
Kenyataan Kendrick mengetahui niat kedatangan Elizabeth mendekatinya bukanlah dari sumber orang lain. Dia mendapatkan dari versinya sendri. Bukankah itu hanyalah tebakan saja? Atau lebih tepatnya mengira ngira. Tapi tidak ada yang salah dalam tebakannya, sebenarnaya itu adalah kenyataan tapi sedikit berbeda. Hanya saja tuduhan Kendrick ke pada Elizabeth tidak tepat sama sekali. Menganggap wanita yang dekat dengan Juan tak ubahnya sebuah sampah!
Sampah yang masih di pertahankan. Tapi salah! Elizabeth adalah mutiara yang terjatuh di tengah kubangan lumpur, mutiara itu tidak akan berubah jadi kerikil. Dia akan tetap menjadi mutiara, jika saja Kendrick dapat menemukan Mutiara yang sebenarnya. Dia akan menyesal karena mulutnya pernah mengeluarkan kata kata kotor dan tak pantas.
Musim semi yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi musim panas dalam hitungan detik. Elizabeth merasa malu mengingat ucapan ucapan Kendrick beberapa saat tadi, bahkan telinganya masih terasa panas. Bukan itu saja hatinya sangat sakit. Tetapi bagaimanapun juga Elizabeth lebih memilih pergi meninggalkan Kendrick. Ini jalan yang terbaik, jadi untuk apa menyakiti dirinya sendiri. Apapun alasan yang Elizabeth lakukan pasti Kendrick mencurigainya.
Jalan satu satunya Elizabeth menghubungi Juan, itu harusnya di lakukan dari awal. Jika saja Juan tidak merencanakan ini semua mungkin sampai saat ini Elizabeth hidup tenang di kota Chia, kemunculannya menjadikan kebencian Kendrick semakin bertambah.
Belum juga dia menghubungi Juan lewat sambungan ponselnya, tiba tiba ponselnya sudah berbunyi. Ada nama Juan di sana. Elizabeth menggeser tombol navigasi berwarna hijau.
"Kenapa orangku tidak bisa menemukanmu?" Tanya Juan.
"Aku berada di ruang VIP yang di tempati Kendrick."
"Apa?"
"Sepertinya akan sulit, dia menempatkan dua pengawal di depan pintu." Ucap Elizabeth putus asa.
"Tidak bisakah kamu membuat alasan?"
"Alasan? Kamu manusia atau bukan! Bagaimana aku menghadapi orang orang Kendrick sedangkan mereka di latih sedemikian rupa. Aku tidak habis pikir, kenapa kamu melibatkan aku dalam dendam kalian! Sedikit saja kamu melukai Nina ataupun Julia, akan ku kejar kemanapun kamu lari. Dan satu lagi dimana Diego!" Elizabeth mengatakannya dengan berapi api. Jika saja mereka tidak berbicara lewat sambungan telepon mungkin Juan akan melihat ekspresi Elizabeth yang begitu jelek.
"Mengejarku? Bahkan kamu tidak sanggup merebut mereka dariku. Mudah saja jika kamu menghianatiku Nina akan mendapat balasannya. Jadi persiapkan dirimu. Bukankah kamu sudah mengatakan jalan keluarnya adalah menikah denganku? Mudah kan!" Juan berbicara dengan entengnya. Jika saja mereka berhadap hadapan mungkin saja Elizabeth nekat akan memukul wajahnya. Sayangnya ini berjarak puluhan kilometer.
"Bantu aku untuk keluar dari sini. Kalau tidak bisa saja Kendrick semakin marah padaku, bahkan tadi dia menyuruhku untuk berjalan merangkak jika aku berniat meninggalkan club D'Oreon. Paham?"
"Membantumu? Tentu saja jika kamu sudah di luar. Setelah aku pikir pikir kamu sudah tidak punya nilai jual lagi. Kendrick bosan padamu, selain menikah denganku apalagi?"
"Brengsek!"
__ADS_1
Juan menutup telepon tanpa mengucapkan apa apa lagi, tawanya menggema hingga memekakkan telinga Elizabeth.
Sementara itu, sesaat setelah Juan menutup teleponnya, sebenarnya dia tidak sebahagia tawa yang di keluarkan dari mulutnya, ada kekuwatiran di dalam hatinya, tentu saja walaupun Juan memiliki beberapa anak buah bahkan pengawal yang hebat tetap saja dia tidak bisa mengalahkan Kendrick sang penguasa kartel. Pengawal ataupun pekerja di sekitar Kendrick adalah pilihan.
Tidak di pungkiri dia mulai jatuh cinta pada Elizabeth, namun dia tidak mau gegabah. Uang yang di carinya belum di dapatkan bahkan sekarang mendapat masalah baru.
'Sial!'
Di kantor pusat Kend Grup, Kendrick merubah pisisi duduknya, dia sedikit tidak tenang. Proyek Cahaya Timur yang di gadang gadang akan menguasai bidang ilmu pengetahuan dan tehnologi banyak mendapatkan kendala. Tenaga ahli yang di rekrutnya tiba tiba menghilang tanpa jejak. Bahkan keluarga mereka juga semua menghilang, Kendrick semakin yakin ada seseorang di belakangnya.
Mengenai proyek di Kendrick yang berada Asia berjalan sesuai rencana, tidak ada penolakan yang berarti di karenakan perusahaan Kendrick menyerap banyak tenaga lokal.
Pada saat ini Kendrick berdiri menghadap kaca jendela yang ada di kantornya, letak kantor yang berada di bagian atas tentu saja hanya menampakkan pemandangan langit dan bangunan bangunan kecil di sekitarnya. Gedung pencakar langit Kend Grup tentunya salah satu gedung tertinggi di Bogota, Namun sayang pemilik gedung itu tak sebahagia dengan apa yang di milikinya.
Wajahnya terlihat serius, tidak ada kesenangan ataupun kasih sayang. Ke dua tangannya di masukkan di saku celanya, di belakangnya berdiri Marco dan sekretaris He.
Baik Marco ataupun sekretaris He menunggu keputusan yang akan di keluarkan oleh Kendrick mengenai sebuah mega proyek. Tapi bukan itu yang saat ini menjadi beban pikiran Kendrick. Tapi....
Saat Juan menghubunginya, Kendrick mengangkat dengan sebuah cibiran, tentu saja Juan menganggap hal itu penghinaan bahkan terkesan sinis.
"Aku mendengar kamu mencampakkan Eli, wah wah kamu benar benar laki laki tak berprinsip?" Ucapan Juan tentu saja sebuah ejekan kepada Kendrick. Tidak ada yang tau sebuah panggilan wanita selain dia, kenapa sekarang Juan mengikutinya memanggil nama Eli. Suatu penghinaan.
"Bukan mencampakkan saja, tapi mengusirnya. Apa kamu berniat memungut bekas barang yang aku pakai?"
Kendrick menjawab dengan sinisnya, tentu saja hinaan Kendrick berhasil di kembalikan dengan membusungkan dada.
"Tentu saja, tidak masalah wanita itu bekas atau baru. Apalagi bekas bos besar seperti anda. Tentunya masih laku untuk di jual bukan? Dan bukannya kamar VIP D'Oreon juga menyediakan barang bekas? Tentunya bos Kendrick yang terhormat juga sudah merasakannya." Lagi lagi ucapan Juan mengena langsung ke Kendrick.
Pembicaraan ke duanya tanpa sadar sudah melukai hati seorang wanita, walaupun Elizabeth tidak ada di antara keduanya dan tidak langsung mendengar. Tentu wanita itu tak akan tau dan tidak sakit hati.
__ADS_1
Sayangnya pembicaraan ke duanya di rekam oleh Juan melalui seluler miliknya.
Lalu bagaimana jika rekaman itu sampai ke pada Elizabeth, tentunya wanita itu akan semakin terpuruk.
Kendrick masih tidak rela melepaskan Elizabeth! Menyakiti tapi enggan mengiklaskan.
Dan bagaimana sikap Juan yang seperti itu apa tujuannya.
"Aku tidak akan mengambil yang sudah menjadi milikmu, hanya saja aku meminta satu syarat."
"Aku tau yang kamu inginkan, bukankah kamu adik kandung Duarte?"
"Kamu sudah tau tentang aku? Wah kamu sudah maju selangkah."
"Sayangnya barang itu sudah tidak padaku." Ucapan Kendrick yang datar memancing kemarahan Juan.
"Tidak masalah, kamu bisa menggantikan uang milikmu. Gampang kan?"
"Dalam mimpi!"
"Kalau begitu jangan menyesal jika kamu nanti kehilangan. Ada sesuatu rahasia tentang kehidupan Eli. Kamu akan menyesal sudah merampas milik Duarte! Aku akan membalasnya lewat wanita dan anakmu. Hahaha."
"Maksud kamu? Silahkan jika kamu berani. Kamu tidak akan bisa mendekati anakku walau dalam jarak seribu kilo. Paham!"
"Kata siapa? Saat ini dia berada di sampingku, bahkan saat ini dia tengah demam karena beberapa hari aku tidak memberinya makan. Jika kamu sudah membunuh kakakku dan merampas barangnya, aku masih berbaik hati tidak membalas kematiannya itu bagus, hanya meminta kembalikan barang itu dan kamu bertingkah. Jangan salahkan aku membalas kematian kakakku, anakmu sudah di tanganku!"
Juan menutup teleponnya. Kendrick langsung panik, dia takut ancaman Juan benar adanya. Kendrick langsung menghubungi istrinya, demi menanyakan kabar Leyton. Tentu saja di luar kebiasaan Kendrick menanyakan kabar anaknya langsung ke istrinya merupakan tindakan yang mengejutkan. Nyonya Leyton begitu senang, bahkan mengatakan. "Leyton baik baik saja. Bahkan saat ini dia berenang bersama pengasuh, saat ini aku sedang mengawasinya. Apa kamu mau beralih ke panggilan vidio saja?"
Tentu saja Kendrick menolak, wanita itu sedikit kecewa. Untuk kali pertama dia menganggap membesarkan anak itu tidak sia sia. Tersenyum, merasa sikap Kendrick ada kemajuan.
__ADS_1
Kendrick merasa tenang, ternyata ancaman Juan isapan jempol semata. Tidak ada yang terjadi pada Leyton.
Berikan sesuatu yang mbuatku bahagia ya teman teman, Like Komen and Vote. Gracias😘