan menyuguhkan minuman jeruk dingin ke hadapannya.


"Lagi pula, aku bukan orang kuno. Tidak masalah hamil tanpa suami. Aku bisa menghidupinya."


"Tapi kali ini maaf, aku tidak bisa menolongmu."


"Ya tentu saja. Apa yang bisa aku harapkan pada lelaki yang pernah di tolak cintanya."


Ke duanya tertawa, suasana menjadi lebih santai.


Sebenarnya Matheo merasa kasian tetapi melihat ketegaran sahabatnya dengan terpaksa mengikuti permintaannya.


"Makanlah roti dengan selai nanas kesukaanmu."


"Hmmm, tentang Nina...Apa betul karena Leyton?"


"Ya, dan bahkan Kendrick sudah melihat rekamannya."


"Benar benar didikan wanita ular."


"Besok pagi aku bersama Kendrick pergi ke wilayah timur. Jika sesuatu terjadi pada Nina, tolong hubungi aku." Ucap Matheo.


Keduanya melupakan semua masalah, bercanda tanpa ada perasaan apapun. Memberikan perasaan hangat di antara tiga manusia. Selayaknya saudara dan saling menyayangi. Saling memberikan support. Jika saja campur tangan istri Kendrick tidak berperan mungkin persahabatan tidak akan secanggung ini.


Trimakasih untuk yang Like Komen and Vote. Gracias.

__ADS_1


Di bulan suci romadhon ini aku minta maaf, selamat menjalankan ibadah puasa.


__ADS_2